Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Harga Minyak Goreng Naik, Pergerakan Bali dan Jatim Berbeda

Harga Minyak Goreng Naik, Pergerakan Bali dan Jatim Berbeda
Minat|Memasak

Kenaikan minyak goreng terlihat di dua pasar

Harga minyak goreng adalah harga yang dibayar konsumen untuk produk minyak goreng, dan perubahannya dapat memberi petunjuk tentang arah biaya belanja rumah tangga. Laporan pasar Bali dan Jawa Timur sama-sama mencatat kenaikan, tetapi jenis data dan waktu pencatatannya berbeda sehingga keduanya tidak bisa dibandingkan sebagai satu angka yang setara.

Di Bali, rata-rata harga minyak goreng tercatat Rp21.652 per liter pada Minggu, 25 Oktober 2026, menurut data Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis (Sigapura). Angka ini menjadi sinyal yang patut diperhatikan warga, terutama karena laporan setempat juga menyebut rata-rata sejumlah komoditas pangan sedang naik. Dengan begitu, minyak goreng Bali bukan satu-satunya bahan pangan yang mengalami tekanan harga pada hari tersebut.

Sementara itu, laporan Jawa Timur pada Sabtu, 24 Oktober 2026, menyebut kenaikan pada tiga jenis minyak goreng. Data yang tersedia merinci perubahan per jenis produk, bukan satu rata-rata tunggal yang dapat disejajarkan langsung dengan angka Bali. Perbandingan paling berguna bagi pembaca adalah melihat arah pasar: kenaikan muncul di kedua wilayah, tetapi rinciannya berbeda.

Rincian harga minyak goreng di Jawa Timur

Di Jawa Timur, kenaikan mencakup minyak goreng kemasan premium, kemasan sederhana, dan minyak goreng curah. Produk premium naik Rp250 menjadi Rp22.280 per liter, sedangkan kemasan sederhana naik Rp144 menjadi Rp18.942 per liter. Minyak goreng curah meningkat Rp175 menjadi Rp20.666 per kilogram. Perbedaan satuan pada data curah juga penting: angka per kilogram tidak tepat dibandingkan langsung dengan harga per liter.

Tidak semua produk bergerak naik. Minyakita turun tipis Rp8 menjadi Rp15.898 per liter. Jadi, gambaran harga sembako Jatim untuk kelompok minyak goreng lebih beragam daripada sekadar kenaikan menyeluruh: tiga jenis naik, sementara Minyakita sedikit turun. Bagi pembeli, jenis produk yang dipilih menentukan perubahan harga yang paling relevan untuk dipantau.

Wilayah dan tanggalProduk atau catatanPergerakan tercatat
Bali, 25 Oktober 2026Minyak gorengRp21.652 per liter
Jawa Timur, 24 Oktober 2026Kemasan premiumNaik Rp250 menjadi Rp22.280 per liter
Jawa Timur, 24 Oktober 2026Kemasan sederhanaNaik Rp144 menjadi Rp18.942 per liter
Jawa Timur, 24 Oktober 2026Minyak goreng curahNaik Rp175 menjadi Rp20.666 per kilogram
Jawa Timur, 24 Oktober 2026MinyakitaTurun Rp8 menjadi Rp15.898 per liter

Harga bahan pokok lain memberi konteks

Pergerakan komoditas lain di Jawa Timur menunjukkan bahwa kenaikan minyak goreng terjadi di tengah pasar yang tidak seragam. Harga beras relatif stabil dengan kenaikan tipis: beras premium naik Rp28 menjadi Rp15.109 per kilogram, sementara beras medium naik Rp4 menjadi Rp13.019 per kilogram. Sebaliknya, gula kristal putih turun Rp9 menjadi Rp17.499 per kilogram.

Cabai merah keriting turun Rp567 menjadi Rp50.782 per kilogram dan cabai merah besar turun Rp956 menjadi Rp42.026 per kilogram. Penurunan ini memberi sedikit kontras terhadap kenaikan minyak goreng, meski harga cabai masih berada di kisaran yang tinggi menurut laporan tersebut. Karena itu, membaca harga sembako terbaru perlu melihat tiap kelompok barang, bukan menyimpulkan seluruh belanja bergerak ke satu arah.

Data Bali hanya menegaskan kenaikan rata-rata sejumlah komoditas pangan serta angka minyak goreng pada tanggal pencatatan. Tanpa rincian jenis minyak yang sebanding, klaim bahwa satu wilayah lebih mahal atau mengalami kenaikan lebih tajam tidak didukung oleh data yang tersedia. Kesimpulan paling kuat adalah bahwa tekanan harga minyak goreng muncul di kedua laporan, sedangkan ukuran dan susunan datanya berbeda.

Cara membaca perbandingan ini

Untuk memantau belanja, pembaca sebaiknya mencatat wilayah, tanggal, jenis produk, dan satuan bersama angka harga. Angka Bali merupakan catatan minyak goreng per liter pada 25 Oktober, sedangkan laporan Jawa Timur memisahkan harga beberapa jenis produk dan mencatat minyak curah per kilogram. Perbedaan itu membatasi perbandingan langsung, tetapi tetap menunjukkan bahwa kenaikan harga minyak goreng layak menjadi perhatian.

Kesimpulannya, laporan terbaru memperlihatkan harga minyak goreng naik di Bali dan beberapa kategori di Jawa Timur, tetapi tidak dengan rincian yang identik. Bali mencatat Rp21.652 per liter, sementara di Jawa Timur produk premium, sederhana, dan curah naik dengan besaran berbeda; Minyakita justru turun tipis. Untuk memahami arah pasar, pantau pembaruan setempat dan bandingkan produk dengan satuan yang sama, bukan hanya melihat satu angka.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!