Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Kedekatan dengan Anak Perlu Kehadiran Emosional

Kedekatan dengan Anak Perlu Kehadiran Emosional
Minat|Pendidikan Orang Tua dan Anak

Quality time dimulai dari perhatian

Kedekatan orang tua dan anak adalah ikatan yang tumbuh ketika orang tua menyediakan waktu, perhatian, dan keterlibatan emosional sehingga anak merasa ditemani dan diperhatikan. Karena itu, quality time anak tidak ditentukan oleh mahalnya liburan atau banyaknya agenda, melainkan oleh kualitas perhatian yang diberikan selama kebersamaan. Aktris Nikita Willy mengingatkan bahwa waktu keluarga tak harus diisi kegiatan besar atau perjalanan ke suatu tempat; yang berharga ialah orang tua meluangkan waktu dan hadir sepenuhnya untuk anak. Pandangan ini terasa penting di tengah rutinitas yang mudah membuat kebersamaan berubah menjadi sekadar berada di ruangan yang sama. Duduk bersama sambil terus terpaku pada pekerjaan atau gawai belum tentu membuat anak merasa dekat. Lebih baik memilih momen sederhana dan memberikan perhatian tanpa terbagi, agar anak merasakan bahwa kebutuhannya didengar.

Kedekatan dengan Anak Perlu Kehadiran Emosional

Hadir secara emosional, bukan hanya fisik

Kehadiran emosional orang tua berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan membangun rasa dekat. Nikita menekankan bahwa orang tua perlu hadir bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional saat bersama anak. Artinya, kebersamaan perlu disertai kesiapan untuk memperhatikan, mendengarkan, dan merespons anak. Ini bukan tuntutan untuk selalu menciptakan suasana sempurna; perhatian yang konsisten dalam keseharian lebih berarti daripada acara istimewa yang jarang terjadi. Anak mungkin tidak mengingat setiap tempat yang pernah dikunjungi, tetapi pengalaman merasa ditemani dan diperhatikan dapat menjadi kenangan yang melekat. Peran ini juga bukan hanya milik ibu. Suami Nikita, Indra Priawan, menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dan berharap ruang kebersamaan dapat membantu ayah serta anak mempererat hubungan.

Tiga cara membangun kedekatan dalam keseharian

Gagasan Nikita dapat diterapkan lewat tiga kebiasaan sederhana. Pertama, luangkan waktu rutin tanpa menunggu liburan atau acara besar; momen singkat yang konsisten memberi ruang bagi anak untuk merasa ditemani. Kedua, hadirkan perhatian penuh: dengarkan cerita anak, ikuti minatnya, dan sisihkan gangguan agar kebersamaan tidak berhenti pada aktivitas bersama. Ketiga, ajak anak mencoba pengalaman baru bersama keluarga, lalu dampingi mereka saat bereksplorasi. Kegiatan baru memberi anak kesempatan belajar sekaligus membuka peluang bagi orang tua untuk terlibat langsung. Nikita menyampaikan gagasan mendampingi anak lewat pengalaman bersama sebagai salah satu cara membangun kedekatan. Ketiganya tidak menuntut jadwal yang rumit. Intinya ialah memberi anak waktu yang terasa miliknya, dengan orang tua yang ikut hadir, bukan sekadar mengatur kegiatan dari jauh.

Gagasan tentang kebutuhan anak dan orang tua juga melandasi Mom’s Corner FamFest x Mother & Beyond 2026. Acara ini dirancang dengan kegiatan anak sebagai fokus, sekaligus menyediakan kelas pengasuhan, lokakarya, sesi pemulihan untuk orang tua, ruang khusus ayah, serta area anak dengan tempat bermain, kelas sensorik, dan pertunjukan. FamFest dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 11–13 Desember 2026, di ICE BSD, Tangerang Selatan. Rangkaian ini menunjukkan bahwa membangun kedekatan dapat melibatkan seluruh keluarga, tetapi acara bukan pengganti perhatian sehari-hari. Kebiasaan mendengarkan dan menemani anak tetap menjadi dasar yang bisa dimulai di rumah.

Kehadiran sehari-hari lebih membekas

Pesan Nikita mengajak orang tua mengukur quality time bukan dari seberapa banyak kegiatan yang berhasil dilakukan, melainkan dari seberapa terhubung anak merasa selama kebersamaan. Aktivitas sederhana dapat menjadi momen bermakna ketika orang tua hadir dengan perhatian penuh dan memberi ruang bagi anak untuk mencoba, bercerita, serta bereaksi. Kehadiran emosional bukan tambahan mewah dalam pengasuhan; ia bagian dari cara anak merasakan dukungan saat tumbuh. Karena itu, keluarga tak perlu menunggu liburan untuk mempererat hubungan. Waktu yang tersedia hari ini bisa digunakan untuk mendengarkan dan menemani anak secara sungguh-sungguh. Pada akhirnya, kedekatan orang tua anak dibangun lewat perhatian yang berulang, bukan agenda yang mengesankan. Hadir secara fisik adalah awal; membuat anak merasa diperhatikan adalah yang menjadikan kebersamaan itu berarti.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!