KuybeliKuybeli

96% Pengguna Galaxy Z Fold dan Z Flip Aktifkan Galaxy AI: Apa Artinya?

96% Pengguna Galaxy Z Fold dan Z Flip Aktifkan Galaxy AI: Apa Artinya?
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Galaxy Z Fold AI dan Z Flip AI: Foldable yang Hidup dari Kecerdasan Buatan

Galaxy Z Fold AI dan Galaxy Z Flip AI adalah pengalaman ponsel lipat yang memadukan hardware fleksibel dengan fitur kecerdasan buatan Galaxy AI untuk mempercepat pencarian informasi, merangkum data pribadi, membantu komunikasi, dan menyunting konten secara terintegrasi dalam aktivitas harian pengguna digital modern.

Inti kabar pentingnya: 96 persen pengguna Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 di kawasan Asia Tenggara dan Oseania kini memakai Galaxy AI dalam keseharian mereka. Tingkat penggunaan ini naik tajam dari 84 persen tahun sebelumnya, menurut President sekaligus CEO Samsung Electronics Southeast Asia & Oceania, CU Kim. Kutipan ini layak dicatat: "tingkat penggunaan Galaxy AI di kalangan pengguna Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 meningkat dari 84 persen pada tahun lalu menjadi 96 persen pada Juni 2026". Angka setinggi itu menunjukkan satu hal: pada perangkat lipat, AI bukan lagi fitur bonus; ia sudah menjadi ekspektasi dasar.

Samsung menyatakan bahwa AI telah bergerak cepat dari "sesuatu yang dianggap sebagai hal baru" menjadi sebuah ekspektasi, dan data adopsi Galaxy Z Fold AI serta Galaxy Z Flip AI adalah bukti nyata. Pengguna tidak lagi sekadar mencoba-coba fitur canggih; mereka menjadikan Galaxy AI sebagai tulang punggung cara bekerja, belajar, berkomunikasi, dan membuat konten. Dalam ekosistem ini, form factor lipat memberi ruang layar dan fleksibilitas, sementara Galaxy AI fitur menjadi otak yang menghubungkan semua fungsi itu.

Circle to Search: Fitur Galaxy AI yang Mengubah Cara Mencari Informasi

Di antara seluruh Galaxy AI fitur, Circle to Search muncul sebagai bintang utama di perangkat lipat. Samsung mencatat fitur ini sebagai salah satu favorit pengguna foldable untuk mencari informasi dengan cepat. Circle to Search memungkinkan pengguna mencari informasi tanpa harus mengetik kata kunci; cukup melingkari gambar, teks, atau objek di layar, lalu sistem menampilkan hasil yang relevan. Ini bukan sekadar trik visual, tetapi perubahan pola pikir: pencarian menjadi tindakan spontan, bukan lagi proses membuka browser dan menulis kata kunci.

Keunggulan nyata Circle to Search terletak pada kemampuan pengguna tetap dalam konteks aplikasi yang sedang digunakan. Mereka tidak perlu berpindah aplikasi saat ingin mengetahui suatu objek, yang berarti alur kerja lebih mulus dan fokus tidak pecah. Pada Galaxy Z Fold AI dengan layar besar, pengalaman ini semakin terasa: melingkari gambar di dokumen, slide, atau halaman web terasa alami, seperti menandai dengan pena digital. Di Galaxy Z Flip AI, pengguna dapat melakukan pencarian instan dari layar lipat yang kompak, menjadikan interaksi singkat sekalipun lebih informatif.

Fakta bahwa Circle to Search menjadi fitur Galaxy AI paling sering digunakan di perangkat lipat bukan kebetulan. Pengguna foldable cenderung multitasking dan haus informasi; mereka mengandalkan perangkat sebagai panel kontrol segala hal, dari kerja sampai hiburan. Circle to Search menjawab kebutuhan itu dengan menghapus friksi paling mendasar dalam pencarian: mengetik. Begitu gesekan itu hilang, AI bukan lagi terasa sebagai fitur rumit, melainkan perpanjangan natural dari gerakan jari di atas layar.

96% Pengguna Galaxy Z Fold dan Z Flip Aktifkan Galaxy AI: Apa Artinya?

Galaxy AI Fitur Produktivitas, Komunikasi, dan Editing: Satu Paket Terintegrasi

Keberhasilan Galaxy Z Fold AI dan Galaxy Z Flip AI tidak hanya bertumpu pada Circle to Search. Ekosistem Galaxy AI fitur dibangun untuk menopang tiga kebutuhan utama: produktivitas, komunikasi, dan editing konten. Di ranah produktivitas, Now Brief menyajikan ringkasan informasi pribadi sehingga pengguna dapat memahami agenda, catatan, atau informasi penting dengan cepat. Pengguna tidak harus membuka satu per satu aplikasi; mereka cukup melihat ringkasan yang disusun AI.

Di sisi konten, Photo Assist membantu proses penyuntingan foto, memudahkan pengguna memperbaiki atau menyempurnakan visual mereka. Pada layar besar Galaxy Z Fold AI, fitur seperti AI Assist bahkan dapat menampilkan hasil before dan after secara berdampingan, memberi kontrol visual yang lebih presisi kepada pengguna kreatif. Sementara itu, kemampuan Galaxy AI untuk membantu bekerja, belajar, berkomunikasi, dan membuat konten menjadikan ponsel lipat sebagai alat serba bisa yang cukup dimasukkan ke saku.

Poin penting lainnya adalah dukungan bahasa: Galaxy AI saat ini mendukung 22 bahasa, termasuk bahasa yang digunakan di kawasan Asia Tenggara. Dengan dukungan multibahasa ini, fitur komunikasi berbasis AI menjadi lebih relevan dan inklusif. Pengguna tidak dipaksa beradaptasi dengan satu bahasa dominan; sebaliknya, AI yang menyesuaikan diri dengan bahasa mereka. Ini menguatkan posisi Galaxy Z Fold AI dan Galaxy Z Flip AI sebagai perangkat yang tidak hanya canggih, tetapi juga peka terhadap realitas linguistik pengguna.

96% Pengguna Galaxy Z Fold dan Z Flip Aktifkan Galaxy AI: Apa Artinya?

Kenapa Adopsi Galaxy AI Meledak: Konteks Pengguna Muda dan Kebiasaan Digital

Lonjakan penggunaan Galaxy AI di perangkat lipat tidak terjadi di ruang hampa. Samsung menilai kawasan ini memiliki populasi digital yang muda, tingkat penggunaan smartphone yang tinggi, serta keberagaman bahasa. Kombinasi tersebut menciptakan lingkungan ideal bagi eksperimen dan adopsi cepat teknologi baru. Ketika AI mulai hadir sebagai fitur bawaan di Galaxy Z Fold AI dan Galaxy Z Flip AI, generasi pengguna yang sudah akrab dengan multitasking dan konten digital langsung menemukan kegunaannya.

Menurut CU Kim, tren ini menunjukkan bahwa AI tidak lagi digunakan hanya untuk mencoba fitur baru, melainkan telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari pengguna. Pengguna foldable di kawasan ini semakin sering memanfaatkan AI untuk menyelesaikan berbagai tugas praktis dibanding hanya mencoba fitur baru. Dalam konteks ini, perangkat lipat menjadi kanvas utama: layar besar untuk produktivitas, mode lipat untuk mobilitas, dan Galaxy AI fitur sebagai lapisan cerdas yang menyatukan semuanya.

Samsung juga menegaskan bahwa mereka mengembangkan Galaxy AI agar mampu memahami konteks lokal di setiap negara dalam kawasan tersebut. Mereka memanfaatkan riset dan masukan dari pasar lokal, lalu menerjemahkannya menjadi fitur seperti dukungan bahasa dan adaptasi konteks. Hasilnya adalah AI yang terasa relevan, bukan generik. 96 persen tingkat penggunaan menjadi indikator bahwa strategi ini berhasil: pengguna merasakan manfaat nyata, bukan sekadar demo teknologi yang mengesankan di panggung peluncuran lalu dilupakan.

96% Pengguna Galaxy Z Fold dan Z Flip Aktifkan Galaxy AI: Apa Artinya?

Penutup: Perangkat Lipat sebagai Rumah Alami AI

Data 96 persen pengguna Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 yang memakai Galaxy AI menandai titik balik penting: ponsel lipat bukan lagi niche gaya hidup, melainkan rumah alami bagi AI mobile. Circle to Search membuktikan bahwa saat AI dirancang mengurangi friksi, pengguna akan mengadopsinya tanpa perlu diyakinkan. Now Brief, Photo Assist, dan fitur produktivitas lain menambah lapisan fungsionalitas yang membuat perangkat lipat relevan di luar sekadar bentuk unik.

Kesimpulan opininya jelas: masa depan Galaxy Z Fold AI dan Galaxy Z Flip AI ditentukan bukan hanya oleh seberapa tipis engsel atau seberapa kuat layar, tetapi oleh seberapa berguna Galaxy AI fitur dalam menyelesaikan tugas harian. Selama AI terus dioptimalkan untuk konteks lokal, mendukung banyak bahasa, dan fokus pada kebutuhan nyata seperti kerja, belajar, komunikasi, dan pembuatan konten, perangkat lipat akan tetap menarik bagi pengguna yang menginginkan kombinasi performa, fleksibilitas, dan kecerdasan dalam satu gawai.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!