KuybeliKuybeli

96% Pengguna Galaxy Z Fold dan Z Flip Aktif Menggunakan Galaxy AI

96% Pengguna Galaxy Z Fold dan Z Flip Aktif Menggunakan Galaxy AI
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Galaxy AI di Ponsel Lipat: Dari Fitur Tambahan Menjadi Kebiasaan Harian

Adopsi Galaxy AI pada ponsel lipat Samsung merujuk pada seberapa sering dan seberapa dalam pengguna Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 memanfaatkan fitur kecerdasan buatan untuk kebutuhan harian, mulai dari pencarian informasi cepat, rangkuman konten, hingga pengeditan foto instan, sehingga AI menjadi bagian menyatu dalam pengalaman smartphone mereka, bukan lagi sekadar pelengkap yang jarang disentuh.

Fakta bahwa 96% pengguna Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 di kawasan Asia Tenggara dan Oseania aktif memakai Galaxy AI per Juni 2026 menunjukkan perubahan perilaku yang besar dalam adopsi AI smartphone. Pengguna bukan hanya mencoba, tetapi mengandalkan AI setiap hari. Tren ini sejalan dengan pernyataan CU Kim dalam sesi roundtable Galaxy Unpacked 2026 di London bahwa AI kini diharapkan memahami gaya hidup dan konteks pengguna, bukan sekadar menghadirkan fitur baru. AI bergerak dari gimmick ke kebutuhan, terutama bagi mereka yang tech-savvy dan ingin ponsel lipatnya bekerja lebih cerdas, bukan sekadar tampil beda.

Circle to Search: Fitur Favorit yang Mengubah Cara Kita Mencari

Di antara Galaxy AI fitur unggulan, Circle to Search muncul sebagai bintang utama di ponsel lipat Samsung. Perusahaan mencatat bahwa Circle to Search menjadi fitur Galaxy AI yang paling sering digunakan oleh pemilik Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7. Bukan hal mengejutkan: cukup lingkari objek atau teks di layar, dan informasi instan langsung muncul tanpa harus berpindah aplikasi. Kombinasi layar besar Z Fold dan form factor Z Flip membuat fitur ini terasa sangat natural dipakai di ponsel lipat.

Circle to Search ponsel lipat mengubah kebiasaan browsing yang selama ini mengandalkan copy-paste atau pencarian manual. Kini, menemukan referensi produk, menerjemahkan teks asing, atau mencari konteks sebuah gambar menjadi aksi refleks, bukan pekerjaan tambahan. Menurut CU Kim, peningkatan penggunaan Galaxy AI menunjukkan bahwa pengguna semakin mengandalkan AI untuk produktivitas, kreativitas, dan komunikasi harian. Ketika pencarian informasi sesederhana menggambar lingkaran, hambatan antara rasa ingin tahu dan jawaban praktis hilang hampir sepenuhnya.

Now Brief, Photo Assist, dan Ekosistem AI: Mengapa 96% Angka yang Masuk Akal

Circle to Search mungkin yang paling sering dibicarakan, tetapi kekuatan Galaxy Z Fold 7 AI tidak berhenti di sana. Pengguna ponsel lipat memanfaatkan AI untuk hampir seluruh aktivitas sehari-hari: Now Brief memberikan rangkuman informasi yang personal, sementara Photo Assist membantu proses pengeditan foto dengan cepat dan mudah. Integrasi dengan Google Gemini menambah lapisan kemampuan, dari pencarian informasi hingga pembuatan konten yang lebih kompleks.

Angka 96% adopsi Galaxy AI menjadi lebih logis ketika melihat bagaimana AI dirancang menyatu dengan perangkat keras foldable generasi terbaru. Layar fleksibel Z Fold 7 dan Z Flip 7 memudahkan multitasking, mengedit dokumen, dan mengolah gambar, sementara AI mengisi celah-celah kecil yang dulu memakan waktu dan tenaga. Samsung bahkan menambahkan dukungan 22 bahasa di Galaxy AI, termasuk bahasa lokal utama di kawasan Asia Tenggara, agar pengalaman terasa relevan dengan konteks pengguna. Ketika AI bisa memahami bahasa dan kebiasaan, pengguna merasa lebih nyaman untuk memakainya setiap hari.

Pertumbuhan Penjualan Foldable dan Perubahan Ekspektasi Pengguna

Peningkatan penggunaan AI hingga 96% tidak terjadi di ruang hampa. Peningkatan ini berjalan seiring dengan pertumbuhan penjualan perangkat foldable Samsung di kawasan tersebut. Penjualan seri Galaxy Z Fold 7 disebut meningkat hampir 50% dibanding generasi Z Fold 6 pada periode yang sama. Artinya, semakin banyak orang yang bukan hanya tertarik pada bentuk ponsel lipat, tetapi juga kepada janji produktivitas dan kemudahan yang ditawarkan Galaxy AI.

CU Kim menegaskan bahwa perkembangan AI beberapa tahun terakhir telah mengubah ekspektasi konsumen terhadap smartphone: dari sekadar inovasi baru menjadi teknologi yang diharapkan memahami kebutuhan personal pengguna. AI yang bekerja lintas perangkat—dari smartphone, earbuds, hingga perangkat rumah tangga dan layar pintar—membuat ponsel lipat dengan AI menjadi kategori yang sangat relevan bagi konsumen tech-savvy. Bagi mereka, ponsel lipat bukan hanya perangkat gaya hidup, tetapi pusat ekosistem cerdas yang terus belajar dari kebiasaan pengguna.

Cara Memaksimalkan Galaxy AI di Z Fold dan Z Flip, dan Apa Langkah Selanjutnya

Angka adopsi yang tinggi hanya berarti sesuatu jika pengguna tahu bagaimana memanfaatkan Galaxy AI fitur unggulan dengan sengaja. Untuk Circle to Search, biasakan menggunakannya bukan hanya saat penasaran pada produk, tetapi juga untuk belajar: lingkari istilah teknis, grafik, atau berita yang membingungkan untuk mendapat konteks lebih kaya. Now Brief bisa dijadikan asisten pribadi yang merangkum email, agenda, dan informasi penting harian, sementara Photo Assist ideal untuk merapikan foto cepat sebelum diunggah ke media sosial.

Samsung sendiri menyatakan bahwa fase berikutnya dari AI bukan tentang lebih banyak fitur, melainkan relevansi dengan kehidupan pengguna. Ke depan, perusahaan meyakini pengalaman AI tidak lagi terbatas pada satu layar; AI akan hadir lebih luas untuk produktivitas, hiburan, kesehatan, hingga komunikasi. "Kami ingin mentransformasi pengalaman mobile secara mendasar agar menjadi lebih terhubung dan lebih bermakna bagi setiap pengguna," ujar CU Kim. Bagi pengguna Z Fold dan Z Flip, pesan tersiratnya jelas: semakin sering Anda memakai AI hari ini, semakin personal dan proaktif bantuan yang akan Anda dapatkan besok.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!