Kolaborasi untuk membuka akses pasar
Jalan Global Kreasi Lokal adalah kolaborasi Shopee Indonesia, Kementerian Perdagangan, Anteraja, dan JNE untuk memperkuat dukungan ekspor produk lokal ke pasar mancanegara. Program ini penting karena akses ekspor bukan hanya soal menemukan pembeli, melainkan juga kesiapan penjual dan kelancaran pengiriman. Diluncurkan pada 27 Oktober, inisiatif tersebut menyatukan platform digital, pemerintah, dan penyedia logistik dalam satu upaya yang lebih terpadu.
Langkah ini melanjutkan kerja Shopee mendukung produk lokal menembus pasar luar negeri sejak 2019, melalui kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Amerika Latin. Namun, jangkauan digital saja tidak cukup. Bagi pelaku UMKM, dukungan ekspor akan lebih berarti jika ada panduan memahami calon konsumen dan mitra yang membantu mengirimkan pesanan. Karena itu, kerja sama ini menawarkan pendekatan yang lebih lengkap daripada sekadar membuka etalase di pasar baru.
Pasar baru perlu kesiapan penjual
Program Ekspor Shopee FLEXI kini membuka tujuan baru di Singapura, Filipina, Thailand, dan Brunei Darussalam. Keempat negara itu melengkapi Malaysia, yang telah tersedia sejak Juli 2025. Perluasan ini memberi penjual lebih banyak kemungkinan menjangkau konsumen, tetapi peluang tersebut baru bernilai jika produk dan strategi penjualan sesuai dengan tiap pasar.
FLEXI, yang diluncurkan pada 2025, memungkinkan penjual mengatur harga dan promosi di toko luar negeri secara mandiri. Shopee juga menyiapkan pelatihan agar penjual memahami karakter konsumen serta merancang strategi operasional dan promosi yang relevan. Fokus pada kemampuan ini patut diapresiasi: ekspor UMKM tidak cukup didorong dengan menambah daftar negara tujuan, tetapi juga membutuhkan bekal agar penjual dapat mengambil keputusan dengan lebih percaya diri.
Fitur dan logistik menentukan pengalaman
Pembaruan FLEXI menyertakan dasbor yang menampilkan transaksi, jumlah pesanan, dan penjualan toko secara waktu nyata. Fitur Product Sync juga memungkinkan penjual memperbarui informasi, deskripsi, foto, dan harga produk secara otomatis di seluruh negara tujuan program. Bagi usaha kecil yang mengelola banyak pasar, alat ini dapat mengurangi pekerjaan berulang dan membantu evaluasi strategi berdasarkan kinerja toko.
Anteraja dan JNE melengkapi dukungan tersebut sebagai mitra logistik untuk membantu ekspansi penjual. Kehadiran mereka penting karena kepercayaan pembeli luar negeri tidak hanya dibentuk oleh mutu produk, tetapi juga oleh pengiriman yang dapat diandalkan. Dengan menggabungkan fitur pengelolaan toko dan dukungan logistik, Shopee ekspor berupaya menangani hambatan praktis yang kerap dihadapi penjual saat mulai melayani pelanggan di luar negeri.
Ekspor harus berujung pada kemampuan yang bertahan
Skala program memberi alasan untuk mengukur langkah baru ini dengan serius: sampai 2025, Program Ekspor Shopee telah membantu 90 juta produk lokal menembus pasar ekspor, sedangkan FLEXI telah membantu penjualan ekspor lebih dari 5 juta produk lokal. Angka tersebut menunjukkan jangkauan yang besar, tetapi ukuran keberhasilan berikutnya semestinya juga mencakup kemampuan penjual mempertahankan pasar, bukan sekadar mendaftarkan produk.
Selain pelatihan khusus, Shopee memfasilitasi Seller Immersion ke Malaysia untuk memperkuat kapabilitas ekspor pengusaha lokal. Langkah lanjutan ini dapat membantu penjual mengenali pasar secara lebih dekat. Pada akhirnya, produk lokal ekspor akan lebih berpeluang bertahan bila perluasan destinasi diikuti pembelajaran, pengelolaan toko yang praktis, dan pengiriman yang konsisten. Jalan Global Kreasi Lokal menyediakan bagian-bagian penting dari dukungan itu; dampaknya akan ditentukan oleh seberapa efektif semuanya membantu UMKM membangun usaha lintas batas secara berkelanjutan.






