Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Bonus Atlet Asian Games: Apresiasi yang Harus Berlanjut

Bonus Atlet Asian Games: Apresiasi yang Harus Berlanjut
Minat|Lari

Apresiasi besar untuk prestasi di panggung Asia

Bonus atlet Asian Games adalah penghargaan finansial pemerintah bagi atlet dan pelatih yang meraih medali, sekaligus pengakuan atas kerja keras mereka dan dukungan untuk menata masa depan setelah kompetisi. Pada Kamis, 29 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto menyerahkan total Rp158,3 miliar kepada para peraih medali Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara. Nilainya patut disambut, tetapi arti pentingnya tidak berhenti pada seremoni: atlet memerlukan kepastian hidup sebelum, selama, dan setelah karier kompetitif. Menpora Erick Thohir menyebut bonus tahun ini lebih besar dibanding pemberian sebelumnya. Kenaikan itu mengirim pesan bahwa prestasi olahraga memiliki nilai dan atlet pantas memperoleh penghargaan yang layak. Namun, apresiasi tunai baru menjadi kebijakan yang benar-benar kuat jika diikuti dukungan berkelanjutan, bukan diperlakukan sebagai jawaban tunggal atas persoalan kesejahteraan atlet.

Bonus Atlet Asian Games: Apresiasi yang Harus Berlanjut

Pembagian dana dan hasil yang diraih

Dari total tersebut, Rp61,1 miliar dialokasikan untuk atlet dan pelatih Asian Games, sementara Rp97,2 miliar diberikan kepada atlet dan pelatih Asian Para Games. Peraih emas nomor perseorangan menerima Rp3 miliar, kategori ganda Rp2,4 miliar, dan beregu Rp1,5 miliar. Erick belum merinci angka untuk medali perak dan perunggu; ia mengatakan detailnya akan disampaikan kemudian. Karena itu, rincian kategori emas memberi gambaran skala penghargaan, tetapi belum menjelaskan seluruh pembagian bonus atlet Indonesia. Di Asian Games, Indonesia meraih 39 medali: lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu, sekaligus melampaui target empat emas dan menempati peringkat ke-16. Sementara itu, kontingen Asian Para Games membawa pulang 73 medali, termasuk 15 emas, dan berada di peringkat ke-8.

Bonus membantu, tetapi bukan jaminan masa depan

Peningkatan bonus atlet Asian Games terasa penting karena profesi atlet kerap dianggap memiliki masa depan finansial yang tidak pasti. Erick mengatakan penghargaan itu dapat membantu kesejahteraan atlet dan menjadi bekal untuk masa depan mereka. Bonus juga bukan sekadar janji: dana telah ditransfer langsung ke rekening atlet pada Rabu, 28 Oktober, dan Kamis pagi. Itu membuat apresiasi lebih nyata dan dapat membantu penerima merencanakan kebutuhan mereka. Namun, satu kali pembayaran tidak otomatis memberi keamanan jangka panjang. Pemerintah juga menyebut peluang beasiswa dan fasilitas dana pensiun sebagai bagian dari dukungan bagi masa depan atlet. Arah tersebut lebih menjanjikan bila diwujudkan dengan aturan, akses, dan pendampingan yang jelas. Atlet seharusnya dapat membangun kehidupan setelah masa bertanding, bukan hanya menerima penghargaan ketika naik podium.

Bonus Atlet Asian Games: Apresiasi yang Harus Berlanjut

Ukuran keberhasilan adalah dukungan yang berkesinambungan

Janji bonus sudah disampaikan Prabowo saat melepas kontingen pada 9 September, termasuk Rp3 miliar bagi peraih emas Asian Games 2026. Pemerintah menempatkan bonus sebagai apresiasi atas perjuangan atlet yang mengibarkan Merah Putih, sekaligus bagian dari upaya membangun masa depan mereka. Erick juga menyampaikan bahwa penguatan olahraga berkelanjutan di sekolah menjadi perhatian Presiden. Itu penting: jalur pembinaan yang kuat akan memperluas kesempatan generasi muda, sementara perlindungan finansial membantu atlet bertahan dalam profesinya. Akan tetapi, pemerintah masih perlu menjelaskan rincian bonus medali perak dan perunggu serta bagaimana beasiswa dan dana pensiun akan dijalankan. Pada akhirnya, bonus Rp158,3 miliar adalah pengakuan yang berarti, bukan garis akhir. Keberhasilannya harus diukur dari apakah apresiasi hari ini berubah menjadi kesejahteraan atlet yang terjaga dalam jangka panjang.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!