Verdikt awal: MPV listrik jumbo yang terasa seperti sedan besar
XPeng X9 adalah sebuah MPV listrik premium berdimensi besar yang dirancang untuk menggabungkan kenyamanan lounge keluarga, teknologi pintar tingkat lanjut, dan kelincahan manuver yang mendekati sedan melalui sistem kemudi roda belakang aktif dan rangkaian fitur bantuan berkendara.
Dilihat sebagai paket lengkap, XPeng X9 terasa lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan kenyamanan keluarga dan teknologi tinggi ketimbang kesenangan menyetir murni. Panjang bodi 5,293 mm dengan bobot 2.750 kg membuatnya jelas bukan mobil kecil, namun radius putar 5,4 meter membuat MPV listrik premium ini berani masuk gang sempit yang biasanya membuat sopir Alphard berkeringat. Di tol, ia stabil dan senyap; di area parkir padat, bantuan kamera 360°, ADAS, dan teknologi autonomous parking membuat mobil listrik manuver ini jauh kurang menegangkan untuk dikendalikan. Bagi keluarga mapan yang biasa memakai MPV besar dan mulai melirik elektrifikasi, X9 layak dipertimbangkan, sementara pengemudi pemula mungkin butuh adaptasi pada dimensi dan kelimpahan fiturnya.

Dimensi raksasa, radius putar kecil: rahasia kelincahan XPeng X9
Kunci XPeng X9 handling agility ada pada kombinasi dimensi, desain aerodinamika, dan teknologi kemudi canggih. Secara ukuran, X9 Pro memiliki panjang 5.293 mm, lebar 1.988 mm, tinggi 1.785 mm, dengan jarak sumbu roda 3.160 mm dan bobot 2.750 kg. Secara teori, angka seperti ini identik dengan mobil kaku dan sulit diputar di ruang sempit. Namun radius putarnya hanya 5,4 meter, lebih kecil dari beberapa rival sekelas, sehingga di dunia nyata ia terasa jauh lebih lincah dari yang dibayangkan.
Rahasianya adalah teknologi Active Rear-Wheel Steering yang membuat roda belakang bisa berbelok hingga ±5 derajat. Saat kecepatan rendah, seperti ketika putar balik atau keluar-masuk gang sempit, roda belakang berbelok berlawanan arah dengan roda depan sehingga mobil terasa seolah memendek. Di tol atau kecepatan menengah, desain Starship Design 2.0 dengan drag coefficient 0,236 Cd menekan hambatan angin dan membantu efisiensi energi. Kombinasi ini membuat X9 menjadi contoh jelas bahwa MPV listrik premium Indonesia tidak harus kaku dan merepotkan untuk diputar, meskipun dimensinya jumbo.

Pengalaman mengemudi: slalom, zigzag, dan gang buntu
Media experience drive di Indonesia Safety Driving Center memperlihatkan bagaimana karakter berkendara X9 dibentuk untuk menghadapi skenario nyata, dari slalom hingga jalan buntu. Dalam pengujian zigzag melewati cone, mobil terasa mudah diarahkan, dengan setir ringan sehingga perpindahan arah tidak butuh tenaga besar. Suspensi bekerja menahan bodi tinggi dan berat, sementara kenyamanan kabin tetap terjaga sehingga penumpang tidak cepat lelah. Menurut penyelenggara media drive, "XPeng New X9 dirancang agar tetap mudah dikendalikan ketika menghadapi kondisi jalan maupun area dengan ruang terbatas".
Serangkaian pengujian lain mencakup slalom, 90-degree turn, tight maneuvering, perubahan arah, dan respons kemudi. Dalam simulasi gang buntu, sistem bantuan berkendara (ADAS) membantu manuver mundur otomatis, sehingga pengemudi tidak perlu menghitung sendiri koreksi setir di ruang sempit. Ini relevan untuk penggunaan harian di gang padat Jakarta, Bekasi, atau Bogor, di mana MPV besar sering kesulitan. Akselerasi motor listrik 235 kW dengan torsi 450 Nm membuat respon tenaga spontan, dengan 0–100 km/jam ditempuh dalam 7,75 detik dan kecepatan puncak 200 km/jam pada varian Long Range Pro dan Long Range Pro+.
Kelebihan
- Dimensi besar namun tetap mudah diarahkan dengan setir ringan dan radius putar kecil, membuat manuver lebih santai.
- Kabin premium dan nyaman, dengan jok mendukung perjalanan jauh serta ruang lega bagi penumpang.
- Akselerasi spontan khas mobil listrik, membuat MPV besar ini responsif saat butuh tenaga.
- Fitur kamera 360°, ADAS, dan autonomous parking membantu mengurangi stres di area sempit dan saat parkir.
Kekurangan
- Dimensi panjang 5,29 meter dan bobot 2.750 kg tetap menuntut adaptasi, terutama bagi pengemudi yang biasa memakai mobil kompak.
- Teknologi bantuan berkendara yang banyak berpotensi membingungkan pengemudi yang belum terbiasa dengan sistem semi-otomatis.
- Karakter kenyamanan yang kental berarti rasa menyetirnya tidak sekomunikatif sedan untuk pengemudi yang mencari feel sporti.
- Sebagai MPV listrik premium, calon pengguna harus mempertimbangkan kesiapan infrastruktur pengisian daya harian.
Teknologi pintar: kamera 360°, ADAS, dan autonomous parking
Di luar kelincahan mekanis, XPeng X9 mengandalkan paket teknologi pintar yang memperhalus pengalaman mengemudi di kota padat. Kamera 360 derajat memberi pandangan menyeluruh sekeliling kendaraan, membantu memantau titik buta dan jarak terhadap objek di sekeliling. Sistem akan memberi peringatan saat bodi mendekati rintangan, mengurangi risiko goresan ketika melintas di gang sempit atau parkiran padat. Transparent Chassis juga memungkinkan pengemudi melihat kondisi "di bawah" mobil melalui layar, berguna saat melewati polisi tidur tinggi atau permukaan jalan tidak rata.
XPeng X9 menawarkan fitur mundur otomatis yang dapat diaktifkan dengan menekan tuas mundur dua kali; mobil berjalan mundur tanpa pengemudi perlu menginjak gas atau memutar setir. Dalam pengujian ADAS lain, mobil diperlihatkan mampu melaju otomatis tanpa pengemudi terus memegang setir dan pedal, yang potensial meringankan beban saat perjalanan jauh. Sesi terakhir di zona kelima menunjukkan kemampuan teknologi autonomous parking, di mana sistem parking assist membantu proses parkir secara otomatis. Ini menjadikan X9 salah satu contoh jelas teknologi autonomous parking yang siap dipakai di dunia nyata, bukan sekadar gimmick. Untuk pengemudi yang rutin menghadapi parkiran sempit, fitur ini bisa menjadi faktor penentu pemilihan MPV listrik premium Indonesia.
Kabin lounge, suspensi udara, dan performa harian
XPeng menyebut konsep interior X9 sebagai premium family lounge on wheels, dengan ruang kabin hingga 7,7 meter persegi. Varian tertentu memakai Zero-Gravity Sofa Seats dengan material full-grain top-layer Nappa leather, lengkap dengan pengaturan elektrik 14 arah, pemanas, dan ventilasi. Suspensi udara dual-chamber dan electric soft-close door menambah rasa premium, sementara active real-time road noise cancellation serta intelligent five-zone constant temperature control membantu menjaga kabin tetap tenang dan nyaman. Dalam first drive, kenyamanan jok dan ruang yang lega langsung terasa, mendukung perjalanan jauh tanpa membuat penumpang cepat lelah.
Semua varian XPeng X9 memakai motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor bertenaga 235 kW dan torsi 450 Nm, dengan penggerak roda depan (FWD). Dalam pengujian akselerasi, tenaga mengalir spontan tanpa jeda perpindahan gigi, menghadirkan karakter yang berbeda dari MPV konvensional. Dari pengalaman first drive tersebut, X9 memperlihatkan bahwa daya tariknya bukan hanya statusnya sebagai MPV listrik: kenyamanan kabin, jok yang mendukung, visibilitas kamera 360 derajat, dan fitur bantuan berkendara berpadu menjadi pengalaman menyeluruh. Bagi keluarga yang mencari MPV listrik premium dengan mobil listrik manuver lincah, X9 menawarkan paket yang sulit ditemukan pada pesaing konvensional berbasis bensin.
Buy if / Skip if
- Buy the XPeng X9 if Anda membutuhkan MPV listrik premium berdimensi besar yang tetap lincah bermanuver di gang sempit dan parkir padat berkat radius putar 5,4 meter dan kemudi roda belakang aktif.
- Skip the XPeng X9 if Anda belum siap beradaptasi dengan dimensi 5,29 meter dan lebih nyaman dengan mobil kompak tradisional.
- Buy the XPeng X9 if Anda





