Verdikt Awal: MPV Jumbo yang Tidak Terasa Jumbo
XPeng X9 adalah MPV listrik premium berdimensi sekitar 5,3 meter yang dirancang untuk menggabungkan ruang kabin raksasa dengan kelincahan manuver ala sedan, lewat teknologi Active Rear-Wheel Steering, suspensi udara ganda, dan ekosistem bantuan berkendara cerdas yang memudahkan pengemudi di jalan sempit sekaligus menjaga kenyamanan seluruh penumpang. Dari kesan pertama, XPeng X9 terasa seperti kompromi yang berhasil antara lounge keluarga di atas roda dan MPV listrik lincah yang tidak membuat stres ketika masuk gang atau parkir paralel. Radius putar 5,4 meter membuat XPeng X9 maneuver di ruang terbatas jauh lebih tenang dibanding banyak MPV besar lain. Namun, ini tetap mobil besar dan berat: jika Anda fobia dimensi raksasa, teknologi pintar hanya mengurangi, bukan menghapus, rasa canggung. Jadi ini bukan MPV untuk semua orang, melainkan untuk mereka yang ingin kenyamanan kelas atas dengan bantuan sistem pintar, bukan sekadar ukuran dan kemewahan.
| Spesifikasi Kunci | Angka | Catatan |
|---|---|---|
| Panjang | 5.293 mm | Lebar 1.988 mm, tinggi 1.785 mm, wheelbase 3.160 mm. |
| Bobot | 2.750 kg | MPV besar, butuh sistem kemudi dan rem yang matang. |
| Motor | PMSM 235 kW | Torsi 450 Nm, penggerak FWD. |
| Akselerasi | 0–100 km/jam 7,75 detik | Varian Long Range Pro dan Pro+. |
| Top speed | 200 km/jam | Cukup tinggi untuk MPV keluarga. |
| Radius putar | 5,4 meter | Berkat Active Rear-Wheel Steering ±5°. |
| Drag coefficient | 0,236 Cd | Starship Design 2.0 yang aerodinamis. |
| Kapasitas bagasi | 721–2.554 liter | Tergantung konfigurasi kursi. |

Active Rear-Wheel Steering: Rahasia Belok Seperti Sedan
Inti kelincahan XPeng X9 maneuver ada di teknologi Active Rear-Wheel Steering. Roda belakang dapat berbelok hingga ±5 derajat dan menghasilkan radius putar minimum 5,4 meter, angka yang mengalahkan beberapa rival sekelasnya dengan bodi lebih pendek. Dalam kecepatan rendah, seperti saat putar balik atau masuk gang sempit, roda belakang bergerak berlawanan arah dengan roda depan, membuat mobil terasa ‘memendek’ dan mengurangi kebutuhan maju-mundur berulang layaknya mengemudikan MPV tradisional. Menurut pengujian media, setir terasa ringan dan mobil mudah diarahkan meski dimensinya besar, sehingga XPeng X9 lebih mirip sedan besar daripada van bongsor ketika diajak slalom, tight maneuvering, atau belok 90 derajat. Ini sisi paling meyakinkan dari X9: teknologi kemudi bukan gimmick, tetapi memberi efek nyata bagi pengemudi yang sehari-hari harus berhadapan dengan parkir paralel dan gang sempit.
Kabin Premium, Suspensi Udara, dan Performa Akselerasi
Di balik kelincahan, XPeng X9 tetap memposisikan diri sebagai premium family lounge on wheels dengan kabin lega dan fokus utama pada kenyamanan. Jok Zero-Gravity Sofa Seats berbahan full-grain top-layer Nappa leather menawarkan pengaturan elektrik hingga 14 arah, pemanas, ventilasi, dan SPA-level 10-point massage dengan enam skenario pijat. Suspensi dual-chamber air suspension bekerja bersama active real-time road noise cancellation dan pengaturan suhu cerdas lima zona untuk menjaga kabin tetap tenang meski mobil diajak bermanuver zigzag atau belok tajam. Motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor 235 kW dengan torsi 450 Nm membuat tenaga naik spontan tanpa jeda perpindahan gigi, menghadirkan akselerasi 0–100 km/jam dalam 7,75 detik dan kecepatan maksimum 200 km/jam. Kombinasi performa dan kenyamanan ini membuat XPeng X9 bukan hanya MPV listrik lincah untuk kota, tetapi juga terasa matang untuk perjalanan jauh di jalan tol.

Kamera 360, Autonomous Parking System, dan ADAS Pintar
Keunggulan XPeng X9 di ruang sempit tidak berhenti pada kemudi belakang aktif. Ekosistem XPILOT Assist dengan chip Turing XP5 memanfaatkan 3 radar gelombang milimeter, 12 radar ultrasonik, dan 12 kamera untuk menghidupkan fitur seperti Adaptive Cruise Control, Lane Centering Control, Adaptive Turning Cruise, kamera 360 derajat, Transparent Chassis, Remote Parking Assist, hingga Reverse Drive Assist. Kamera 360 derajat memberi pandangan dari berbagai sisi kendaraan, mengurangi titik buta dan kecemasan saat mundur atau melewati gang sempit. Dalam pengujian, autonomous parking system memungkinkan mobil melakukan proses parkir otomatis; pengemudi cukup mengikuti instruksi, sementara mobil mengambil alih manuver. Ada pula skenario menarik ketika X9 diarahkan ke gang buntu: sistem bantuan berkendara membantu mundur secara otomatis keluar dari area tersebut. Namun, semua fitur ini tetap memerlukan kepercayaan pada teknologi dan sedikit kurva belajar di awal, terutama bagi pengemudi yang belum terbiasa dengan ADAS level 2 dan parkir otomatis.
Kelebihan
- XPeng X9 maneuver terasa lincah dan tenang meski bodi 5,29 meter berkat Active Rear-Wheel Steering dan radius putar 5,4 meter.
- Suspensi udara, kursi pijat Nappa, dan peredaman bising aktif membuat kabin nyaman bahkan saat mobil diajak slalom dan manuver tajam.
- Respons tenaga spontan khas mobil listrik membuat akselerasi 0–100 km/jam 7,75 detik terasa cukup gesit untuk MPV besar.
- Autonomous parking system dan kamera 360 derajat sangat membantu parkir dan mundur di ruang terbatas.
Kekurangan
- Dimensi dan bobot 2.750 kg tetap mengintimidasi sebagian pengemudi, meski dibantu teknologi kemudi dan ADAS.
- Kompleksitas fitur ADAS level 2 dan parkir otomatis bisa membingungkan pengguna yang terbiasa dengan mobil konvensional tanpa bantuan canggih.
- Karakter premium dengan teknologi padat fitur berpotensi menempatkan X9 di segmen harga menengah-atas yang tidak ramah semua anggaran.
Buy if / Skip if
- Buy the XPeng X9 if Anda mencari MPV listrik lincah yang mampu bermanuver seperti sedan di gang sempit dan area parkir padat.
- Skip the XPeng X9 if Anda takut mengemudikan mobil berdimensi besar dan lebih nyaman dengan MPV berukuran menengah yang terasa lebih kompak.
- Buy the XPeng X9 if Anda ingin kabin premium dengan kursi pijat Nappa, suspensi udara, dan kenyamanan perjalanan jauh untuk seluruh keluarga.
- Skip the XPeng X9 if Anda enggan mempelajari fitur ADAS level 2, autonomous parking system, dan serangkaian menu digital yang kompleks.
- Buy the XPeng X9 if Anda sering berkendara di kota padat dan ingin kamera 360 derajat serta reverse assist untuk mengurangi stres saat mundur.
- Skip the XPeng X9 if Anda lebih mengutamakan kesederhanaan fitur daripada teknologi bantuan berkendara canggih dan ekosistem pintar yang penuh sensor.





