Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Bagaimana MotoGP Mandalika Mengubah UMKM Lokal Jadi Mesin Omzet

Bagaimana MotoGP Mandalika Mengubah UMKM Lokal Jadi Mesin Omzet
Minat|Asia Tenggara

MotoGP Mandalika: Dari Ajang Balap Menjadi Laboratorium Bisnis UMKM

MotoGP Mandalika UMKM adalah ekosistem ekonomi yang terbentuk ketika ajang balap dunia di Sirkuit Mandalika dimanfaatkan sebagai panggung penjualan, promosi, dan pembelajaran bisnis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah lokal melalui kombinasi keramaian penonton, kurasi produk, dan integrasi pembayaran digital yang menarik pengunjung domestik maupun mancanegara ke stan-stan kuliner dan kerajinan mereka.

Kuncinya: MotoGP Mandalika bukan sekadar tontonan, melainkan mesin pertumbuhan omzet lokal. Ajang ini dihadiri 157.875 pengunjung, dengan lebih dari 600 stan UMKM dan 202 pelaku usaha kuliner serta kerajinan yang ikut berjualan. Lonjakan kerumunan ini mengubah sirkuit menjadi pasar raksasa yang terukur, bukan bazar musiman tanpa arah. Lonjakan penjualan UMKM hingga 207 persen menunjukkan bahwa ketika event besar dirancang dengan strategi ekonomi yang jelas, dampak ekonomi event bisa melompat jauh melampaui tiket dan hotel. MotoGP Mandalika menjadi contoh bagaimana satu akhir pekan balap bisa menggeser skala usaha kecil dari ratusan ribu ke ratusan juta rupiah.

Lonjakan Omzet: Dari Ratusan Juta ke Miliaran dalam Tiga Hari

Data penjualan menunjukkan bahwa MotoGP Mandalika mengubah UMKM lokal menjadi mesin omzet, bukan sekadar pelengkap acara. Selama tiga hari, 30 UMKM binaan Pertamina yang ikut Festival Mandalika mencatat omzet Rp 400 juta, naik sekitar 62% dari Rp 260 juta tahun sebelumnya. Dalam festival lain di area yang sama, 30 UMK binaan Pertamina Patra Niaga membukukan transaksi lebih dari Rp 800 juta hanya dari bazar, sementara official merchandise menyumbang sekitar Rp 3,4 miliar, sehingga total transaksi mencapai Rp 4,2 miliar.

Angka-angka ini bukan kebetulan, melainkan hasil desain. Bazar UMK ditempatkan strategis di belakang Grandstand A, tepat di arus utama penonton. Penjualan bazar UMK yang naik 207 persen dibanding tahun sebelumnya membuktikan bahwa ketika arus pengunjung dipaksa “bersinggungan” dengan produk lokal, pertumbuhan omzet lokal menjadi konsekuensi logis, bukan harapan kosong. MotoGP Mandalika UMKM menunjukkan bahwa event besar bisa menjadi akselerator skala usaha, asalkan UMKM diberi akses ke titik keramaian yang sama dengan brand besar.

Bagaimana MotoGP Mandalika Mengubah UMKM Lokal Jadi Mesin Omzet

Cerita Tenun Rp 10 Juta dan Strategi Produk yang Menjual Pengalaman

Dampak ekonomi event ini paling terasa pada pelaku kerajinan dan kuliner yang berani mengemas produk sebagai pengalaman, bukan sekadar barang. Sri Lestari, pemilik kerajinan tenun modern khas Lombok, mencatat penjualan hingga Rp 10 juta selama ajang, naik tajam dari penjualan biasanya Rp 2 juta–Rp 4 juta. Penjualan kerajinan tenun ini menunjukkan bahwa wisatawan global bersedia membayar lebih ketika produk lokal tampil dengan desain modern dan cerita yang kuat.

Di sisi lain, Festival Mandalika tidak berhenti pada makanan dan suvenir. UMKM juga menawarkan lulur dan pijat refleksi, menyasar kebutuhan penonton yang berjam-jam berada di area sirkuit. Strategi ini mengubah stan UMKM menjadi ruang pengalaman: pengunjung makan, berbelanja, sekaligus memanjakan diri. Lonjakan jumlah pengunjung membuka peluang bagi pelaku usaha kuliner dan kerajinan lokal untuk meningkatkan omzet sekaligus memperluas pasar. Intinya, UMKM yang menang di MotoGP Mandalika adalah mereka yang menjual paket lengkap: produk, cerita, dan kenyamanan.

QRIS Cross Border: Senjata Rahasia di Balik Omzet UMKM

Lonjakan omzet UMKM Mandalika tidak bisa dilepaskan dari transaksi QRIS digital. Transaksi QRIS cross border di NTB telah mencapai 79.938 transaksi dengan nominal Rp 26,8 miliar hingga Agustus, dan momentum MotoGP dimanfaatkan untuk memperluas penggunaan pembayaran digital sekaligus membuka pasar internasional bagi produk UMKM lokal. Wisatawan dari enam negara mitra bisa membayar dengan aplikasi asal mereka di pedagang yang memakai QRIS cross border, membuat belanja di stan UMKM terasa senyaman belanja di negara sendiri.

Bank sentral daerah mengintensifkan edukasi QRIS di bandara dan titik strategis, lalu membawa pengalaman langsung QRIS cross border ke kawasan sirkuit bersama perbankan. Para pelaku usaha menyediakan pembayaran QRIS agar transaksi lebih cepat dan aman. Ini bukan sekadar modernisasi, tapi strategi mengurangi gesekan pembayaran yang sering membuat wisatawan menahan belanja. Ke depan, otoritas moneter berencana memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, industri sistem pembayaran, dan pelaku usaha untuk memperluas penggunaan pembayaran digital serta meningkatkan daya saing UMKM.

Efek Berganda dan PR Besar: Menjaga Pelanggan Setelah Bendera Finish

Dampak ekonomi event MotoGP Mandalika tidak berhenti di pagar sirkuit. Perputaran uang juga dirasakan pelaku usaha di luar kawasan, misalnya rumah makan di kota yang kehabisan menu lebih cepat karena serbuan wisatawan. Efek berganda ini memperluas manfaat ekonomi, dari pedagang makanan hingga penyedia jasa dan produk lokal. Keterlibatan UMK dalam ajang internasional menjadi cara nyata memperluas pasar produk lokal.

Namun pekerjaan rumahnya jelas: bagaimana mempertahankan pelanggan setelah sorotan kamera padam. Tantangan berikutnya bagi pelaku UMKM adalah menjaga agar pelanggan yang datang selama MotoGP kembali membeli produk lokal setelah ajang berakhir. Tanpa strategi lanjutan—seperti kanal penjualan online, katalog berbahasa asing, dan komunikasi pasca-event—lonjakan omzet hanya akan menjadi grafik tajam yang segera turun. Dengan demikian, momentum pariwisata internasional diharapkan dapat membuka peluang usaha yang lebih besar bagi masyarakat NTB, bukan hanya tiga hari penuh keramaian.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!