Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Reses di Teluknaga Jadi Ruang Warga Menyampaikan Aspirasi

Reses di Teluknaga Jadi Ruang Warga Menyampaikan Aspirasi
Minat|Asia Tenggara

Reses sebagai jalur komunikasi warga

Reses adalah kegiatan anggota legislatif untuk bertemu warga di daerah pemilihannya, mendengar persoalan mereka secara langsung, dan membawa masukan itu ke proses kerja pemerintahan. Karena itu, nilainya tidak berhenti pada pertemuan: aspirasi perlu dicatat, diperjuangkan, lalu diawasi tindak lanjutnya. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang H Kholid Ismail menggelar reses masa persidangan pertama tahun 2026 di Jalan Babussalam, Desa Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, pada 4 November 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi warga Dapil III untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan yang belum tersalurkan. Ratusan kader dan simpatisan hadir, tetapi ukuran keberhasilan reses semestinya bukan ramainya peserta. Yang lebih penting ialah apakah keluhan yang terkumpul mendapat jalur tindak lanjut yang jelas.

Keluhan sehari-hari perlu masuk agenda

Aspirasi warga Teluknaga memperlihatkan mengapa pertemuan langsung dengan wakil rakyat masih diperlukan. Herdi, warga setempat, menyebut jalan rusak dan saluran sebagai keluhan yang disampaikan dalam reses. Persoalan seperti ini dekat dengan kegiatan sehari-hari: akses jalan yang terganggu dan saluran yang bermasalah dirasakan langsung oleh lingkungan sekitar. Kholid menyebut reses sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah. Peran itu penting, tetapi warga tidak seharusnya hanya menjadi penyampai keluhan. Mereka perlu mengetahui apakah masukan telah dicatat, siapa yang akan menanganinya, dan bagaimana perkembangannya. Tanpa komunikasi lanjutan, reses berisiko menjadi tempat menyampaikan masalah tanpa kepastian bahwa persoalan tersebut akan masuk ke agenda pembangunan.

Dari catatan menuju pengawalan

Seluruh masukan yang dihimpun dalam reses disebut telah dicatat sebagai bahan perjuangan melalui jalur kelembagaan DPRD Kabupaten Tangerang. Ini langkah awal yang penting, tetapi pencatatan belum sama dengan penyelesaian. Aspirasi perlu diteruskan kepada pemerintah daerah, dipertimbangkan dalam proses pembangunan, dan dikabarkan kembali kepada warga yang mengajukannya. Kholid juga mendorong masyarakat ikut mengawasi pembangunan serta memastikan keluhan yang disampaikan ditindaklanjuti. Ajakan itu menegaskan bahwa pengawasan bukan hanya tugas wakil rakyat. Warga yang mengikuti perkembangan usulannya dapat membantu menjaga agar kebutuhan lokal tidak hilang setelah acara selesai. Reses akan lebih berarti apabila hubungan antara warga, DPRD, dan pemerintah daerah berlanjut setelah pertemuan.

Ukuran keberhasilan adalah tindak lanjut

Selain menampung keluhan, Kholid memberi edukasi mengenai pendidikan, kesehatan, dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah. Topik tersebut menunjukkan luasnya kebutuhan yang bersentuhan dengan kehidupan warga. Namun, manfaat reses pada akhirnya ditentukan oleh kemampuan lembaga terkait mengubah masukan menjadi perhatian dan tindakan yang sesuai prioritas. Reses Teluknaga menyediakan ruang bagi warga untuk berbicara langsung kepada wakil rakyat, termasuk tentang jalan rusak dan saluran. Kini tantangannya adalah menjaga agar suara itu tidak berhenti sebagai catatan. DPRD dan pemerintah daerah perlu menindaklanjuti aspirasi secara terbuka, sementara warga ikut mengawal perkembangannya. Dengan begitu, reses dapat menjadi bagian nyata dari proses pembangunan yang lebih tepat sasaran, bukan sekadar agenda kedewanan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!