Cuaca buruk menuntut kewaspadaan lebih
Keselamatan listrik saat musim hujan adalah upaya mencegah sengatan dan gangguan dengan menjaga instalasi tetap kering, menghindari jaringan yang rusak, serta melaporkan bahaya kepada petugas. Ini bukan sekadar urusan teknis: hujan deras, genangan, pohon tumbang, dan benda yang terbawa angin dapat membuat lingkungan rumah lebih berisiko. Memasuki musim hujan yang disertai angin kencang, PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu mengajak masyarakat lebih siaga terhadap kondisi kelistrikan di rumah dan sekitarnya. Imbauan PLN tersebut patut diperlakukan sebagai langkah pencegahan sehari-hari, bukan hanya diikuti setelah listrik padam. General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menyampaikan ajakan itu dalam keterangan bertanggal 2 November 2026. Saat cuaca memburuk, lebih baik menunda pekerjaan di dekat instalasi daripada mengambil risiko yang dapat membahayakan penghuni rumah.

Amankan rumah tanpa mengambil risiko
Mulailah dengan kebiasaan sederhana: jangan menyentuh peralatan listrik ketika tangan atau lantai basah. Hindari berteduh di dekat pohon tinggi maupun tiang listrik, dan jangan menggunakan kabel terkelupas, sambungan terbuka, atau instalasi yang tidak terlindungi dari air. Jika air mulai masuk rumah dan berpotensi mencapai instalasi, matikan listrik melalui MCB atau pembatas listrik hanya apabila kondisi aman untuk melakukannya. Jangan memaksakan diri mendekati panel yang terendam atau area yang masih basah demi memutus aliran. Periksa pula agar sambungan listrik terlindung dari air dan hindari penggunaan colokan bertumpuk secara berlebihan. Rumah yang sering tergenang membutuhkan perhatian berkala terhadap kondisi instalasinya. Angin kencang menambah risiko dahan patah dan benda jatuh mengenai jaringan. Jarak pohon dari jaringan listrik perlu dijaga minimal 3 meter; pemangkasan di sekitar kabel jangan dilakukan tanpa koordinasi dengan petugas PLN.
Jauhi jaringan yang rusak dan segera laporkan
Gangguan jaringan listrik di sekitar tempat tinggal tidak selalu tampak sebagai kabel putus. Tiang miring, gardu atau kabel yang terendam, serta pohon tumbang yang menimpa jaringan juga menandakan bahaya. Jangan mendekati atau mencoba memperbaiki bagian yang rusak; jaga jarak dan laporkan kepada PLN melalui kanal resmi atau unit setempat agar petugas dapat menanganinya. Sikap ini makin penting saat hujan, sebab pagar, tiang, atap logam, dan benda penghantar lain dapat berbahaya jika bersentuhan dengan kabel. Jangan menyentuh atau memindahkan benda yang terkena kabel maupun berada sangat dekat dengannya. Laporan gangguan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile untuk diteruskan kepada petugas. Intinya, kewaspadaan warga membantu mencegah kecelakaan, tetapi penanganan jaringan harus diserahkan kepada tenaga yang berwenang. Menjaga jarak dan melapor adalah pilihan yang lebih aman daripada bertindak sendiri.






