Apa yang perlu disiapkan sebelum mengajukan
Konversi motor listrik adalah proses mengganti mesin pembakaran pada sepeda motor bensin dengan sistem penggerak listrik berbasis baterai, agar kendaraan lama dapat beralih ke tenaga listrik. Jalurnya dapat dimulai secara daring lewat platform resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), jadi Anda bisa mencari bengkel pelaksana sebelum datang untuk pemeriksaan. Proses ini cocok dipertimbangkan jika Anda ingin mempertahankan motor yang dimiliki, tetapi jangan menganggap setiap kendaraan otomatis memenuhi syarat: kondisi motor dan kecocokan dokumennya tetap diperiksa bengkel.
Siapkan KTP pemilik, STNK dan BPKB asli. Data identitas serta nomor rangka dan nomor mesin harus sesuai dengan dokumen resmi. Pastikan pula pajak dan administrasi kendaraan tertib, tanpa tunggakan atau kendala legalitas yang dapat menghambat registrasi. Motor perlu dinyatakan layak melalui pemeriksaan, dan Anda harus bersedia menyepakati biaya berdasarkan penawaran bengkel. Persyaratan teknis tambahan bisa bergantung pada hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku, sehingga daftar ini sebaiknya menjadi persiapan awal, bukan jaminan kendaraan langsung diterima.
Ajukan permohonan dan cari bengkel
Gunakan situs resmi di ebtke.esdm.go.id/konversi untuk memulai pendaftaran. Di dalam platform ESDM, daftar bengkel membantu Anda memilih lokasi pelaksana sebelum mengirim data. United E-Motor mendukung layanan ini melalui bengkel ATR di Alam Sutera, Tangerang Selatan. Pilihan tersebut dapat dicari melalui wilayah pada platform, tetapi pastikan nama bengkel masih tercantum dan tersedia saat Anda mendaftar.
- Buka ebtke.esdm.go.id/konversi, lalu pilih menu Mendaftar Konversi.
- Pada bagian Bengkel Pelaksana Konversi, pilih wilayah yang diinginkan. Untuk mencari layanan United E-Motor, pilih Kota Tangerang Selatan dan tekan Refresh. Jika ATR di Alam Sutera muncul, tekan Pilih Bengkel.
- Isi formulir dengan identitas pemohon dan informasi kendaraan sesuai dokumen resmi.
- Tunggu konfirmasi bengkel mengenai pemeriksaan, kelengkapan dokumen, dan jadwal kedatangan.
Periksa kembali data sebelum mengirim formulir agar bengkel dapat mencocokkannya dengan dokumen kendaraan. Setelah pengajuan, ikuti arahan bengkel untuk pemeriksaan dan kunjungan; pengajuan daring belum berarti motor langsung disetujui atau pekerjaan segera dimulai.

Pemeriksaan, pengerjaan, dan hasil akhir
Saat pemeriksaan, bengkel menilai kondisi fisik dan kelayakan motor serta mencocokkan identitas kendaraan dengan dokumennya. Minta penjelasan tentang biaya, komponen yang digunakan, dan ketentuan pengerjaan, lalu sepakati semuanya sebelum konversi dimulai. Ini titik penting untuk memastikan ruang lingkup pekerjaan dipahami kedua pihak; sumber informasi tidak menetapkan tarif, jadi mintalah penawaran langsung dari bengkel dan jangan mengandalkan perkiraan biaya dari pihak lain.
Setelah ada kesepakatan, bengkel menjalankan konversi mengikuti ketentuan teknis. Motor hasil konversi masih harus memenuhi pengujian dan kelaikan jalan, serta menyelesaikan administrasi perubahan data kendaraan sebelum digunakan di jalan raya. Dalam proses yang dijelaskan, bengkel mengajukan penerbitan SUT dan SRUT secara daring kepada Kementerian Perhubungan; setelah sertifikat terbit, Lembaga Verifikasi Independen melakukan verifikasi sesuai prosedur. Setelah seluruh proses administrasi selesai, motor dapat diserahterimakan kepada pemilik.
Konversi layak dipertimbangkan jika Anda ingin mempertahankan motor bensin dan siap melewati pemeriksaan serta tahapan legalitas, bukan hanya pemasangan komponen. Pantau komunikasi dengan bengkel dan pastikan pengujian serta administrasi tuntas sebelum membawa motor hasil konversi ke jalan.






