Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

35 Penyuluh Agama Dampingi Pemulihan Korban Gempa Flores

35 Penyuluh Agama Dampingi Pemulihan Korban Gempa Flores
Minat|Kesehatan Mental

Pemulihan yang melampaui bantuan fisik

Pemulihan psikososial pascabencana adalah pendampingan yang membantu penyintas menghadapi tekanan emosional, memulihkan hubungan sosial, dan menguatkan keluarga tanpa menggantikan layanan kesehatan jiwa profesional. Kementerian Agama mengerahkan 35 penyuluh agama Islam dan Katolik untuk mendampingi korban gempa Flores di tujuh wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Kepala Kantor Kemenag setempat, Anselmus Panggabean, menyampaikan pengerahan tersebut dalam keterangan yang diterima di Kupang pada Senin. Langkah ini tepat karena kebutuhan penyintas tidak berhenti pada makanan, tempat tinggal, dan bantuan fisik. Gempa juga dapat mengguncang rasa aman serta rutinitas keluarga. Kehadiran pendamping yang dekat dengan komunitas memberi ruang untuk didengar dan saling menguatkan, terutama ketika keluarga masih berupaya menata kehidupan di tengah kondisi pengungsian.

Pendampingan lintas agama di tujuh wilayah

Dari 35 penyuluh yang dikerahkan, 16 merupakan penyuluh agama Islam dan 19 penyuluh agama Katolik. Mereka akan mendampingi warga di Sambi Rampas, Lamba Leda Utara, Elar, Borong, Ranamese, Congkar, dan Kota Komba Utara. Prioritas diberikan kepada perempuan, anak-anak, lanjut usia, serta keluarga yang masih tinggal di tenda pengungsian. Cakupan lintas agama ini penting: dukungan dapat hadir melalui tokoh yang dikenal masyarakat, tanpa menjadikan perbedaan keyakinan sebagai penghalang untuk saling membantu. Namun, pendampingan akan efektif jika berangkat dari kebutuhan penyintas, menghormati pilihan mereka, dan dilakukan dengan cara yang aman bagi kelompok rentan. Keluarga di pengungsian bukan sekadar penerima bantuan; mereka perlu dilibatkan dalam menentukan bentuk dukungan yang paling sesuai.

Dukungan spiritual, bukan pengganti terapi

Sebelum bertugas, para penyuluh memperoleh pembekalan melalui kerja sama Kemenag, Wahana Visi Indonesia, dan DP2KBP3A Kabupaten Manggarai Timur. Materinya mencakup bencana dalam perspektif agama, dukungan psikososial awal berbasis pendekatan agama, perancangan intervensi, fasilitasi kelompok, dan sistem rujukan untuk gangguan kesehatan jiwa. Bekal ini membuat batas peran menjadi penting: penyuluh dapat mendengarkan, mendampingi, menguatkan dukungan spiritual, dan membantu warga terhubung dengan layanan lanjutan, tetapi tidak seharusnya disebut sebagai pengganti psikolog atau tenaga kesehatan jiwa. Rujukan profesional diperlukan ketika seseorang membutuhkan penanganan klinis. Dengan batas yang jelas, pemulihan psikososial berbasis komunitas dapat menjadi jembatan yang manusiawi menuju dukungan yang lebih sesuai, bukan janji bahwa semua dampak trauma bisa diselesaikan lewat percakapan keagamaan.

Ketahanan keluarga sebagai perlindungan

Pendampingan juga perlu memperkuat keluarga, sebab tekanan di pengungsian dapat memperbesar risiko bagi perempuan dan anak. Kepala DP2KBP3A Manggarai Timur, Pranata Kristiani Agas, menekankan keluarga tangguh bencana sebagai bagian dari perlindungan kelompok rentan dan pencegahan kekerasan. Ini menjadikan dukungan spiritual lebih bermakna ketika berjalan berdampingan dengan upaya menjaga lingkungan keluarga tetap aman, mendengar kebutuhan anak, dan memberi perhatian kepada lansia. Kolaborasi Kemenag, WVI, dan DP2KBP3A diharapkan membantu menguatkan ketahanan mental, spiritual, dan keluarga selama pemulihan. Keberhasilannya tidak semata diukur dari jumlah penyuluh yang turun, tetapi juga dari apakah penyintas merasa didukung, kelompok rentan terlindungi, dan warga yang memerlukan layanan kesehatan jiwa dapat dirujuk dengan tepat.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!