Peningkatan pasca-pelatihan, bukan arsitektur baru
Kimi K3.1 Pro adalah versi pasca-pelatihan Kimi K3 yang mempertahankan arsitektur dan kemampuan dasar pendahulunya, tetapi menambahkan perilaku yang dibentuk lewat pembelajaran penguatan di ratusan domain. Artinya, peningkatan utamanya terletak pada cara model menangani pekerjaan, bukan pada ukuran atau rancangan dasarnya. Keduanya menggunakan backbone 2,8 triliun parameter, sekitar 104 miliar parameter aktif, serta konteks satu juta token. Keduanya juga mendukung pemahaman gambar dan video, pemanggilan alat, cache prompt, dan penalaran bawaan.
| Spesifikasi | Kimi K3 | Kimi K3.1 Pro |
|---|---|---|
| Backbone | 2,8 triliun parameter; sekitar 104 miliar aktif | 2,8 triliun parameter; sekitar 104 miliar aktif |
| Konteks | 1.048.576 token | 1.048.576 token |
| Kemampuan bersama | Visi, alat, cache prompt, penalaran | Visi, alat, cache prompt, penalaran |
| Fokus perbedaan | Model dasar | Penyempurnaan perilaku melalui pasca-pelatihan |
Jadi, jangan mengharapkan jendela konteks yang lebih panjang atau model yang lebih kecil untuk dijalankan. Dalam perbandingan Kimi K3, K3.1 Pro layak dipandang sebagai penyetelan kemampuan untuk tugas profesional dan agen, bukan lompatan generasi pada spesifikasi inti. Perbedaan itu penting saat menilai apakah migrasi akan memperbaiki hasil kerja Anda.
K3.1 Pro unggul pada kerja agen dan profesional
Bukti paling meyakinkan untuk K3.1 Pro muncul pada pengodean jangka panjang dan pekerjaan berbantuan alat. Dalam Kimi Code Bench 3.0 Long-horizon, model baru mencatat 61,2%, dibandingkan 55,95% untuk K3. Klaim halusinasi pada Hallu Bench Hard juga turun: 8,3% saat K3.1 Pro menggunakan alat dan 5,4% tanpa alat, dibandingkan 23,4% pada K3. Di tugas bisnis, K3.1 Pro meraih 57,6 berbanding 50,4 pada pemodelan keuangan, 70,4 berbanding 58,8 pada riset keuangan, serta 37 berbanding 8,9 pada operasi bisnis.
Angka tersebut mendukung migrasi bagi tim yang mengandalkan agen pemrograman, penggunaan alat dalam alur panjang, riset finansial, atau verifikasi dokumen. Namun, sebagian perbandingan berasal dari evaluasi internal penyedia dan tidak diverifikasi secara independen. Itu alasan untuk menguji model dengan rangkaian evaluasi sendiri, bukan menerima skor sebagai jaminan hasil produksi. Meski begitu, arah peningkatannya cukup konsisten untuk membuat K3.1 Pro pilihan yang lebih menarik bagi beban kerja tersebut.
Biaya API turun, tetapi K3 masih punya keunggulan praktis
Harga API Kimi yang tercantum untuk K3.1 Pro lebih rendah daripada K3 pada tarif input maupun output per sejuta token: $2 dan $10, dibandingkan $3 dan $15. Ini menjadikan model baru pilihan yang menarik untuk penggunaan API intensif, terutama bila peningkatan pada tugas agen benar-benar terlihat dalam evaluasi internal Anda. Namun, angka tarif tersebut bukan satu-satunya pertimbangan dalam keputusan migrasi.
Kimi K3 masih lebih unggul bagi tim yang harus melakukan hosting sendiri sekarang: bobot K3 sudah tersedia, sedangkan bobot K3.1 Pro baru dijanjikan akan dirilis pada 4 November 2026. K3.1 Pro juga membatasi temperature pada 1,0 dan top_p pada 0,95 serta menolak nilai lain; kedua model menetapkan n pada 1. Mengubah tingkat penalaran di tengah percakapan juga dapat membatalkan cache prefiks pada keduanya. Dengan demikian, K3 memberi pilihan lebih jelas bagi kebutuhan kontrol sampling, sementara K3.1 Pro lebih cocok bagi pemakai API yang menerima batasan tersebut.
- Pilih Kimi K3.1 Pro jika Anda memakai API untuk agen pengodean, alur kerja alat jangka panjang, riset finansial, atau verifikasi dokumen.
- Pilih Kimi K3 jika Anda perlu menjalankan model dengan bobot yang tersedia untuk hosting sendiri sekarang.
- Pilih Kimi K3 jika alur sampling Anda membutuhkan nilai temperature atau top_p selain batas tetap K3.1 Pro.
- Tunda migrasi sampai pengujian internal selesai jika Anda mengandalkan evaluasi yang ketat; bangun ulang baseline, jangan sekadar mengganti nama model.
Kesimpulannya, Kimi K3.1 Pro menawarkan peningkatan yang terarah dan tarif API lebih rendah, tetapi bukan pengganti mutlak K3. Jika prioritas Anda adalah kemampuan agen melalui API, model baru lebih masuk akal. Jika hosting sendiri dan kendali sampling menjadi syarat utama, K3 tetap pilihan yang lebih tepat.







