Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Mengatasi Pegal Otot Setelah Olahraga dalam 48 Jam

Mengatasi Pegal Otot Setelah Olahraga dalam 48 Jam
Minat|Gaya Hidup Sehat

Memahami DOMS: Pegal Otot yang Datang Terlambat

DOMS atau Delayed Onset Muscle Soreness adalah rasa pegal dan nyeri otot yang muncul 24–48 jam setelah olahraga intensif, ditandai badan kaku, nyut-nyutan, dan sakit saat digerakkan, namun umumnya bukan tanda cedera serius mel melainkan adaptasi otot agar menjadi lebih kuat seiring waktu.

Kalau kamu pernah bangun keesokan hari setelah latihan beban atau lari dan merasa pegal otot setelah olahraga baru terasa saat turun tangga, besar kemungkinan itu DOMS. Rasa sakitnya tidak langsung muncul saat latihan, bahkan beberapa jam setelah selesai olahraga pun kamu bisa merasa baik-baik saja. Baru setelah 1–2 hari, badan mulai protes. Kuncinya: DOMS bukan musuh, hanya sinyal bahwa otot mendapat beban baru dan sedang beradaptasi.

DOMS terjadi karena kerusakan mikro pada serat otot akibat kontraksi eksentrik, misalnya saat squat atau turun tangga, yang memicu peradangan lokal dan proses perbaikan otot. Dehidrasi dan kekurangan mineral seperti zat besi dan kalsium dapat memperberat rasa lelah dan nyeri karena tubuh kekurangan “bahan bakar” untuk menyuplai oksigen dan memperbaiki jaringan. Kekurangan zat besi, misalnya, bisa memicu kulit pucat, kuku rapuh, rambut rontok, dan jantung berdebar, yang makin membuat pemulihan terasa berat.

Penyebab Utama DOMS dan Kenapa Tidak Perlu Panik

DOMS adalah bagian normal dari proses latihan, terutama ketika kamu menaikkan beban, menambah volume lari, atau mencoba gerakan baru yang melibatkan banyak kontraksi eksentrik. Saat itulah terjadi mikrotrauma pada serat otot yang memicu nyeri, kaku, dan rasa seperti memar. Meski terasa mengganggu, rasa sakit ini merupakan tanda bahwa otot sedang beradaptasi menjadi lebih kuat, bukan tanda kerusakan permanen.

Masalahnya muncul ketika faktor lain ikut bermain: dehidrasi membuat aliran darah dan distribusi oksigen ke otot menurun, sementara defisiensi mineral seperti zat besi membuatmu lebih cepat lelah dan pusing, bahkan kulit tampak pucat dan kuku mudah rapuh. Dalam kondisi seperti ini, pemulihan nyeri otot bisa terasa lebih lambat. Kutipan yang mudah diingat di sini: “Meski tidak berbahaya, DOMS bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani dengan tepat.”

Kabar baiknya, kamu tidak harus menghentikan olahraga setiap kali DOMS datang. Dengan strategi recovery olahraga yang benar, rasa pegal bisa berkurang dalam 24–48 jam dan otot tetap mendapat stimulus yang dibutuhkan. Intinya, kamu perlu mengombinasikan teknik fisik seperti kompres hangat dan active recovery dengan asupan nutrisi yang tepat agar pemulihan optimal.

Langkah Berurutan: Cara Mengatasi DOMS dalam 48 Jam

Bagian ini memandu kamu langkah demi langkah dalam 48 jam pertama setelah latihan berat. Urutan ini membantu mengurangi pegal otot setelah olahraga tanpa menghambat adaptasi otot. Perhatikan betul karena ada beberapa kebiasaan umum yang justru memperlambat pemulihan, seperti istirahat total sepanjang hari atau mengompres dengan es di fase DOMS yang muncul terlambat.

  1. 0–2 jam setelah latihan: lakukan pendinginan (cool down) 10–20 menit dengan jalan santai 5–10 menit lalu stretching statis, tahan tiap posisi 20–30 detik dengan napas tenang.
  2. Hari pertama (0–24 jam): jaga hidrasi dan mulai perbanyak protein dari telur, ayam, ikan, susu, atau kacang-kacangan, plus makanan anti-inflamasi seperti salmon, oatmeal, yogurt, beri, jahe, dan sayuran hijau.
  3. Saat nyeri mulai muncul (24 jam): lakukan active recovery berupa jalan santai 10–20 menit, bersepeda ringan, atau yoga lembut untuk meningkatkan aliran darah tanpa menambah beban otot.
  4. Setelah nyeri terasa (24–48 jam): kompres air hangat 15–20 menit di area yang paling sakit menggunakan handuk hangat, heating pad, atau botol berisi air hangat; hindari kompres es karena lebih cocok untuk nyeri yang muncul langsung setelah cedera, bukan DOMS.
  5. Sekitar 48 jam: tambahkan sport massage ringan atau gunakan foam roller/massage gun pada paha, betis, bokong, atau lengan yang paling nyeri untuk meningkatkan sirkulasi dan membuang sisa metabolisme.

Salah satu kesalahan paling umum saat DOMS adalah berhenti bergerak dan beristirahat total sepanjang hari, padahal kamu dianjurkan tetap melakukan active recovery dengan intensitas rendah. Kesalahan kedua adalah mengompres dengan es ketika nyeri muncul terlambat; di fase DOMS, panas dari kompres hangat lebih efektif melancarkan aliran darah dan membuat otot lebih rileks. Jika mengikuti urutan di atas, efek DOMS seperti badan pegal dan otot nyeri biasanya akan lebih cepat berlalu dan tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari.

Mengatasi Pegal Otot Setelah Olahraga dalam 48 Jam

Nutrisi, Mineral, dan Tidur: Pondasi Pemulihan Nyeri Otot

Strategi fisik saja tidak cukup; pemulihan optimal memerlukan kombinasi teknik fisik dan asupan nutrisi yang tepat. Setelah olahraga yang memicu DOMS, otot membutuhkan bahan baku untuk memperbaiki kerusakan mikro. Protein menjadi pemain utama karena mendukung pembentukan serat otot baru, sehingga asupan dari telur, ayam, ikan, susu, dan kacang-kacangan dalam 1–2 hari setelah latihan sangat dianjurkan.

Tambahkan makanan anti-inflamasi seperti ikan berlemak, oatmeal, yogurt, buah beri, jahe, dan sayuran hijau untuk membantu mengurangi peradangan yang menjadi sumber nyeri. Hindari makanan olahan tinggi gula dan alkohol karena bisa memperparah peradangan dan memperlambat pemulihan. Perhatikan juga kecukupan mineral penting, terutama zat besi, karena kekurangannya dapat ditandai kulit pucat, kuku rapuh, rambut rontok, sudut bibir pecah-pecah, pusing, dan jantung berdebar. Kondisi ini akan membuat rasa lelah dan DOMS terasa lebih berat.

Selain nutrisi, tidur yang berkualitas adalah bagian dari cara mengatasi DOMS yang sering diremehkan. Selama tidur 7–9 jam per malam, tubuh memproduksi hormon pertumbuhan yang membantu regenerasi serat otot yang rusak. Tanpa tidur cukup, strategi recovery olahraga lain seperti kompres hangat atau sport massage tidak akan bekerja maksimal. Kamu boleh tetap berlatih, namun kurangi intensitas dan fokus dulu pada bagian tubuh yang tidak terlalu terdampak DOMS untuk memberi waktu pemulihan.

Mengatasi Pegal Otot Setelah Olahraga dalam 48 Jam

Ringkasan: Kapan Harus Waspada dan Apa yang Perlu Dijaga

Satu hal yang perlu kamu ingat: DOMS adalah kondisi normal setelah peningkatan beban latihan, dan biasanya reda dalam 48–72 jam bila kamu mengombinasikan pendinginan yang baik, active recovery, kompres hangat, sport massage, nutrisi seimbang, dan tidur cukup. Selama nyeri simetris, membaik dengan gerakan ringan, dan tidak disertai bengkak ekstrem atau nyeri menusuk tajam, kamu masih berada di jalur aman.

Yang perlu diwaspadai adalah bila pegal otot setelah olahraga disertai rasa sangat lemah, pusing, kulit tampak pucat, kuku rapuh, atau jantung berdebar karena ini bisa mengarah ke kekurangan zat besi. Dalam kondisi tersebut, konsultasi ke tenaga kesehatan dan penataan pola makan menjadi wajib, bukan opsional. Dengan memahami cara kerja DOMS dan menerapkan strategi recovery olahraga yang tepat, kamu bisa terus konsisten berlatih tanpa takut berhari-hari terkapar karena nyeri otot.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!