Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Jalan TMMD Tanaki Capai 29 Persen, Pengecoran Berlanjut

Jalan TMMD Tanaki Capai 29 Persen, Pengecoran Berlanjut
Minat|Asia Tenggara

Progres mencapai 29 persen

Jalan TMMD Tanaki adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 207 meter di Kampung Tanaki, Kecamatan Siau Barat Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, yang dikerjakan untuk memperbaiki akses warga. Pada Kamis, 29 Oktober 2026, proyek ini mencapai 29 persen, dengan pemasangan pondasi dan pengecoran sebagai pekerjaan yang sedang berlangsung. Capaian tersebut menunjukkan pekerjaan telah bergerak dari persiapan menuju pembentukan badan jalan, tetapi masih menyisakan sebagian besar tahapan. Karena itu, menjaga kesinambungan kerja lebih penting daripada sekadar mencatat angka progres. Bagi warga, nilai proyek ini terletak pada manfaat akses transportasi yang lebih baik dan aktivitas harian yang diharapkan berjalan lebih lancar. Progres jalan Sangihe ini memberi gambaran nyata tentang kemajuan di lapangan, sekaligus menegaskan perlunya kerja teratur agar sasaran fisik TMMD terus bergerak.

Jalan TMMD Tanaki Capai 29 Persen, Pengecoran Berlanjut

Apel pagi menjaga kesiapan dan ritme

Sebelum melanjutkan pekerjaan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe menggelar apel pagi. Langkah ini bukan seremoni tambahan: koordinasi sebelum bekerja membantu menyatukan kesiapan personel dan arah pelaksanaan di lapangan. Apel tersebut diikuti 45 personel gabungan, yakni 30 anggota TNI AD, 2 TNI AL, 2 TNI AU, 1 Polri, dan 10 warga. Seusai apel, personel bersiap memasang pondasi dan meneruskan pengecoran jalan rabat beton. Dengan membangun kebiasaan kerja yang terkoordinasi, Satgas berupaya menjaga ritme pekerjaan dan mendorong penyelesaian sasaran fisik. Keterlibatan lintas unsur juga membuat pekerjaan tidak hanya bertumpu pada tenaga militer, tetapi berjalan melalui kerja sama TNI, Polri, dan masyarakat. Inilah pendekatan yang paling masuk akal untuk mempertahankan kemajuan di proyek desa.

Gotong royong menjadi bagian dari pembangunan

Dalam laporan progres pada 29 Oktober, sebanyak 46 personel gabungan tercatat terlibat: 30 personel TNI AD, 2 TNI AL, 2 Polri, dan 10 warga. Rincian ini berbeda dari jumlah peserta apel pagi yang dilaporkan sebanyak 45 orang; keduanya merujuk pada kegiatan yang diberitakan, sehingga angka tersebut perlu dibaca sesuai konteks masing-masing. Di lapangan, peran Satgas bukan hanya mengerjakan pondasi dan pengecoran, tetapi juga menyatukan tenaga bersama warga. Dansatgas Letkol CZI Nazarudin, ST, MIP, menyebut kegiatan ini bukan hanya membangun jalan, melainkan juga mempererat kebersamaan dan menumbuhkan gotong royong. Sudut pandang itu penting: keterlibatan masyarakat membuat pembangunan terasa sebagai kerja bersama, bukan proyek yang berlangsung jauh dari kehidupan kampung.

Manfaat jalan menjadi ukuran keberhasilan

Dengan progres 29 persen, jalan TMMD Tanaki masih dalam proses dan capaian berikutnya akan bergantung pada keberlanjutan pemasangan pondasi serta pengecoran. Keterangan yang tersedia belum merinci jadwal penyelesaian, sehingga penilaian paling tepat saat ini bertumpu pada pekerjaan yang telah berjalan dan pola koordinasi Satgas. Apel pagi, kerja lintas unsur, dan gotong royong memberi landasan untuk menjaga ritme, sementara panjang jalan 207 meter menunjukkan sasaran fisik yang ditangani. Pada akhirnya, keberhasilan tidak cukup diukur dari angka kemajuan; manfaatnya harus terasa dalam akses transportasi dan kelancaran aktivitas warga. Upaya Kodim 1301 Sangihe patut dinilai dari konsistensi membawa pekerjaan itu maju hingga akses yang lebih baik benar-benar hadir bagi masyarakat Tanaki.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!