Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Jetour T1 dan T2 i-DM: DHT Hybrid yang Menggoyang Pasar SUV PHEV

Jetour T1 dan T2 i-DM: DHT Hybrid yang Menggoyang Pasar SUV PHEV
Minat|Memilih Kendaraan Energi Baru

DHT Hybrid + Citra Adventure: Mengapa Jetour T1 dan T2 Meledak di PHEV SUV

Jetour T1 i-DM dan T2 i-DM adalah SUV plug-in hybrid (PHEV) berteknologi i-DM dengan Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), serta motor listrik yang dirancang untuk memadukan konsumsi bahan bakar efisien, jarak tempuh panjang, dan karakter desain adventure sehingga menjawab kebutuhan pengguna yang ingin satu kendaraan untuk pemakaian harian sekaligus perjalanan jarak jauh dan aktivitas luar ruang.

Keberhasilan keduanya bukan kebetulan. Di ajang GIIAS, Jetour mencatat total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk seluruh lini produknya, dan 72 persen di antaranya disumbang oleh T2 i-DM dan T1 i-DM. Angka ini menegaskan bahwa pasar SUV hybrid sudah siap beralih dari sekadar hemat ke konsep PHEV SUV jangkauan jauh yang punya identitas gaya hidup. Konsumen yang jenuh dengan hybrid konvensional mencari kombinasi tampilan tangguh, efisiensi, dan fleksibilitas penggunaan; Jetour membaca celah ini secara agresif dan tepat.

Jetour T1 dan T2 i-DM: DHT Hybrid yang Menggoyang Pasar SUV PHEV

Jetour T2 i-DM: Spesifikasi DHT Hybrid yang Dirancang Serius untuk Petualang

Jetour T2 i-DM spesifikasi teknisnya jelas menunjukkan ambisi sebagai Adventure PHEV SUV, bukan sekadar SUV bertampang keras. Di jantung mekanis, ia memakai Dedicated Hybrid Engine ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima dengan efisiensi termal lebih dari 44,5 persen, dipadukan baterai CATL LFP 18,4 kWh dan transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission berkemampuan lebih dari 97,6 persen dalam menyalurkan tenaga. Sistem i-DM di T2 memakai dual motor listrik, satu motor sebagai pengisi daya internal dan satu motor langsung mengirim torsi ke roda, membuat respons akselerasi tangkas sekaligus menjaga konsumsi bahan bakar efisien.

Dimensi T2 kokoh: panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.875 mm, wheelbase 2.800 mm dan ground clearance 210 mm. Desain Boxy Adventure Design dengan proporsi three-box body dan garis atap lurus bukan gaya-gayaan; itu cara Jetour memaksimalkan ruang kabin dan bagasi hingga 1.494 liter ketika kursi baris kedua dilipat. Ditambah struktur Hardtop Cage Body Monocoque dengan 80% high-strength steel dan fitur Wading Radar yang bisa membaca kedalaman air sampai 700 mm, T2 jelas ditujukan untuk pemilik yang rutin keluar dari aspal, bukan hanya antar mal.

Jetour T1 dan T2 i-DM: DHT Hybrid yang Menggoyang Pasar SUV PHEV

T1 i-DM: PHEV SUV Jangkauan Panjang untuk Pengguna Harian yang Serius

Jika T2 adalah SUV buas untuk petualang hardcore, T1 i-DM tampil sebagai saudara yang lebih halus namun tetap ambisius dalam jangkauan dan efisiensi. T1 memakai basis mesin turbo 1.500 cc yang sama, tetapi racikan teknologi DHT hybrid berbeda: transmisi 1-Speed DHT dan single electric motor yang dirancang lembut untuk pemakaian harian. Konfigurasinya membuat karakter tenaga lebih linear dan tenang, cocok untuk lalu lintas padat dan perjalanan antarkota yang didominasi aspal. Klaim jarak tempuh gabungan hingga sekitar 1.200 km sekali isi penuh baterai dan bahan bakar menjadikan T1 salah satu PHEV SUV jangkauan terjauh di kelasnya.

Harga T1 i-DM yang diuji berada di kisaran Rp558 juta, sementara varian bensin turbo bermula dari sekitar Rp380 jutaan, menempatkannya sebagai pintu masuk menarik ke dunia PHEV SUV bagi pembeli yang sebelumnya hanya melihat hybrid sebagai produk mahal. Dengan dimensi sekitar 4,7 meter dan lebar 1.967 mm, T1 bahkan lebih lebar dari banyak MPV besar, sehingga kabin terasa lega. Ditambah fitur seperti panoramic sunroof, pelek 19 inci, kaca ganda dan ADAS, T1 memosisikan PHEV bukan lagi barang eksotis, melainkan opsi masuk akal bagi keluarga urban yang ingin konsumsi bahan bakar efisien tapi menolak berkompromi pada kenyamanan.

Jetour T1 dan T2 i-DM: DHT Hybrid yang Menggoyang Pasar SUV PHEV

Fitur V2L dan Jarak Tempuh 1.200 Km: PHEV SUV yang Mengubah Cara Kita Bertualang

Daya tarik Jetour T2 dan T1 bukan hanya angka konsumsi bahan bakar efisien di atas kertas, melainkan cara teknologi i-DM mengubah pengalaman di dunia nyata. Dengan kombinasi mesin bensin efisien, baterai 18,4 kWh, dan manajemen energi cerdas, sistem ini sanggup memberikan EV range hingga sekitar 90 km dan jarak gabungan lebih dari 1.200 km dalam satu kali isi baterai dan bahan bakar, sehingga kekhawatiran soal titik pengisian daya berkurang drastis. Untuk pengguna yang rutin menempuh rute antarkota atau lintas pulau, ini bukan sekadar angka, tapi kebebasan.

Lebih radikal lagi, fitur V2L kendaraan dengan output hingga 3,3 kW menjadikan mobil seperti power bank berjalan. Jetour memosisikan T2 sebagai Adventure PHEV SUV yang bisa menyuplai listrik untuk kegiatan berkemah, perangkat elektronik hingga peralatan kecil, bukan sekadar mengangkut penumpang. Di era di mana orang ingin SUV yang bisa menjadi basis gaya hidup outdoor, fitur seperti V2L jauh lebih relevan daripada sekadar lampu agresif atau body kit. Jetour jelas mengerti bahwa kelas petualang modern adalah kelas yang membawa laptop, drone, kompor listrik, dan butuh listrik, bukan hanya ground clearance tinggi.

Strategi Positioning: Jetour Mengguncang Hybrid Konvensional dengan Narasi Adventure

Tren pasar SUV petualang bergeser: konsumen tidak lagi puas dengan tampilan gagah; mereka ingin mobil yang hemat, nyaman, dan lebih ramah lingkungan. Di titik ini, banyak merek hybrid besar masih menjual narasi "hemat bensin" tanpa identitas gaya hidup yang jelas. Jetour memilih jalur berbeda, memosisikan T2 i-DM sebagai Adventure PHEV SUV dan T1 i-DM sebagai SUV PHEV harian yang tetap punya karakter petualang. Marketing Jetour secara terang menyebut konsep Adventure PHEV sebagai pembeda yang dicari konsumen otomotif masa kini, karena perpaduan karakter adventure, performa, efisiensi, dan fleksibilitas berkendara.

Pendekatan ini terbukti efektif. Penghargaan untuk T2 sebagai New Launch SUV pilihan media dan Most Driven Hybrid Passenger Car selaras dengan capaian 1.038 SPK dan kontribusi 72 persen dari duo PHEV tersebut. Menghadirkan T2 di Surabaya dengan label Adventure PHEV SUV dan harga Rp698 juta OTR menjadi langkah konsisten yang menegaskan positioning, bukan sekadar eksekusi pameran. Pada akhirnya, Jetour menunjukkan bahwa teknologi DHT hybrid canggih saja tidak cukup; kunci mengubah pasar adalah mengikat teknologi itu pada narasi yang emosional, relevan dengan gaya hidup, dan terasa masuk akal di dompet target pembelinya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!