Tiga Penghargaan yang Mengubah Cara Pandang terhadap SUV Hybrid
Jetour T2 i-DM GIIAS 2026 dan T1 i-DM adalah dua SUV hybrid PHEV terbaru yang memenangkan tiga penghargaan sekaligus berkat perpaduan desain berkarakter, teknologi i-DM hybrid yang efisien, dan citra adventure yang kuat, menjadikannya simbol bergesernya minat konsumen urban ke arah kendaraan ramah lingkungan berbodi tangguh. Jetour tidak sekadar ikut meramaikan segmen hybrid; tiga penghargaan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menunjukkan merek ini mulai membentuk standar baru untuk SUV plug-in hybrid di pasar lokal. Dua model, T2 i-DM dan T1 i-DM, mendapat perhatian karena mampu menjembatani kebutuhan mobilitas kota yang hemat dan keinginan tampil adventure. Ketika satu merek baru langsung mengantongi pengakuan media dan pengunjung, itu tanda bahwa lanskap SUV hybrid sedang bergeser lebih cepat daripada yang diperkirakan banyak orang.
T2 i-DM: Mobil Hybrid Paling Banyak Dijajal, Bukan Sekadar Hype
Fakta bahwa Jetour T2 i-DM menjadi mobil hybrid yang paling banyak dicoba pengunjung lewat sesi test drive adalah indikator kuat bahwa rasa penasaran terhadap PHEV kini berubah menjadi minat nyata. Gelar Most Driven Hybrid Passenger Car yang diraihnya lahir dari antrean panjang di area uji kendara, bukan dari kampanye pemasaran semata. Sebagai Adventure Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), T2 i-DM menggabungkan mesin bensin dan motor listrik melalui teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang dirancang untuk respons cepat dan efisiensi bahan bakar dalam satu paket. Menariknya, penghargaan kedua, New Launch SUV pilihan media, menegaskan bahwa impresi positif tidak hanya datang dari pengunjung awam, tetapi juga dari jurnalis yang terbiasa menguji banyak model dalam satu pameran. Dengan harga Rp 688.000.000 (OTR Jakarta) dan lima pilihan warna, termasuk Electroplated Green, T2 i-DM diposisikan sebagai SUV hybrid PHEV terbaru yang berani bermain di kelas lebih premium.

T1 i-DM: Urban Adventure yang Menjual Gaya dan Potensi Modifikasi
Jika T2 i-DM memenangkan hati lewat test drive, Jetour T1 i-DM Modification berwarna ungu menang lewat kepribadian. Dinobatkan sebagai Special Exhibit Car, versi modifikasi ini menunjukkan bagaimana SUV hybrid bisa tampil playful, modern, dan tetap membawa karakter adventure. Roof rack, bike carrier, dan sistem audio Venom V3N bukan sekadar aksesori; itu sinyal bahwa Jetour melihat mobil sebagai kanvas gaya hidup, bukan hanya alat transportasi. Di mata pengunjung urban, kombinasi teknologi i-DM hybrid dengan potensi personalisasi tinggi menjadikan T1 i-DM menarik karena bisa disesuaikan dengan hobi outdoor yang sedang naik daun. Strategi harga juga mendukung: T1 standar dilepas Rp 388.000.000, sementara T1 i-DM dibanderol Rp 538.000.000 (OTR Jakarta), memberi opsi jelas antara basis praktis dan varian hybrid yang lebih berkarakter.
Teknologi i-DM Hybrid dan Antusiasme Urban terhadap PHEV SUV
Kunci dari daya tarik Jetour T2 i-DM dan T1 i-DM adalah teknologi i-DM hybrid yang responsif dan terasa relevan dengan pola bergerak di kota besar. Intelligent Dual Mode mengizinkan mobil mengoptimalkan tenaga mesin bensin dan motor listrik sehingga pengemudi merasakan tenaga instan tanpa harus mengorbankan efisiensi. Antusiasme di area test drive, yang menjadi dasar penghargaan Most Driven Hybrid Passenger Car, memperlihatkan bahwa pengunjung ingin merasakan sendiri perbedaan karakter penggerak PHEV dibandingkan mesin konvensional. “Tiga penghargaan yang diraih Jetour di ajang GIIAS tahun ini menjadi pencapaian penting bagi kami,” ujar Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, seraya menegaskan bahwa kombinasi desain, teknologi i-DM, dan karakter adventure adalah formula yang mendapat validasi langsung dari media dan pengunjung. Pencapaian ini juga mengindikasikan bahwa SUV hybrid PHEV tidak lagi dianggap sebagai eksperimen, melainkan pilihan masuk akal bagi segmen urban yang ingin efisiensi tanpa kehilangan citra tangguh.
Kesimpulan: Jetour Menggunakan GIIAS sebagai Titik Tolak Serius di Segmen Hybrid
Tiga penghargaan mobil hybrid yang diborong Jetour lewat T2 i-DM dan T1 i-DM di GIIAS 2026 bukan sekadar trofi; ini adalah sinyal bahwa merek tersebut membaca kebutuhan pasar dengan cukup tepat. T2 i-DM muncul sebagai SUV hybrid PHEV terbaru yang memadukan performa adventure dan kenyamanan urban, sementara T1 i-DM menawarkan gaya, modifikasi, dan fleksibilitas untuk pemilik yang ingin mobilnya memantulkan identitas pribadi. Antusiasme pengunjung terhadap test drive dan area display menunjukkan daya tarik PHEV SUV di segmen urban yang semakin matang, lebih sadar emisi, tetapi tidak mau kompromi soal desain dan karakter. Ke depan, tantangannya adalah menjaga momentum ini dengan portofolio yang konsisten dan layanan purna jual yang solid. Namun, sebagai langkah awal, GIIAS 2026 memberi Jetour modal reputasi yang kuat untuk menancapkan posisi sebagai produsen SUV hybrid berjiwa petualang.





