Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Petualangan Geopark Mengubah Cara Siswa Memahami Bumi

Petualangan Geopark Mengubah Cara Siswa Memahami Bumi
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Geopark sebagai ruang belajar terbuka

Pembelajaran geopark adalah proses belajar di kawasan alam yang mengajak siswa memahami hubungan antara bentang geologi, kehidupan, sejarah, dan masyarakat melalui pengamatan langsung. Model ini lebih kuat daripada sekadar membawa kelas keluar sekolah: siswa perlu dibimbing untuk mengamati, bertanya, lalu menghubungkan temuannya dengan pelajaran dan tanggung jawab merawat lingkungan. Di Dieng, 30 siswa SMP di Kabupaten Banjarnegara mengikuti wisata edukasi dengan mengunjungi Kawah Sikidang, Kawah Candradimuka, Telaga Dringo, dan Kompleks Candi Arjuna. Kegiatan itu memberi isi nyata pada gagasan geopark pembelajaran siswa, sebab kawasan tersebut tidak hanya menawarkan pemandangan, tetapi juga geologi, keanekaragaman hayati, dan peninggalan budaya. Sejak ditetapkan sebagai Geopark Nasional pada Maret 2025, pengelola berfokus memperkenalkan kawasan kepada publik melalui program pendidikan, termasuk kunjungan lapangan. Pilihan ini tepat: kepedulian lebih mudah tumbuh ketika siswa mengenali apa yang perlu dijaga.

Petualangan Geopark Mengubah Cara Siswa Memahami Bumi

Membaca geologi, sejarah, dan ekosistem secara langsung

Di setiap lokasi, pemandu geowisata menjelaskan karakteristik geologi, aktivitas vulkanik, panas bumi, serta ekosistem khas dataran tinggi Dieng. Kawah Sikidang dan Kawah Candradimuka membantu siswa mengamati jejak aktivitas vulkanik; Telaga Dringo membuka pembahasan tentang lingkungan perairan, sementara Kompleks Candi Arjuna membawa pelajaran ke sejarah dan budaya. Perpaduan itu membuat wisata edukasi geologi lebih bermakna daripada kunjungan yang berhenti pada foto dan cerita singkat. Kawasan Geopark Nasional Dieng mencakup 23 geosite. Siswa juga dikenalkan pada potensi lokal seperti carica, purwaceng, dan domba Batur. Seorang peserta, Brilliant Fatimatuzzahra dari SMP Negeri 1 Karangkobar, menyatakan bahwa melihat objek secara langsung memudahkan pemahaman materi. Pengalaman semacam ini menunjukkan mengapa pembelajaran berbasis alam patut dirancang sebagai bagian terencana dari kurikulum, bukan hadiah sesekali. Agar pengetahuan meluas, peserta diharapkan membuat konten dari kunjungan dan membagikannya melalui media digital.

Proyek lingkungan mengubah pengetahuan menjadi tindakan

Di Purworejo, SMPN 15 menjalankan projek kokurikuler “Pelajar Penjaga Bumi” selama sepekan, 16–22 Oktober 2026, dengan menggandeng SMAN 1 Purworejo. Proyek ini berangkat dari tujuan yang praktis: memperdalam pemahaman isu lingkungan sekaligus melatih siswa memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan. Inilah contoh project-based learning alam yang membawa pembelajaran lingkungan sekolah keluar dari hafalan dan menuju kerja nyata. Pada 17 Oktober, Tim Adiwiyata SMA bersama siswa SMP mempraktikkan zero waste, budidaya jamur dan maggot, pembuatan komposter, serta produksi sabun sereh dan sabun eco-enzyme. Pada hari lain, siswa merancang media kampanye dan belajar membuat briket dari batok kelapa. Rangkaian materi juga membahas sampah plastik, kerusakan hutan, banjir, longsor, kekeringan, reboisasi, konservasi air dan energi, serta pemeliharaan ekosistem sungai. Kolaborasi lintas tingkat ini mempertemukan pengetahuan dan keterampilan praktis, sambil melatih kerja sama, pemecahan masalah, dan tanggung jawab atas tugas.

Petualangan Geopark Mengubah Cara Siswa Memahami Bumi

Dari pengalaman lapangan menuju kepedulian berkelanjutan

Kunjungan geopark dan proyek “Pelajar Penjaga Bumi” merupakan kegiatan berbeda, tetapi keduanya mengingatkan sekolah pada hal yang sama: pemahaman lingkungan perlu disertai pengalaman dan kesempatan bertindak. Catatan refleksi projek di SMPN 15 menunjukkan siswa merasa senang dan berkomitmen menjaga lingkungan melalui langkah kecil di sekitar mereka

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!