Apa Itu Fang Cheng Bao Ti 7 DM Long-Range dan Kenapa Penting?
Fang Cheng Bao Ti 7 DM Long-Range adalah varian plug-in hybrid (mobil hybrid DM) dari SUV Ti 7 yang mengandalkan baterai 50 kWh dan sistem hybrid 1.5T, dirancang sebagai kendaraan energi baru yang menggabungkan jangkauan listrik 315 km dengan fleksibilitas mesin bensin untuk menjawab kebutuhan pengguna urban dan perjalanan jarak jauh.
Peluncuran Long-Range Edition ini bukan sekadar tambahan varian; ia adalah pernyataan bahwa jarak tempuh listrik kini menjadi medan utama persaingan PHEV. Peningkatan kapasitas baterai dari 35,6 kWh menjadi 50 kWh langsung mengangkat jangkauan listrik murni Fang Cheng Bao Ti 7 menjadi 315 km dan 300 km, jauh di atas model sebelumnya yang hanya 135–200 km. Dengan kata lain, Ti 7 DM Long-Range menggeser ekspektasi: PHEV tidak lagi sekadar “penjembatan” menuju EV penuh, tetapi cukup mandiri untuk dipakai harian dalam mode elektrik tanpa rasa cemas.
Dalam konteks kendaraan energi baru, langkah ini adalah upgrade strategis. Pengguna mendapatkan pengalaman layaknya EV untuk rutinitas kota, sementara mesin bensin tetap siap ketika perjalanan memanjang. Kombinasi inilah yang membuat Ti 7 DM Long-Range menarik bagi mereka yang ingin beralih ke mobil listrik, namun belum siap bergantung penuh pada infrastruktur charging.

Baterai 50 kWh dan Jangkauan 315 km: Lompatan Jarak Tempuh yang Nyata
Nilai jual utama Fang Cheng Bao Ti 7 Long-Range ada pada baterai 50 kWh dan klaim jangkauan 315 km dalam mode listrik murni (CLTC). Varian baru ini menaikkan kapasitas dari 35,6 kWh dan secara praktis menggandakan bahkan melampaui jarak tempuh varian lama yang hanya 135 km, 190 km, dan 200 km. Ini bukan peningkatan kosmetik, tetapi lompatan teknis yang mengubah cara PHEV digunakan sehari-hari.
Dengan jangkauan 315 km untuk varian 2WD dan 300 km untuk 4WD, banyak pengguna urban akan bisa menjalani beberapa hari aktivitas tanpa menyentuh pompa bensin. PHEV yang sebelumnya sering dipakai layaknya mobil bensin plus bonus listrik, kini bergeser menjadi EV harian dengan “asuransi” bensin di belakang. Kutipan yang layak digarisbawahi: “Peningkatan dari 135–200 km menjadi 300–315 km merupakan lompatan yang substansial dan berpotensi mengubah preferensi konsumen.”
Keuntungan lain datang dari kemampuan pengisian daya yang meningkat. Daya charging naik dari 73 kW menjadi 158 kW, sehingga fast charging 30–80% kini hanya butuh sekitar 13,9 menit, 20 persen lebih cepat daripada sebelumnya. Bagi pengguna, kombinasi jangkauan 315 km dan pengisian singkat ini mengurangi dua kekhawatiran klasik EV: jarak dan waktu charging.
Teknologi Hybrid DM: Fleksibilitas antara Kota dan Jarak Jauh
Di balik angka jangkauan, teknologi hybrid DM pada Fang Cheng Bao Ti 7 menjadi tulang punggung fleksibilitasnya. Sistem plug-in hybrid 1.5T dengan mesin bertenaga 115 kW dipadukan dengan motor listrik tunggal 200 kW atau ganda 360 kW. Varian motor ganda bahkan mencatat akselerasi 0–100 km/jam dalam 4,5 detik, sesuatu yang jarang ditemui pada SUV PHEV yang berfokus pada efisiensi.
Di kota, mobil hybrid DM ini bisa dioperasikan hampir eksklusif dalam mode listrik, memaksimalkan baterai 50 kWh dan jangkauan 315 km. Untuk perjalanan jarak jauh, mesin bensin 1.5T mengambil alih peran sebagai penjamin kelangsungan perjalanan tanpa perlu berburu charger. Fleksibilitas ini membuat Ti 7 DM Long-Range terasa seperti kompromi yang cerdas: hemat dan senyap di perkotaan, namun tetap siap digeber di tol atau rute menanjak tanpa range anxiety.
Pengalaman berkendara juga ditopang sasis yang cukup serius: suspensi depan double-wishbone dan belakang five-link, plus sistem DiSus-C intelligent damping body control dan DiSus pre-view system. Pengaturan ini mengisyaratkan bahwa Fang Cheng Bao tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga stabilitas dan kenyamanan, penting bagi SUV yang digadang-gadang menyasar pemakai urban premium dan keluarga yang gemar bepergian jauh.
Desain, Interior, dan Positioning Harga: Hybrid Urban yang “Serius”
Secara desain, Fang Cheng Bao Ti 7 mempertahankan gaya boxy dengan atap melayang dan grille tertutup, lengkap dengan lampu utama bertingkat dan logo menyala. Pilihan warna baru “Cloud Night Purple” menegaskan bahwa ini SUV yang ingin tampil beda, bukan sekadar “EV generik”. Dimensi 4.999 mm x 1.995 mm x 1.865 mm dengan wheelbase 2.920 mm menempatkannya di kelas SUV besar, didukung frunk 201 liter dan fitur-fitur off-road ringan lewat sudut approach 24 derajat dan departure 25 derajat.
Di dalam, Ti 7 DM Long-Range terasa seperti lounge berjalan. Layar 15,6 inci, cluster 10,25 inci, W-HUD 26 inci, dan opsi dua BYD Pad 13 inci untuk penumpang belakang memperlihatkan fokus pada pengalaman digital. Kursi berarsitektur empat lapis Soufflé dengan pemanas, ventilasi, bahkan pijat opsional, plus sistem audio Devialet 20 speaker dan kulkas 4,5 liter, menjadikannya lebih dekat ke SUV premium dibanding sekadar PHEV “ekonomis”.
Dari sisi posisi harga, kedua varian Ti 7 DM Long-Range ditempatkan di segmen hybrid mid-range tanpa menyebut angka dalam rupiah, dengan selisih sekitar satu tingkat trim antara 2WD Max dan 4WD Ultra. Pengguna yang mencari nilai fungsional akan tertarik pada 2WD dengan jangkauan 315 km, sementara mereka yang mengutamakan performa dan traksi bisa memilih 4WD Ultra. Di segmen mobil hybrid DM urban, kombinasi fitur mewah, jangkauan listrik panjang, dan harga menengah menjadikan Ti 7 DM Long-Range sebuah penawaran yang agresif.
Dampak ke Pasar Kendaraan Energi Baru dan Ke Mana Arah Ti 7
Peluncuran Fang Cheng Bao Ti 7 DM Long-Range mengirim sinyal jelas: persaingan PHEV memasuki fase baru, di mana jangkauan listrik bukan lagi bonus, tetapi faktor utama keputusan beli. Dengan kombinasi baterai lebih besar, fitur lengkap, dan harga yang tetap di kisaran mid-range, varian ini diposisikan untuk memperkuat dominasi brand di pasar kendaraan energi baru.
Penjualan Fang Cheng Bao yang menembus lebih dari 41 ribu unit per bulan, dengan Ti 7 menyumbang sekitar setengahnya, menunjukkan bahwa strategi fokus pada SUV PHEV premium berhasil. Kehadiran Ti 9 sebagai SUV PHEV 6 kursi dengan jarak tempuh 310 km dan model Formula S dengan jangkauan hingga 900 km memperlihatkan bahwa lini produk kendaraan energi baru mereka terus mengembang. Ti 7 DM Long-Range menjadi tulang punggung, bukan eksperimen pinggiran.
Bagi konsumen, dampak praktisnya jelas: lebih banyak pilihan mobil hybrid DM yang memberikan rasa aman jarak jauh tanpa mengorbankan pengalaman EV di kota. Untuk pasar, kehadiran PHEV dengan jangkauan 315 km memaksa kompetitor mengejar, mempercepat transisi ke kendaraan energi baru yang lebih layak pakai sehari-hari. Kesimpulannya, Ti 7 DM Long-Range adalah langkah evolutif yang terasa seperti revolusi kecil di segmen hybrid urban: jarak EV panjang, charging cepat, dan bensin yang perlahan bergeser menjadi “backup plan”, bukan lagi pemeran utama.






