Varian Long-Range yang Menyerang Kelemahan Utama iCAR V27
Chery iCAR V27 Long-Range adalah SUV bergaya boxy dengan sistem Extended Range Electric Vehicle (EREV) yang kini mengandalkan baterai CATL 51,2 kWh lithium iron phosphate, meningkatkan jarak tempuh listrik murni hingga 300 km berdasarkan standar CLTC dan menawarkan kombinasi tenaga 449 hp untuk menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan fleksibilitas jarak tempuh tanpa sepenuhnya bergantung pada mesin bensin. Inti pembaruan V27 Long-Range jelas: Chery berusaha mengatasi kelemahan utama generasi sebelumnya, yakni jarak tempuh listrik yang terbatas dan rasa waswas kehabisan daya. Peluncuran varian ini tidak muncul di ruang hampa; spesifikasi teknis dibuka menjelang debut resmi pada akhir September, dengan jadwal peluncuran pada 30 September. Kehadiran baterai lebih besar dan peningkatan fitur pengisian daya adalah strategi ofensif untuk mengembalikan daya tarik V27 di segmen SUV hybrid ekonomis yang kompetitif. Dari sudut pandang konsumen, V27 Long-Range adalah upaya eksplisit untuk membuat pengalaman berkendara listrik terasa lebih praktis dan kurang kompromistis.

Baterai CATL 51,2 kWh: Lompatan Kapasitas yang Mengubah Cara Dipakai
Pusat perhatian varian Long-Range adalah baterai CATL 51,2 kWh berjenis lithium iron phosphate (LFP). Kapasitas ini melonjak sekitar 49,3 persen dibanding paket 34,3 kWh di V27 sebelumnya. Kutipan penting untuk memahami skala perubahan ini: “Peningkatan tersebut cukup signifikan karena kapasitas baterai sebelumnya hanya 34,3 kWh, sehingga paket baru tumbuh sekitar 49,3 persen.” Dampaknya terasa langsung pada penggunaan sehari-hari. Dengan baterai baru, V27 Long-Range mampu menempuh jarak tempuh 300 km dalam pengujian CLTC, atau sekitar 215 km berdasarkan estimasi WLTP. Ini berarti tambahan 90–100 km dibanding varian terdahulu yang hanya menawarkan 200–210 km CLTC. Secara praktis, pemilik dapat memakai mobil lebih lama dalam mode listrik murni sebelum mesin bensin bekerja sebagai generator. Bagi pengguna yang banyak berkendara di kota, peningkatan ini menggeser iCAR V27 dari sekadar hybrid kompromi menjadi mobil hybrid ekonomis yang jarang perlu masuk ke SPBU dalam perjalanan harian.
Jarak Tempuh 300 Km dan Fast Charging 17 Menit: Waktu adalah Energi
Angka jarak tempuh 300 km CLTC bukan sekadar statistik di brosur; ia mengubah cara pemilik merencanakan perjalanan. Sebelumnya, jarak 200–210 km CLTC membuat pemilik sering mempertimbangkan kapan mesin bensin harus aktif. Tambahan 90–100 km memberi ruang lebih leluasa: banyak rute harian atau bahkan antar kota jarak pendek bisa ditempuh tanpa menyentuh bensin sama sekali. Chery tidak berhenti di kapasitas baterai. Pengisian cepat DC dari 30 hingga 80 persen hanya memakan waktu sekitar 17 menit. Dalam praktik, ini berarti satu sesi kopi singkat di rest area sudah cukup untuk mengembalikan sebagian besar jarak listrik. Fitur vehicle-to-load (V2L) juga naik dari 3,3 kW menjadi 6 kW, sehingga mobil dapat menyuplai listrik ke perangkat eksternal dengan daya dua kali lipat. Untuk pemilik yang gemar camping, bekerja mobile, atau sering berada di lokasi tanpa colokan listrik stabil, V27 Long-Range berubah dari sekadar kendaraan menjadi sumber daya bergerak yang fungsinya terasa di luar jalan raya.
Sistem EREV 449 hp: Tenaga Besar, Mesin Bensin Hanya Jadi Generator
Konfigurasi sistem EREV Chery di iCAR V27 Long-Range tetap agresif: dua motor listrik dengan penggerak semua roda (AWD) menghasilkan tenaga total 335 kW atau sekitar 449 hp. Penting dicatat, mesin bensin turbo 1,5 liter tidak menggerakkan roda. Perannya murni sebagai generator yang memasok listrik ketika baterai menurun. Chery menyebut efisiensi termal puncak mesin tersebut mencapai 45,79 persen dengan kemampuan pembangkitan listrik 3,71 kWh per liter bahan bakar. Angka ini menunjukkan orientasi yang sangat jelas: setiap tetes bensin dikonversi semaksimal mungkin menjadi energi listrik, bukan sekadar tenaga mekanis. Dibandingkan lini V27 lain yang punya opsi penggerak roda belakang 185 kW dan versi AWD 335 kW, kombinasi EREV Long-Range menambah dimensi jarak berkendara total hingga sekitar 1.230 km CLTC pada sistem yang sudah ada. Secara filosofis, V27 Long-Range mengajak pengguna memikirkan ulang “hybrid”: bensin bukan lagi penopang utama, melainkan asuransi energi yang jarang disentuh kecuali saat jarak tempuh jauh.
Dimensi, Teknologi Kabin, dan Posisi Pasar: SUV Boxy untuk Fleksibilitas Jarak
Secara fisik, iCAR V27 Long-Range tetap mempertahankan dimensi menengah-besar: panjang 4.909 mm atau 5.055 mm dengan roda cadangan belakang, lebar 1.976 mm, tinggi 1.894 mm, dan jarak sumbu roda 2.910 mm. Desain boxy dipadukan dengan kemampuan medan nonaspal seperti approach angle 24 derajat, departure angle 23 derajat, kemampuan menerjang air hingga 600 mm, serta kekakuan torsional bodi 32.186 Nm per derajat. Ini bukan hanya SUV gaya, tetapi alat yang cukup serius untuk petualangan. Di dalam, prosesor Snapdragon 8295P dengan kemampuan komputasi AI 30 TOPS mendukung sistem infotainment dan asisten suara berbasis model AI DeepSeek. Varian Falcon 700 bahkan mendapat LiDAR di atap dan chip Journey 6P 560 TOPS untuk fitur bantuan berkendara canggih. Namun konteks pasarnya menegangkan: peluncuran Long-Range terjadi saat penjualan V27 menurun. Persaingan SUV hybrid bergaya boxy membuat kombinasi jarak listrik, kemampuan medan berat, dan teknologi kabin menjadi penentu. Di sinilah posisi V27 Long-Range sebagai mobil hybrid ekonomis dengan fleksibilitas jarak tempuh terasa logis: ia menawarkan tenaga besar dan jarak listrik panjang, tetapi tetap memberi “jaring pengaman” berupa mesin bensin yang efisien untuk perjalanan ekstra jauh.






