Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Mal ke Mal Wellness Hub: Sira Village dan Lahirnya Komunitas Wellness

Dari Mal ke Mal Wellness Hub: Sira Village dan Lahirnya Komunitas Wellness
Minat|Yoga & Pilates

Mal Wellness Hub: Ketika Belanja Bertemu Pilates dan Kepedulian

Mal wellness hub adalah transformasi pusat perbelanjaan menjadi ruang hidup yang menggabungkan belanja, aktivitas kebugaran, dan kegiatan sosial, sehingga pengunjung tidak hanya mengonsumsi produk, tetapi juga membangun kesehatan fisik, kesejahteraan mental, dan ikatan komunitas secara berkelanjutan dalam satu ekosistem terintegrasi. Di KEK Kura-Kura Bali, Sira Village Grand Outlet Bali adalah contoh paling konkret: destinasi outlet shopping pertama di kawasan tersebut yang sengaja memperluas peran dari mal konvensional menjadi ruang aktivitas bermanfaat bagi komunitas. Pilihan ini bukan kosmetik; ini adalah pergeseran paradigma. Alih-alih menunggu pengunjung datang untuk berbelanja, Sira Village menghadirkan alasan baru untuk hadir: berolahraga, terhubung, dan berkontribusi pada gerakan sosial. Inilah titik temu antara konsumsi dan kepedulian yang seharusnya kita tuntut dari lebih banyak pusat belanja.

Dari Mal ke Mal Wellness Hub: Sira Village dan Lahirnya Komunitas Wellness

Pilates Komunitas Bali: Olahraga yang Menyalurkan Donasi

Program Pilates for Charity yang digelar di area Sunset Mandala Sira Village menunjukkan bagaimana Pilates komunitas Bali bisa menjadi jembatan antara kebugaran dan solidaritas sosial. Acara ini menjaring sekitar 46 peserta yang masing-masing membayar tiket seharga Rp75.000, dengan 100 persen hasil penjualan tiket dan donasi disalurkan sepenuhnya untuk bantuan medis. Ini bukan sekadar kelas Pilates; ini adalah olahraga sosial kemanusiaan yang konkret dan terukur. Dana tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk peralatan medis, mulai dari nebulizer untuk Puskesmas Tuanggeo hingga alat tes glukosa dan perlengkapan ibu dan bayi untuk sejumlah fasilitas kesehatan di Nusa Tenggara Timur. Di sini, gerakan tubuh di atas mat Pilates beresonansi langsung dengan napas pasien di ruang perawatan. Itulah makna baru olahraga ketika ditempatkan di mal wellness hub.

Dari Video Bencana ke Gerakan Kolektif di KEK

Yang membuat kisah ini kuat adalah latar belakangnya. Co-founder Kelas Rawat Diri, Maryni Manga (Rini), tergerak oleh video operasi medis di tenda karena keterbatasan fasilitas di Nusa Tenggara Timur setelah bencana gempa bumi. Alih-alih pasif, mereka mengubah keprihatinan menjadi inisiatif: mengadakan kelas Pilates di mal, lalu menyalurkan seluruh hasilnya sebagai donasi medis. “Video dari Rumah Sakit Aeramo di Nagekeo itu sangat menggugah tim kami, kami merasa tidak perlu harus berangkat ke sana jika kami bisa berbuat sesuatu dari sini,” kata Rini. Ini adalah pelajaran penting: ketika kawasan ekonomi khusus menyediakan ruang, komunitas akan menemukan cara untuk mengisi ruang itu dengan empati dan aksi nyata.

KEK Kura-Kura Bali: Longevity Sebagai Visi, Bukan Slogan

Kunci dari transformasi ini adalah cara KEK Kura-Kura Bali memaknai pengembangan kawasan. Salah satu pilar utama mereka adalah Longevity, yaitu komitmen untuk menciptakan ekosistem yang mendukung kesehatan fisik dan mental serta kualitas hidup jangka panjang. Sira Village dirancang sejak awal bukan sekadar sebagai pusat perbelanjaan bertaraf global, melainkan sebagai ruang hidup yang membawa manfaat dan menjadi wadah bertemunya berbagai inisiatif baik. Kepala Departemen Komunikasi KEK menegaskan bahwa integrasi antara gaya hidup, kebugaran, dan aksi kemanusiaan adalah bentuk pemberdayaan masyarakat. Dengan kata lain, kawasan ekonomi khusus di sini bukan hanya soal investasi dan pariwisata, tetapi juga tentang menumbuhkan mal wellness hub yang merangkul olahraga, budaya, dan kepedulian sosial secara bersamaan.

Masa Depan Mal: Ruang Kelas Wellness, Komunitas, dan UMKM

Pengalaman di Sira Village memberi sinyal arah baru bagi studio dan mal modern: menyediakan ruang khusus untuk kelas wellness yang accessible bagi komunitas lokal bukan lagi tambahan, tetapi kebutuhan. Sira Village membuka pintu bagi kegiatan lari, peragaan busana, hingga Pilates for Charity, dan disambut hangat oleh komunitas, pelatih sukarelawan, tenant, hingga pelaku usaha perawatan diri. Harapannya, tempat ini tidak hanya menjadi panggung bagi produk global maupun UMKM lokal, tetapi juga ruang di mana kepedulian sosial dan budaya dapat tumbuh. Jika tren ini berlanjut, mal akan berevolusi dari simbol konsumsi menjadi mal wellness hub yang memadukan wisata, gaya hidup sehat, dan olahraga sosial kemanusiaan. Pertanyaannya sekarang: apakah pengembang lain berani menyalin formula ini, atau tetap terjebak dalam model lama yang hanya menjual barang tanpa menawarkan makna?

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!