KuybeliKuybeli

Lambheu Cup I Pecah! Drama Adu Penalti & Hadiah Puluhan Juta di Banda Raya

Lambheu Cup I Pecah! Drama Adu Penalti & Hadiah Puluhan Juta di Banda Raya
Minat|Sepak Bola

Final Lambheu Cup I yang Bikin Lapangan Lam Ara Penuh Sorak

Banda Aceh – Suasana Lapangan KDC Gampong Lam Ara, Kecamatan Banda Raya, benar-benar memanas saat partai final turnamen sepak bola Lambheu Cup I digelar pada Minggu (20/07/2025).

Camat Banda Raya, Rahmat Kadafi, hadir langsung menyaksikan jalannya laga penentuan juara dan ikut merasakan euforia pecinta sepak bola lokal.

32 Klub, Sistem Gugur, Hadiah Total Rp32 Juta

Dalam sambutannya, Kadafi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan sponsor yang sudah bekerja keras hingga turnamen ini bisa berjalan sukses.

Ia menjelaskan bahwa Lambheu Cup I diikuti 32 klub dari wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh dengan format sistem gugur, sehingga setiap pertandingan benar-benar menentukan hidup-mati perjalanan tim.

Tidak hanya gengsi, turnamen ini juga menawarkan total hadiah mencapai Rp32 juta, yang membuat persaingan semakin sengit dan penuh motivasi.

Misi Besar di Balik Lambheu Cup I

Di balik hiruk pikuk pertandingan, turnamen ini punya misi yang tidak kalah penting.

Beberapa tujuan utama digelarnya Lambheu Cup I adalah:

  • Mempererat silaturahmi antar klub dan komunitas sepak bola di Aceh Besar dan Banda Aceh

  • Menjaring bibit pesepak bola berbakat yang bisa bersinar di level lebih tinggi

  • Mendorong kemajuan sepak bola lokal, khususnya di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar

Dengan adanya ajang seperti ini, sepak bola bukan hanya hiburan, tapi juga menjadi ruang pembinaan dan pengembangan talenta muda.

Final Dramatis: Persalam Lamcot Juara Lewat Adu Penalti

Partai puncak mempertemukan Persalam Lamcot (Aceh Besar) melawan Opel Lam Ara.

Setelah pertarungan ketat, laga harus dituntaskan lewat adu penalti yang menegangkan. Di momen krusial itu, Persalam Lamcot tampil lebih tenang dan akhirnya menang dengan skor 5-3.

Sebagai kampiun, Persalam Lamcot berhak mengantongi hadiah Rp13 juta.

Sementara itu:

  • Juara kedua: Opel Lam Ara dengan hadiah Rp10 juta

  • Juara ketiga: Dua tim berbagi posisi dengan hadiah Rp4 juta untuk masing-masing klub

Tak hanya tim, pemain individu pun mendapat sorotan. Pemain terbaik dan top skor juga diberikan penghargaan khusus berupa uang tunai Rp500 ribu untuk masing-masing kategori.

Harapan: Jadi Agenda Tahunan Pecinta Bola Banda Raya

Kadafi menyampaikan harapannya agar turnamen seperti ini tidak berhenti di edisi pertama saja.

Ia ingin Lambheu Cup bisa menjadi agenda tahunan yang rutin digelar di Banda Raya, sehingga pembinaan sepak bola di tingkat lokal terus hidup dan berkembang.

Dengan dukungan masyarakat, klub-klub lokal, serta pihak sponsor, turnamen semacam ini bisa menjadi laboratorium talenta sekaligus ajang pemersatu warga.

Lambheu Cup I sudah menutup tirai dengan cerita manis. Tinggal satu pertanyaan tersisa: siapa yang siap rebut tahta di edisi berikutnya?

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!