Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Tiga Daerah Raih Penghargaan Posyandu, Ini Penerima dan Capaian Mereka

Tiga Daerah Raih Penghargaan Posyandu, Ini Penerima dan Capaian Mereka
Minat|Produk Rekomendasi untuk Ibu dan Bayi

Penghargaan untuk penguatan layanan Posyandu

Penghargaan Posyandu adalah bentuk apresiasi tingkat provinsi kepada tim pembina, kecamatan, dan kelembagaan Posyandu atas capaian yang dinilai dalam penyelenggaraan Posyandu. Pada ajang Apresiasi Posyandu Jawa Tengah 2026, Solo dan Jepara masing-masing membawa pulang tiga penghargaan, tetapi susunan penerima serta peringkatnya berbeda. Penghargaan diserahkan pada Senin, 2 November 2026, dalam rangkaian kegiatan koordinasi tingkat provinsi. Bagi warga, capaian semacam ini penting bukan semata sebagai daftar juara: arah pengembangan Posyandu dapat berdampak pada seberapa mudah masyarakat mengakses layanan dasar. Namun, daftar penghargaan tidak dengan sendirinya menjelaskan mutu layanan di setiap lokasi, sehingga perbandingan paling tepat berangkat dari kategori dan peringkat yang diumumkan, bukan dugaan tentang alasan penilaiannya.

Tiga Daerah Raih Penghargaan Posyandu, Ini Penerima dan Capaian Mereka

Solo meraih juara pertama di dua kategori

TP Posyandu Solo meraih Juara I Apresiasi TP Posyandu tingkat Jawa Tengah. Dua penghargaan lainnya diberikan kepada Kecamatan Banjarsari, yang menjadi Juara I Posyandu Kecamatan (Kota) Terbaik, serta Posyandu RW 6 Kelurahan Sumber di Banjarsari, yang meraih Juara II Kelembagaan Posyandu Kelurahan Terbaik. Dengan demikian, tiga capaian Solo mencakup tingkat kota, kecamatan, dan kelembagaan di tingkat kelurahan—bukan tiga penghargaan untuk satu penerima. Ketua TP Posyandu Kota Solo, Venessa Respati, menerima penghargaan itu dalam rapat koordinasi TP Posyandu kabupaten dan kota se-Jawa Tengah pada 2 November 2026. Keragaman tingkat penerima membuat hasil Solo menonjol sebagai catatan capaian lintas jenjang, meski peringkat dan kategori tetap perlu dibaca satu per satu.

Konteks layanan ikut memberi makna pada capaian tersebut. Posyandu Plus 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Solo dikembangkan sebagai layanan dasar yang tidak berhenti pada kesehatan, tetapi mencakup pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial. Pemkot Solo menyebut program itu sebagai upaya memperluas jangkauan layanan dan membantu warga mengakses berbagai layanan pemerintah melalui kader Posyandu. Venessa menyampaikan, “Semoga pencapaian ini menjadi semangat dan motivasi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.” Arah berikutnya, menurut informasi yang disampaikan, ialah meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kelembagaan, dan mengoptimalkan pelaksanaan Posyandu Plus 6 SPM.

Jepara juga membawa pulang tiga penghargaan

Posyandu Jepara memperoleh tiga penghargaan dengan komposisi berbeda. TP Posyandu Kabupaten Jepara meraih Juara III kategori TP Posyandu Kabupaten Terbaik tingkat Jawa Tengah. Kecamatan Keling mendapat Juara Harapan II untuk kategori Pembina Posyandu Kecamatan Terbaik, sedangkan Posyandu Ananda 2 Pengkol meraih Juara Harapan II kategori Kelembagaan Posyandu Kelurahan Terbaik. Ketua TP Posyandu Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso Utomo, menerima penghargaan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada 2 November 2026. Penilaian tingkat provinsi telah berlangsung sejak Juni 2026. Seperti pada capaian Solo, tiga penerima Jepara berada pada jenjang kelembagaan berbeda; namun, peringkatnya tidak sama dan kategori kabupaten Jepara secara khusus tercatat sebagai Juara III.

Membandingkan capaian tanpa menebak penilaian

Perbandingan paling jelas ada pada tingkat dan hasil yang tercantum. Solo mendapat Juara I untuk TP tingkat kota dan kategori Posyandu kecamatan terbaik, serta Juara II untuk kelembagaan Posyandu kelurahan. Jepara meraih Juara III untuk TP tingkat kabupaten, sementara kecamatan dan Posyandu kelurahannya sama-sama memperoleh Juara Harapan II. Jadi, kedua daerah sama-sama mencatat tiga penghargaan, tetapi tidak pada kategori yang seluruhnya serupa atau dengan peringkat setara. Informasi yang tersedia tidak merinci dasar penilaian setiap penerima; karena itu, tidak tepat menganggap satu daerah unggul karena alasan tertentu yang tidak diumumkan. Rapat koordinasi provinsi menjadi ruang untuk memperkuat kelembagaan dan kualitas penyelenggaraan, termasuk melalui diskusi penerapan 6 SPM dan pemaparan praktik baik. Pada akhirnya, nilai penghargaan ini akan lebih terasa bagi warga bila diikuti layanan dasar yang mudah dijangkau dan terus ditingkatkan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!