Sambernyawa Tour: Sehari Rasa Pemain Profesional
Tim futsal SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo baru saja mendapat pengalaman yang sulit dilupakan.
Sebanyak 22 murid diajak mengikuti Sambernyawa Experience Tour bersama Persis Solo yang digelar di Stadion Manahan pada Sabtu, 13 September 2025.
Bukan sekadar jalan-jalan, kegiatan ini jadi ajang belajar langsung tentang bagaimana sebuah pertandingan sepak bola profesional dipersiapkan dari belakang layar.
Dari Penonton Tribun Jadi Tamu Istimewa
Koordinator pelaksana yang juga guru PJOK, Fadlil Azhim, menjelaskan bahwa agenda ini membuka wawasan baru untuk para pemain cilik futsal SD Muhammadiyah PK.
Biasanya mereka hanya menyaksikan pertandingan dari tribun, kali ini mereka bisa masuk ke area-area penting yang biasanya tertutup untuk penonton umum.
Mereka diajak melihat langsung:
Ruang ganti pemain Persis Solo
Area konferensi pers
Hamparan rumput hijau Stadion Manahan
Persis Store dengan berbagai merchandise resmi
Kegiatan ini juga dirancang untuk membakar semangat juang tim futsal sekolah agar semakin termotivasi berlatih dan berprestasi.
Naik Bus Resmi, Disambut Maskot Klub
Tepat pukul 08.00 WIB, bus resmi Persis Solo sudah terparkir rapi di halaman sekolah, siap mengantar rombongan ke Stadion Manahan.
Setibanya di stadion, para murid langsung disambut oleh Juna the Mascot, maskot resmi Persis Solo yang terinspirasi dari burung alap-alap.
Sebelum memasuki agenda utama, rombongan diajak:
Berfoto bersama di depan ruang ganti atlet (athlete locker room)
Mengenakan jersey Persis Solo selama rangkaian kegiatan
Momen-momen ini membuat para murid benar-benar merasa seperti pemain profesional yang siap bertanding.
Belajar Taktik dan Teknik di Atas Rumput Manahan
Memasuki acara inti, para pemain cilik futsal ini mengikuti sesi pemanasan dan latihan singkat bersama pelatih Persis Solo.
Mereka dikenalkan berbagai teknik dasar dan lanjutan dalam sepak bola, seperti:
Cara mengontrol bola dengan baik
Cara menciptakan peluang gol
Cara melewati lawan
Faktor-faktor penting penentu keberhasilan sebuah tim
Setelah itu, rombongan dibariskan dengan tertib untuk memasuki lapangan utama Stadion Manahan.
Di momen spesial ini, tim videografer dan fotografer Persis Solo turut mengabadikan setiap detail aktivitas mereka di lapangan.
Menyusuri Area-Area Eksklusif di Stadion
Tidak hanya merasakan atmosfer bermain di lapangan utama, para murid juga mendapat kesempatan duduk di bench pemain, tempat biasanya para pemain cadangan menunggu giliran turun ke lapangan.
Mereka juga berfoto di depan board Sambernyawa Experience Tour, layaknya pemain yang baru saja menyelesaikan pertandingan besar.
Tur berlanjut ke:
Ruang konferensi pers (press conference room)
Di ruangan ini, para murid dijelaskan fungsinya, antara lain:
Konferensi pers setelah pertandingan
Acara peluncuran dan pengumuman penting klub
Rapat internal
Media komunikasi resmi klub dengan publik
Di sinilah mereka belajar bahwa sepak bola bukan hanya soal 90 menit di lapangan, tetapi juga manajemen komunikasi dan profesionalisme di luar pertandingan.
Suara Hati Pemain Cilik di Stadion Legendaris
Salah satu murid kelas V, Rizky Rajendra Aji, mengaku sangat terkesan bisa ikut langsung experience tour bersama Persis Solo.
Ia bercerita bahwa ini adalah pertama kalinya ia menginjak rumput Stadion Manahan.
Biasanya, ia hanya duduk di tribun penonton saat menyaksikan pertandingan secara langsung.
Baginya, bisa melihat langsung area seperti athlete locker room dan press conference room adalah pengalaman baru yang membuka wawasan.
Belanja Merchandise, Pulang Bawa Cerita
Sebagai penutup acara, rombongan diajak mengunjungi Persis Store.
Di sana, para murid dapat membeli berbagai merchandise resmi klub Persis Solo, di antaranya:
Kaus jersey
Topi
Polo shirt
Beragam aksesori klub lainnya
Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan kembali ke sekolah dengan menggunakan bus Persis Solo, membawa pulang bukan hanya tas dan belanjaan, tetapi juga memori berharga dan mimpi baru.
Mengenal Ekosistem Sepak Bola Sejak Dini
Perwakilan Business Development Persis Solo, Cut Firda Chairunnisa, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah memperkenalkan dunia sepak bola kepada murid sekolah dasar dengan cara yang menyenangkan.
Dengan merasakan langsung atmosfer stadion, melihat fasilitas, berinteraksi dengan tim, dan belajar dari dekat, para murid diharapkan:
Lebih memahami ekosistem sepak bola profesional
Menangkap nilai-nilai penting seperti kebersamaan dan kerja tim
Terinspirasi untuk terus berlatih dan menjaga sportivitas
Pada akhirnya, tour ini bukan sekadar jalan-jalan ke stadion, tetapi menjadi laboratorium hidup sepak bola bagi para pemain futsal cilik SD Muhammadiyah PK Kottabarat yang bermimpi kelak bisa merumput di level yang lebih tinggi.






