Classic Never Fades: Apa Sebenarnya iCAR V23 dan V27?
iCAR V23 dan iCAR V27 adalah dua SUV energi baru dengan filosofi desain ‘Classic Never Fades’ yang menggabungkan bentuk retro bergaya boxy dan SUV klasik dengan teknologi elektrifikasi modern, menawarkan pilihan antara mobil listrik murni dan sistem REEV jarak jauh bagi pengguna yang mencari karakter sekaligus efisiensi berkendara.
Keduanya hadir di sebuah booth bertema klasik yang sengaja dirancang bukan sekadar ruang pamer, tetapi pengalaman merek dengan perpaduan estetika retro, teknologi kendaraan listrik, dan interaksi digital. Di tengah tren desain futuristis, iCAR secara terang-terangan mengirim pesan: masa depan mobil tidak harus menghapus rasa nostalgia. Pertanyaannya, mana yang lebih menarik: kesederhanaan BEV ala V23 atau keluwesan REEV V27 yang siap perjalanan jauh? Di sinilah iCAR V23 V27 perbandingan menjadi relevan bagi calon pembeli yang mulai melirik kendaraan energi baru dengan sentuhan emosional, bukan hanya angka spesifikasi.

Desain Retro, Teknologi Modern: Dua Wajah dari Filosofi yang Sama
Filosofi ‘Classic Never Fades’ bukan sekadar slogan; iCAR menerjemahkannya ke dalam desain retro yang diisi teknologi masa depan. V23 mempertahankan bentuk SUV bergaya boxy yang langsung mengingatkan pada mobil petualang klasik, lalu diisi layar 15,4 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto, plus sistem ADAS untuk kenyamanan dan keselamatan. Inilah contoh jelas desain retro teknologi modern berjalan berdampingan, bukan saling bertentangan.
V27 mengambil pendekatan berbeda: tampilan SUV besar dengan nuansa retro-modern, namun di baliknya tersimpan teknologi Golden REEV yang canggih. Mesin bensin hanya bertugas sebagai generator, sementara roda tetap digerakkan motor listrik, sehingga rasa mengemudi tetap elektrik. Dengan cara ini, iCAR menyasar pengguna yang ingin citra klasik dan gaya hidup petualang, tetapi enggan terikat kecemasan baterai. Di pasar yang dipenuhi desain futuristis tanpa akar, strategi ini terasa berani sekaligus cukup segar.

Head-to-Head: Spesifikasi Inti iCAR V23 dan V27
Ketika masuk ke soal angka, iCAR V23 dan V27 berada di dua ujung spektrum. V23 adalah Battery Electric Vehicle (BEV) dengan motor 155 kW dan torsi 292 Nm, didukung baterai 81,76 kWh yang sanggup menempuh hingga 430 km menurut pengujian NEDC. Ground clearance 210 mm membuatnya cukup siap menghadapi beragam kondisi jalan harian tanpa kehilangan rasa percaya diri.
V27, sebaliknya, adalah mobil REEV jangkauan 1.200 km yang jelas bermain di liga berbeda. Motor listriknya menghasilkan hingga 455 PS dengan torsi 505 Nm, dan akselerasi 0–100 km/jam diklaim 5,9 detik. Suspensi Hollow Cast Aluminum H-Arm Multi-Link dan sembilan mode berkendara menunjukkan orientasi kenyamanan dan dinamika pada bodi SUV lebih dari lima meter. Di atas kertas, V23 unggul sebagai BEV harian yang lebih sederhana, sedangkan V27 memimpin pada performa dan fleksibilitas jarak jauh.
| Spesifikasi | iCAR V23 (BEV) | iCAR V27 (REEV) |
|---|---|---|
| Jenis elektrifikasi | Battery Electric Vehicle (BEV) | Range Extended Electric Vehicle (REEV) |
| Kapasitas baterai | 81,76 kWh (tipe Z) | Tidak disebut, dengan mesin sebagai generator |
| Jarak tempuh | Hingga 430 km (NEDC) | Lebih dari 1.200 km total |
| Tenaga motor | 155 kW | Hingga 455 PS |
| Torsi | 292 Nm | 505 Nm |
| Akselerasi 0–100 km/jam | Tidak disebut | 5,9 detik (klaim) |
| Ground clearance | 210 mm | Tidak disebut |
| Ciri utama | SUV boxy listrik harian | SUV besar REEV jarak jauh |

Pengalaman Booth: AI, Emosi, dan Strategi iCAR
Kekuatan iCAR di GIIAS bukan hanya pada produk, tetapi pada cara mereka membangun pengalaman di booth. Pengunjung disambut robot humanoid AiMOGA Mornine yang bisa berkomunikasi natural dan robot anjing AiMOGA Argos yang interaktif. Teknologi AiMOGA telah terkirim lebih dari 2.000 unit ke sekitar 60 negara, menandakan ekosistem otomotif yang semakin menyatu dengan kecerdasan buatan. Ini bukan gimmick kosong; ini sinyal bahwa iCAR ingin dikenal sebagai merek yang menyatukan mobil listrik dan AI dalam satu ekosistem.
Menurut Marshall Ma, iCAR V23 dan V27 adalah cara membangun portofolio New Energy Vehicle yang lebih lengkap, karena “tidak ada satu solusi elektrifikasi yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan konsumen”. Strateginya jelas: V23 untuk mobilitas harian yang banyak di dalam kota, V27 untuk perjalanan antarkota yang menuntut keluwesan. Pengunjung dapat melihat langsung kedua model di Hall 8 ICE BSD City, mengeksplorasi lima unit kendaraan yang ditampilkan, dan merasakan bagaimana tema Classic Never Fades diterjemahkan secara konsisten dari desain hingga pengalaman digital.
Kesimpulan: V23 atau V27, Kamu Tim Mana?
Pada akhirnya, memilih antara iCAR V23 dan V27 bukan soal mana yang “lebih canggih”, tetapi mana yang lebih cocok dengan cara kamu berkendara. V23 adalah BEV dengan jarak tempuh 430 km dan desain boxy klasik, pas untuk pengguna yang mengutamakan kesederhanaan pengisian listrik, mobilitas harian, dan gaya unik. V27 adalah mobil REEV jangkauan 1.200 km, bertenaga besar, dan kaya fitur berkendara, ideal bagi mereka yang sering bepergian jauh tetapi belum siap sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian publik.
Filosofi Classic Never Fades memberi keduanya benang merah emosional: rasa klasik yang tidak lekang waktu dalam format teknologi baru. Jika kamu ingin mobil listrik yang terasa familiar namun modern, V23 adalah kandidat kuat. Jika kamu menginginkan SUV energi baru rasa grand tourer dengan fleksibilitas jarak tempuh ekstrem, V27 layak berada di urutan teratas daftar pendekmu. Dalam iCAR V23 V27 perbandingan ini, keputusan akhirnya kembali pada seberapa besar kamu menghargai kesederhanaan listrik murni dibanding ketenangan ekstra dari REEV.




