Lokasi dan pengalaman jadi pembeda
Ekspansi outlet kuliner adalah upaya memperluas jangkauan usaha dengan membuka lokasi baru, sambil menjaga daya tarik menu dan pengalaman bersantap bagi pelanggan di tiap tempat. Thai Street menunjukkan bahwa strategi ini tak harus berarti menyalin gerai yang sama persis. Brand restoran jalanan di bawah KOBA Group itu mencapai outlet ke-10 di Palembang Icon Mall, Ground Floor #55, dan menyebutnya sebagai gerai terluasnya di Indonesia. Pilihan mal memberi akses ke arus pengunjung dan fasilitas yang sudah dikenal, sementara desain Modern Thai dan area semi-outdoor menawarkan alasan tambahan untuk berlama-lama. Pemandangan taman kota, danau, serta LRT yang melintas membuat lokasi menjadi bagian dari pengalaman, bukan sekadar alamat. Menu seperti Tom Yum King Prawn—hidangan andalan seharga Rp148.000—melengkapi daya tarik tersebut. Sebagai restoran chain Indonesia, Thai Street memperlihatkan bahwa pertumbuhan perlu ditopang konsistensi konsep sekaligus penyesuaian terhadap karakter lokasi.

Pempek Arsy tumbuh dari pelanggan lintas kota
Kisah Kedai Pempek Arsy memperlihatkan jalur pertumbuhan yang berbeda: berangkat dari pengiriman pempek ke luar kota, lalu memiliki lapak di Pasar 16 Ilir sebelum membuka cabang kedua. Grand opening cabang baru berlangsung pada 22 Oktober 2026 di Kampung Kapitan, Kelurahan 7 Ulu, Palembang. Perjalanan ini menegaskan bahwa ekspansi tidak selalu dimulai dengan modal konsep besar atau banyak gerai sekaligus. Pengiriman ke luar kota dapat memperkenalkan produk ke pelanggan baru, sedangkan lapak tetap memberi pijakan untuk membangun kehadiran lokal. Cabang di Kampung Kapitan memperluas jangkauan usaha ke lingkungan lain dan berpotensi mendekatkan pempek kepada warga maupun pengunjung kawasan tersebut. Namun, penambahan lokasi juga menuntut mutu produk dan layanan tetap terjaga. Harapan pemilik, Nora Sari, agar usaha makin berkembang dan menambah cabang menunjukkan ambisi berikutnya, tetapi keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada kemampuan mempertahankan pelanggan di setiap titik.

Format sementara bisa menguji minat pasar
Sunthai Street Food membawa kuliner khas Thailand ke area parkir Bravo Supermarket Jombang dalam gelaran 16–25 Oktober 2026. Acara itu menarik pengunjung lokal maupun dari luar daerah, terutama pada sore hingga malam, saat orang mencari tempat bersantai selepas aktivitas. Berbeda dari gerai mal yang beroperasi menetap, format festival memberi ruang untuk mengenalkan ragam menu kepada calon pelanggan dalam periode terbatas. Keramaian yang tercatat menunjukkan minat terhadap wisata kuliner dengan pengalaman berbeda, tetapi belum membuktikan adanya rencana pembukaan cabang permanen. Perbedaan ini penting: ekspansi yang sehat bukan sekadar mengejar jumlah lokasi, melainkan memahami apakah permintaan cukup kuat dan format yang dipilih sesuai dengan kebiasaan pengunjung. Secara keseluruhan, Thai Street, Pempek Arsy, dan Sunthai memperlihatkan beberapa jalur bagi bisnis kuliner berkembang—gerai mal, cabang lokal, hingga acara temporer. Lokasi strategis membantu menarik perhatian, tetapi produk dan pengalamanlah yang menentukan apakah pengunjung akan kembali.







