Doxing: Serangan Siber yang Menghantam Kesehatan Mental
Doxing adalah praktik mengungkap dan menyebarkan data pribadi seseorang di ruang digital tanpa persetujuan mereka, yang sering disertai serangan siber dan teror berulang, sehingga memicu trauma psikologis mendalam, menghancurkan rasa aman, mengganggu aktivitas harian, dan memaksa korban menarik diri dari kehidupan sosial serta pekerjaan yang sebelumnya dijalani tanpa rasa takut. Kasus ANW menunjukkan betapa berat dampak trauma doxing online terhadap kesehatan mental: guncangan psikologis membuatnya berhenti bekerja dan tak mampu beraktivitas normal setelah menjadi sasaran serangan siber dan doxing di media sosial. Ini bukan sekadar komentar jahat; ini adalah bentuk kekerasan yang menyalakan rasa takut di setiap notifikasi yang masuk. Ketika serangan siber kesehatan mental korban makin intens—teror, doxing, dan keraguan publik atas kesaksian mereka—korban "menderita dua kali": sebagai penyintas kekerasan, dan sebagai target keraguan serta hujatan di dunia maya. Menganggap doxing sebagai konflik biasa antar warganet berarti menutup mata terhadap luka psikologis yang nyata.






