Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Telkom Incar Posisi Pusat Konektivitas Digital Asia Pasifik

Telkom Incar Posisi Pusat Konektivitas Digital Asia Pasifik
Minat|Asia Tenggara

Telkom Jadikan Infrastruktur Digital dan AI sebagai Poros Strategi Kawasan

Telkom infrastruktur digital dan strategi AI perusahaan adalah pendekatan terpadu yang memadukan investasi jaringan kabel bawah laut, data center, dan solusi kecerdasan buatan B2B ICT untuk menjadikan suatu negara sebagai hub konektivitas Asia Pasifik sekaligus penyedia layanan digital bernilai tambah bagi perusahaan di berbagai sektor industri. Langkah Telkom jelas: bukan sekadar memperkuat jaringan domestik, tetapi memosisikan diri sebagai pemain regional yang menentukan arus data, layanan, dan inovasi di kawasan. Komitmen tersebut ditegaskan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini saat membuka Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) ke-11 di Nusa Dua, di tengah ketegangan geopolitik dan perang dagang global yang mengganggu rute tradisional kabel bawah laut dunia. Dalam konteks ini, ambisi Telkom perlu dibaca sebagai strategi geopolitik digital: memastikan jalur data global tetap aman, sekaligus mengangkat daya tawar ekonomi digital nasional di Asia Pasifik.

Kabel Bawah Laut: Dari Infrastruktur Fisik Menjadi Senjata Geopolitik Data

Telkom tidak malu-malu menyebut perairan domestik sebagai rute alternatif yang sangat vital bagi kabel bawah laut dunia, demi menjamin stabilitas konektivitas internasional di tengah krisis geopolitik. Ini bukan klaim kosong. Dengan penguatan infrastruktur jaringan kabel bawah laut global, Telkom membangun fondasi nyata bagi hub konektivitas Asia Pasifik yang lebih tangguh dan beragam jalur. Langkah strategis tersebut dilekatkan pada program transformasi berkelanjutan TLKM 30 dan disokong alokasi investasi sekitar 18 hingga 20 persen dari total pendapatan konsolidasi tahunan khusus untuk infrastruktur digital. Kutipan kunci yang menegaskan ambisi itu: "Ambisinya adalah memposisikan Indonesia bukan hanya sebagai tujuan konektivitas, tetapi sebagai hub strategis di kawasan Asia Pasifik." Secara jangka panjang, Telkom menyiapkan penguatan dua koridor jalur kabel laut utama yang saat ini melayani Intra-Asia, Trans-Pasifik, dan Asia-Eropa. Artinya, arus data regional dan antar-benua diupayakan melewati jaringan yang dikendalikan pemain dari dalam negeri.

Telkom Solution: Ambisi Menjadi Jawara Layanan B2B ICT Kawasan

Di atas fondasi kabel bawah laut Indonesia yang makin kokoh, Telkom Solution digerakkan sebagai ujung tombak bisnis B2B ICT yang agresif membidik posisi terdepan di Asia Pasifik. Strateginya jelas: mengubah kekuatan konektivitas menjadi portofolio layanan B2B ICT end-to-end, bukan hanya menjual bandwidth. Melalui payung Telkom Solution, berbagai kapabilitas TelkomGroup diintegrasikan mulai dari konektivitas, cloud, data center, cybersecurity, artificial intelligence (AI) hingga solusi digital spesifik industri. Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menegaskan bahwa tujuan Telkom Solution adalah menjadi "B2B ICT champion" yang membawa nilai nyata dalam bentuk produktivitas, efisiensi, dan daya saing pelanggan, bukan sekadar menambah lini produk teknologi. Pengalaman melayani sektor keuangan, manufaktur, energi, logistik, kesehatan hingga pemerintahan dijadikan modal untuk memahami kebutuhan bisnis yang beragam dan menerjemahkannya ke solusi digital yang dapat diekspor ke pasar regional. Dengan dukungan jaringan kolaborasi yang terus dibangun, ambisi ekspansi ke Asia Pasifik tampak lebih sebagai langkah natural daripada mimpi kosong.

AI sebagai Enabler, Bukan Gimmick: Empat Pilar Pendekatan Telkom

Perkembangan teknologi AI perusahaan memaksa banyak pelaku usaha di Asia Pasifik berlari mengejar tren, sering kali tanpa fondasi yang jelas. Telkom Solution menolak pendekatan serba instan semacam itu. Menurut Veranita Yosephine, perkembangan kecerdasan buatan menuntut pendekatan menyeluruh agar memberi dampak nyata bagi perusahaan, bukan berhenti pada demo teknologi atau proof of concept. Telkom mengingatkan bahwa transformasi AI tidak hanya soal mesin dan algoritma, melainkan kesiapan organisasi dan ekosistem melalui empat pilar: Intelligence, Trust, Infrastructure, dan Collaboration. Pilar ini meliputi kesiapan AI, tata kelola yang sehat, Telkom infrastruktur digital yang kuat, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan. Kutipan yang patut dicatat: ambisi mengadopsi AI memang besar, namun tantangannya adalah membawa AI "dari sekadar pembuktian konsep menjadi implementasi yang benar-benar terintegrasi dalam strategi bisnis dan menghasilkan dampak nyata". Dengan kata lain, Telkom berupaya memosisikan AI sebagai enabler bagi layanan B2B ICT, bukan sekadar label pemasaran.

Menuju Hub Digital Asia Pasifik: Tantangan dan Peluang Telkom

Jika disusun sebagai narasi, langkah Telkom terlihat konsisten: membangun kabel bawah laut Indonesia sebagai tulang punggung konektivitas, lalu mengalirkan nilai tambah melalui layanan B2B ICT dan solusi teknologi AI perusahaan yang terintegrasi. Di forum BATIC, berbagai pelaku industri regional menilai solusi Telkom Solution relevan bagi kebutuhan market B2B Asia Pasifik, bahkan disebut potensial untuk dikembangkan hingga Afrika Selatan. Ini memberi sinyal bahwa kapabilitas Telkom sudah mulai dipandang melampaui pasar domestik. Namun ambisi menjadi hub konektivitas Asia Pasifik akan diuji oleh persaingan penyedia infrastruktur global, kecepatan inovasi teknologi AI, dan kemampuan Telkom menjaga kualitas eksekusi proyek lintas negara. Di sisi lain, alokasi investasi besar ke Telkom infrastruktur digital dan desain empat pilar AI menunjukkan kesadaran bahwa peran hub digital tidak bisa dibangun dengan proyek parsial dan slogan semata. Jika Telkom konsisten pada jalur ini, posisinya berpeluang naik kelas dari operator nasional menjadi arsitek ekosistem digital regional.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!