Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

PELITA Syariah Ajak Tokoh Agama Membumikan Literasi Keuangan

PELITA Syariah Ajak Tokoh Agama Membumikan Literasi Keuangan
Minat|Solusi Pintar

Dakwah sebagai jalan menuju pemahaman keuangan

PELITA Syariah adalah panduan literasi dan referensi dakwah yang disusun untuk membantu tokoh agama menjelaskan pengelolaan serta layanan keuangan berbasis prinsip syariah kepada masyarakat. OJK meluncurkan program ini untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan inklusi keuangan syariah dengan melibatkan tokoh agama sebagai mitra edukasi. Peluncurannya berlangsung pada puncak Syariah Financial Fair 2026 di Makassar, Minggu, 1 November 2026.

Pilihan pendekatan ini masuk akal: pesan tentang keuangan akan lebih mudah diterima ketika disampaikan oleh orang yang telah dikenal dan dipercaya warga. Ceramah dan khotbah juga dapat membawa pembahasan dari ruang seminar ke kehidupan sehari-hari. Namun, peran tokoh agama bukan sekadar menyisipkan istilah keuangan dalam dakwah; materi perlu membantu jamaah menilai pilihan, memahami risikonya, dan mengambil keputusan yang sesuai kebutuhan. Di situlah PELITA Syariah berpeluang mengubah edukasi menjadi bekal praktis.

PELITA Syariah Ajak Tokoh Agama Membumikan Literasi Keuangan

Kesenjangan yang harus dijawab dengan akses

Data menunjukkan mengapa edukasi saja belum cukup. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 mencatat indeks literasi keuangan syariah sebesar 43,07 persen, sementara indeks inklusinya baru 13,24 persen. Selisih ini menandakan banyak orang yang mulai mengenal prinsip atau produk syariah, tetapi belum mengakses dan menggunakannya. Karena itu, keberhasilan PELITA Syariah tidak semestinya dinilai dari seberapa sering materi disampaikan saja. Ukuran yang lebih berarti adalah apakah warga mampu membandingkan layanan, memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen, serta memilih produk secara bertanggung jawab.

OJK juga menekankan bahwa perluasan akses harus berjalan seiring dengan peningkatan pemahaman. Tanpa literasi, inklusi yang tumbuh cepat dapat membuat konsumen rentan mengambil keputusan yang tidak cocok atau terjebak layanan ilegal. Edukasi melalui tokoh masyarakat dapat menjadi penghubung, tetapi tetap perlu diikuti ketersediaan produk yang sesuai kebutuhan dan akses layanan yang nyata.

Panduan yang perlu hidup di mimbar dan komunitas

Buku PELITA Syariah menyediakan materi edukasi keuangan dan naskah khotbah yang dapat menjadi referensi bagi pendakwah untuk menerangkan keuangan syariah. Panduan yang sistematis dan aplikatif dapat membantu penyuluh agama serta tokoh masyarakat menyampaikan informasi dengan lebih terarah. Isinya juga relevan untuk kebutuhan sehari-hari: mengelola keuangan dengan bijak, mengenali hak konsumen, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan maupun aktivitas keuangan ilegal.

Nilai buku ini bergantung pada cara penggunaannya. Naskah khotbah sebaiknya menjadi pijakan, bukan teks yang dibacakan tanpa konteks. Pendakwah perlu menghubungkan prinsip dengan persoalan yang dihadapi jamaah, sekaligus menghindari kesan bahwa semua produk berlabel syariah otomatis cocok bagi setiap orang. Dakwah keuangan syariah yang baik memberi ruang untuk bertanya dan mendorong warga memeriksa legalitas serta memahami ketentuan produk sebelum menggunakannya.

Kolaborasi menentukan jangkauan program

Penyebaran panduan memerlukan jaringan yang melampaui satu lembaga. OJK mendorong kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Dewan Masjid Indonesia, Ikatan Da'i Indonesia, dan Masyarakat Ekonomi Syariah untuk memperluas pemanfaatan PELITA Syariah. Dewan Masjid Indonesia juga akan mendorong khatib mengangkat tema ekonomi dan keuangan syariah secara berkala.

Langkah lanjutan ini tepat karena literasi tidak tumbuh dari satu kali peluncuran. Pengulangan tema di masjid dan komunitas dapat membuat pembahasan keuangan lebih akrab, sementara sinergi dengan lembaga dan industri diperlukan agar pemahaman berujung pada akses yang aman dan sesuai. Kesimpulannya, PELITA Syariah menawarkan jalur dakwah yang menjanjikan, tetapi dampaknya akan ditentukan oleh mutu penyampaian, konsistensi kolaborasi, dan kemampuan layanan keuangan syariah menjawab kebutuhan warga.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!