Dari Studio Desain ke Buku: The EPIC Journey of VERSHOME

Dari Studio Desain ke Buku: The EPIC Journey of VERSHOME
Minat|Desain Interior

Buku yang Lahir dari Keresahan, Bukan Sekadar Portofolio

The EPIC Journey of VERSHOME adalah sebuah buku desain interior yang mendokumentasikan dua belas tahun perjalanan sebuah studio desain pameran, mulai dari membangun nilai, merawat kepercayaan klien, hingga menyusun filosofi kerja yang menjadi fondasi setiap proyek kreatifnya. Buku ini lahir dari keresahan Roni Timothy atas minimnya literatur desain lokal yang secara spesifik membahas desain booth dan exhibition, meski referensi visual berseliweran di media sosial dan rak-rak toko buku di berbagai kota dunia. Alih-alih menambah satu lagi buku portofolio penuh foto estetis, VERSHOME memilih menjadikan bukunya sebagai dokumentasi studio desain yang jujur: bagaimana mereka mengambil keputusan, mengukur keberhasilan, dan menegosiasikan idealisme dengan kebutuhan klien. Pilihan ini adalah sikap; sebuah pernyataan bahwa pengalaman kerja kreatif layak ditulis, bukan hanya di-posting.

Dari Studio Desain ke Buku: The EPIC Journey of VERSHOME

Mengisi Kekosongan Literatur Desain Pameran

Di tengah banjir referensi tentang rumah, restoran, apartemen, dan museum, desain pameran adalah wilayah yang nyaris senyap di rak buku. Pencarian Roni hingga London, Tokyo, dan Seoul berujung pada satu kesimpulan sederhana: jika literatur desain lokal tentang exhibition belum ada, seseorang harus memulainya. The EPIC Journey of VERSHOME kemudian mengambil posisi itu, menawarkan narasi tentang desain pameran sebagai praktik ruang publik yang sarat strategi, bukan sekadar urusan estetika. Dalam industri kreatif yang sering diukur dari luas lantai dan ketinggian struktur, VERSHOME memilih mengukur diri dari kedalaman relasi dan kekuatan narasi yang dibangun bersama klien. Sikap ini menantang cara lama memandang proyek sebagai “stand” sementara: pameran dilihat sebagai medium bercerita yang memengaruhi cara orang mengalami merek, institusi, bahkan kota.

Dari Studio Desain ke Buku: The EPIC Journey of VERSHOME

EPIC: Sistem Nilai yang Ditulis, Bukan Hanya Diucapkan

Keputusan paling penting dalam buku ini adalah menuliskan sistem nilai EPIC—Experience, Prestigious, Inspire, Creative—bukan sekadar menempelkannya sebagai slogan. Nilai-nilai tersebut dijelaskan sebagai kompas kerja: bagaimana tim memaknai pengalaman, menjaga reputasi, mengupayakan daya inspirasi, dan mengolah kreativitas dalam batas waktu serta anggaran nyata. Dalam banyak studio, value sering berhenti di slide presentasi; VERSHOME memilih menguraikannya dalam bentuk cerita proyek, dari kolaborasi dengan merek kecantikan hingga ritel kopi global. "Dalam perjalanannya, VERSHOME menerapkan sistem kerja yang dirangkum dalam konsep EPIC. Nilai-nilai ini menjadi kompas dalam setiap pengambilan keputusan dan kolaborasi tim," ungkap dokumentasi tersebut. Dengan menempatkan value di tengah narasi, buku ini memaksa pembaca melihat bahwa kualitas studio tidak hanya tampak di hasil visual, tetapi juga di cara keputusan di balik layar diambil.

Membangun Kepercayaan Klien sebagai Praktik yang Terlihat

Banyak buku desain interior berhenti pada foto akhir proyek; The EPIC Journey of VERSHOME justru masuk ke wilayah yang lebih rapuh: kepercayaan klien. Dokumentasi ini mengungkap proses panjang menjaga dan mempererat kepercayaan, bagaimana studio mengelola ekspektasi lebih dari seratus klien lokal dan internasional sejak 2018, dan bagaimana relasi jangka panjang dibangun di balik tenggat dan revisi. Rekam jejak semacam ini jarang ditulis, padahal di industri kreatif, kepercayaan adalah modal yang sering kali lebih menentukan daripada portofolio visual. Menariknya, buku ini berani menempatkan kegagalan, keraguan, dan keputusan sulit sebagai bagian sah dari perjalanan, bukan noda yang mesti disembunyikan. Dengan cara itu, dokumentasi studio desain ini membuka ruang belajar yang konkret bagi desainer muda: kepercayaan klien bukan hasil trik komunikasi, melainkan konsistensi nilai yang diuji proyek demi proyek.

Dampak bagi Ekosistem dan Masa Depan Dokumentasi Kreatif

Peluncuran buku di Wonder Bookstore bukan hanya seremoni; itu adalah ajakan terbuka kepada ekosistem kreatif untuk menuliskan pengetahuan praktisnya. VERSHOME secara tegas menyatakan bahwa pelaku industri kreatif tidak perlu menunggu validasi luar untuk mulai mendokumentasikan proses kerja mereka sendiri. Menurut dokumentasi tersebut, pengalaman yang selama ini berhenti sebagai pengetahuan internal seharusnya menjadi referensi bagi generasi berikutnya—baik desainer, mahasiswa, ataupun klien yang ingin memahami cara kerja kreatif. Creative Director Simpul Group bahkan mencatat bahwa hampir dua tahun dihabiskan untuk meramu storytelling agar kisah VERSHOME relevan bagi pembaca di luar lingkup profesional desain. Dengan harga Rp899.000 dan distribusi yang dimulai secara eksklusif sebelum menyebar ke jaringan toko buku dan kanal penjualan lain, buku ini memilih format premium untuk menyatakan satu hal: pengetahuan desain pameran layak diperlakukan sebagai literatur serius, bukan pelengkap katalog.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!