Buku Desain Interior: Dari Arsip Karya Menjadi Pernyataan Identitas
Buku desain interior adalah bentuk dokumentasi studio desain yang tidak hanya menampilkan hasil visual proyek, tetapi juga menjelaskan nilai inti, proses kreatif, filosofi kerja, serta hubungan dengan klien sebagai satu narasi utuh yang membangun kredibilitas industri desain di mata publik dan komunitas profesional. Tren baru ini terlihat jelas ketika VERSHOME, studio desain interior terpadu berbasis di Jakarta, resmi merilis buku pertamanya berjudul The EPIC Journey of VERSHOME pada Kamis, 6 Agustus 2026, di Wonder Bookstore, ASHTA District 8, Jakarta. Dalam peluncuran bertajuk "An EPIC Gift from Our 12 Year Journey", studio ini menegaskan bahwa dokumentasi studio desain bukan lagi pelengkap, melainkan strategi sadar untuk memotret warisan kerja lebih dari satu dekade dan memformalkannya dalam medium cetak yang dapat dikutip dan dipelajari lintas generasi.

The EPIC Journey: Saat Portofolio Desainer Profesional Berubah Menjadi Narasi Holistik
The EPIC Journey of VERSHOME sengaja dikonsepkan lebih dari sekadar portofolio desainer profesional yang berisi foto proyek dan data teknis; buku ini dirancang sebagai penceritaan yang relatable dan bermanfaat bagi pembaca. Proses penyusunan yang memakan waktu hampir dua tahun bersama penerbit Simpul Group menandakan bahwa studio ini menganggap penulisan sebagai bagian dari praktik desain itu sendiri, bukan pekerjaan sambilan. Dalam lebih dari satu dekade perjalanan yang kemudian dibukukan, VERSHOME memilih mengukur keberhasilan bukan dari luas lantai atau ketinggian struktur, melainkan dari kedalaman relasi dan kekuatan narasi yang lahir dari setiap proyek, menunjukkan bahwa studio lokal mampu membangun standar karyanya sendiri. Pilihan menjadikan buku sebagai portofolio naratif adalah sikap kritis terhadap kultur visual yang serba instan, sekaligus ajakan bagi desainer lain untuk mengarsipkan metodologi mereka dengan disiplin yang sama seperti mengerjakan proyek fisik.
EPIC Sebagai Sistem Kerja: Buku Sebagai Medium Nilai dan Metodologi
Kekuatan The EPIC Journey bukan hanya pada kumpulan foto proyek dengan klien lintas industri—dari From This Island, Wardah, Molly Tea, Michael Kors, Sunpride, YouTube, Pintu, Orang Tua, Somethinc, Mamitoko hingga % Arabica. Yang jauh lebih penting, buku ini memaparkan bagaimana nilai inti EPIC—Experience, Prestigious, Inspire, Creative—diterjemahkan menjadi sistem kerja yang hidup dalam pengambilan keputusan desain dan pengelolaan setiap proyek. Di sini, dokumentasi studio desain menjelma menjadi manual tak resmi: pembaca diajak melihat bagaimana pemahaman mendalam terhadap DNA klien dan kedekatan emosional dengan audiens diarahkan menjadi strategi ruang yang konsisten. Pernyataan Roni Timothy bahwa studio didirikan dari keinginan terus mengeksplorasi bentuk, objek, branding, dan narasi ruang memperjelas bahwa buku ini adalah manifesto praktik, bukan sekadar album kenangan.
Membangun Kredibilitas dan Kepercayaan di Pasar Kompetitif Melalui Dokumentasi Tertulis
Di pasar desain interior yang kompetitif, keunggulan tidak lagi cukup dibuktikan lewat gambar rapi di portofolio digital. VERSHOME menunjukkan bahwa dokumentasi tertulis—yang memuat catatan jujur tentang bagaimana studio membangun sistem nilai, menjaga dan mempererat kepercayaan klien, serta mendefinisikan ulang makna kehadiran di ruang publik—dapat menjadi fondasi kredibilitas industri desain. Mengarsipkan proses, dilema, dan keputusan kreatif secara terbuka adalah cara mengundang klien dan sesama profesional masuk ke "dapur" desain, sehingga kepercayaan lahir dari transparansi, bukan hanya reputasi. Roni Timothy menegaskan bahwa industri kreatif tidak perlu menunggu validasi dari luar untuk mulai mendokumentasikan pengetahuannya sendiri, sebuah sikap yang secara langsung menantang mentalitas inferior dan menyatakan bahwa standar kredibilitas bisa dibangun dari dalam melalui disiplin menulis dan menerbitkan. "Buku ini adalah cara kami untuk menyampaikan bahwa industri kreatif Indonesia tidak perlu menunggu validasi dari luar untuk mulai mendokumentasikan pengetahuannya sendiri".
Dari Halaman Cetak ke Warisan Profesional: Apa Langkah Berikutnya untuk Studio Desain?
The EPIC Journey of VERSHOME dibanderol dengan harga Rp899.000 dan mulai dijual secara eksklusif di Wonder Bookstore ASHTA District 8 sebelum nantinya didistribusikan lebih luas ke jaringan toko buku dan platform penjualan lainnya. Keputusan memosisikan buku desain interior sebagai objek bernilai—bukan suvenir murah—mengirim sinyal bahwa pengetahuan studio layak dihargai sama seriusnya dengan hasil fisik proyek. Tren bergeser dari portofolio visual menuju narasi holistik yang menggabungkan kisah, metodologi, dan hasil karya membuka peluang bagi studio lain untuk menciptakan dokumen serupa: buku, jurnal proses, atau arsip metodologi yang dapat diakses publik. Jika lebih banyak studio berani menulis dan menerbitkan, lanskap kredibilitas industri desain akan bertumpu pada kualitas gagasan, bukan sekadar popularitas di media sosial. Pada titik itu, halaman cetak tidak lagi sekadar medium promosi, melainkan batu pijakan bagi warisan profesional yang bisa dibaca ulang dan ditafsirkan kembali di masa depan.






