Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pemeringkatan SPPG Perlu Jadi Penggerak Keamanan Pangan MBG

Pemeringkatan SPPG Perlu Jadi Penggerak Keamanan Pangan MBG
Minat|Makeup

Pemeringkatan harus mendorong standar yang nyata

Pemeringkatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) adalah penilaian berjenjang atas mutu dan keamanan proses penyediaan makanan MBG, dari bahan pangan hingga hidangan yang diterima masyarakat. BPOM menyiapkan langkah ini untuk memperkuat keamanan pangan MBG sekaligus mengenali unit yang memenuhi standar dan yang masih perlu berbenah. Arah tersebut tepat: program berskala besar tak bisa mengandalkan pemeriksaan sesekali atau asumsi bahwa semua dapur bekerja dengan cara seragam. Namun, peringkat hanya berguna bila kriterianya jelas, hasilnya ditindaklanjuti, dan perbaikan benar-benar diperiksa. Kepala BPOM Taruna Ikrar menyebut sekitar 27.000 SPPG aktif akan dinilai; unit terbaik dapat menerima penghargaan, sedangkan yang belum memenuhi standar direkomendasikan memperbaiki kinerjanya. Bagi keluarga, ukuran keberhasilan bukan label atau penghargaan, melainkan makanan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi.

Pengawasan harus mengikuti seluruh perjalanan makanan

Peringkat tidak dapat menggantikan pemeriksaan langsung. BPOM berencana mengerahkan unit pelaksana teknis di daerah untuk memeriksa produk pangan, pengolahan, penyiapan, distribusi, sampai penyajian kepada penerima manfaat. Cakupan menyeluruh ini penting karena masalah keamanan dapat muncul di setiap tahap, bukan hanya saat makanan dimasak. Pengawasan pangan yang efektif perlu membandingkan praktik di lapangan dengan prosedur operasional BPOM dan memastikan temuan menghasilkan tindakan korektif. Taruna Ikrar menyatakan BPOM menyiapkan tiga langkah: memperkuat koordinasi dengan Badan Gizi Nasional, memperkuat mitigasi risiko keracunan, serta memastikan ketersediaan dan keamanan makanan. Ketiganya saling terkait. Tanpa koordinasi, standar berisiko diterapkan berbeda; tanpa mitigasi dan pemeriksaan, pemeringkatan mudah menjadi administrasi belaka. Standar layanan SPPG semestinya dinilai dari proses yang konsisten dan aman, bukan dari dokumen semata.

Kesepakatan daerah memberi pengawasan pijakan rutin

Pengawasan akan lebih berarti jika hadir secara rutin dan dekat dengan pelaksana program. Pada 26 Oktober 2026, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan BPOM Pangkalpinang menandatangani nota kesepakatan di Ruang Rapat VIP Bupati. BPOM Pangkalpinang akan mengawasi program MBG secara berkala untuk memastikan makanan siswa sesuai standar kesehatan. Kesepakatan ini memberi contoh bagaimana koordinasi pusat dan daerah dapat diterjemahkan menjadi pengawasan lapangan, bukan berhenti pada komitmen umum. Kerja sama tersebut juga mencakup peningkatan mutu produk UMKM lokal melalui standar higienis, dengan harapan pelaku usaha dapat naik kelas. Latar ini relevan bagi MBG: keamanan makanan bergantung pada mutu bahan dan kepatuhan sepanjang rantai penyediaan. Meski demikian, pengawasan rutin perlu disertai pencatatan temuan dan tindak lanjut yang transparan agar konsumen dan penyedia mengetahui apakah standar benar-benar dipenuhi.

Nilai peringkat dari perubahan yang bisa dibuktikan

Langkah berikutnya adalah menjalankan penilaian SPPG dan menggunakan hasilnya untuk menentukan apresiasi maupun rekomendasi perbaikan. Agar pemeringkatan SPPG dipercaya, kriteria harus konsisten, pemeriksaan mencakup semua tahapan, dan unit yang diminta berbenah harus mendapat verifikasi ulang. Peringkat juga sebaiknya tidak diperlakukan sebagai tujuan akhir: kondisi dapur dan proses distribusi bisa berubah, sehingga pengawasan berkala tetap diperlukan meski sebuah unit pernah memperoleh nilai baik. Bagi penerima manfaat, manfaat program bukan sekadar makanan tersedia, tetapi makanan yang aman dan memenuhi mutu yang dijanjikan. Karena itu, ukuran keberhasilan kebijakan ini terletak pada kemampuan BPOM dan pemerintah daerah menemukan risiko lebih dini serta memastikan koreksi berjalan. Pemeringkatan dapat memperkuat keamanan pangan MBG, asalkan dijadikan alat pengawasan dan perbaikan berkelanjutan, bukan sekadar daftar peringkat.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!