Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Xiaomi 18 Fold dengan Xring O3 dan HyperOS 4: Serangan Serius ke Ponsel Lipat Flagship

Xiaomi 18 Fold dengan Xring O3 dan HyperOS 4: Serangan Serius ke Ponsel Lipat Flagship
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Peluncuran 7 September: Bukan Hanya Ponsel Lipat Baru

Xiaomi 18 Fold adalah ponsel lipat flagship dengan desain lipat ke dalam, chipset AI Xring O3 berbasis 3nm, dan sistem operasi HyperOS 4 yang dirancang untuk menggabungkan performa tinggi, fitur kecerdasan buatan, dan integrasi ekosistem lintas perangkat dalam satu paket premium yang menyasar pengguna kelas atas dan penggemar teknologi yang menuntut fitur terkini.

Xiaomi tidak sekadar merilis perangkat baru; perusahaan mengatur panggung besar pada 7 September pukul 19.00 waktu setempat di Tiongkok untuk mengumumkan Xiaomi 18 Fold dan Xiaomi Pad 9 Pro Max sebagai pasangan flagship berbasis AI pertama mereka. Di ajang yang sama, mereka juga membawa tiga kendaraan listrik seri N70 Pro, N70 Max, dan N90 Max di bawah sub-merek Xiaomi Pengcheng, menegaskan ambisi ekosistem dari gawai hingga mobil listrik. Ini langkah berani: satu acara untuk ponsel lipat, tablet produktivitas, dan EV, sinyal jelas bahwa Xiaomi ingin dikenal bukan hanya sebagai pembuat smartphone, tetapi sebagai pemain platform teknologi penuh.

Peluncuran ini jelas bagian dari strategi jangka panjang, bukan gebrakan sesaat. Xiaomi menyatakan bahwa acara tersebut dimaksudkan untuk menghadirkan perangkat dengan kemampuan pemrosesan AI dan produktivitas yang lebih terintegrasi dalam ekosistem mereka. Dengan kata lain, Xiaomi ingin mengunci pengguna dalam satu lingkungan perangkat yang saling terhubung—dari ponsel lipat di saku, tablet di meja kerja, hingga kendaraan listrik di garasi.

Xiaomi 18 Fold dengan Xring O3 dan HyperOS 4: Serangan Serius ke Ponsel Lipat Flagship

Xiaomi 18 Fold: Spesifikasi Gahar dan Ambisi di Segmen Lipat Premium

Xiaomi 18 Fold spesifikasi-nya menunjukkan bahwa ini bukan eksperimen generasi pertama, melainkan senjata untuk menantang para raksasa ponsel lipat yang sudah mapan. Ini adalah ponsel lipat ke dalam pertama Xiaomi dengan rasio layar lebar, menjadikannya berbeda dari pendekatan sebelumnya dan langsung menempatkannya di kelas ponsel lipat flagship premium. Panel LTG 7,58 inci di bagian dalam dan layar cover 5,38 inci di luar memberi fleksibilitas penggunaan ala tablet dan smartphone sekaligus.

Di sektor kamera, Xiaomi tidak main aman: tiga kamera Leica dengan konfigurasi 200MP utama, 50MP telefoto, dan 50MP ultrawide mengirim pesan bahwa kompromi kamera pada ponsel lipat sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Baterai 6.000mAh dengan dukungan pengisian kabel dan nirkabel memperkuat narasi bahwa perangkat ini siap menjadi daily driver, bukan sekadar gadget pamer. Sementara itu, skor AnTuTu lebih dari 5,22 juta mempertegas ambisi performa mentah yang ingin mereka tonjolkan.

Dari sudut pandang pasar, Xiaomi 18 Fold ingin berdiri sebagai alternatif serius bagi pengguna yang menganggap ponsel lipat lain terlalu kompromistis—baik di kamera, baterai, maupun performa AI. Dengan positioning seperti ini, Xiaomi tidak mengejar volume, tetapi persepsi: bahwa mereka mampu berada di garis depan teknologi, bukan sekadar mengikuti. Jika eksekusinya konsisten, 18 Fold bisa menjadi produk yang mengubah reputasi Xiaomi di segmen premium, bukan hanya di kelas harga-menengah value-for-money.

Xiaomi 18 Fold dengan Xring O3 dan HyperOS 4: Serangan Serius ke Ponsel Lipat Flagship

Xring O3: Chipset AI 3nm yang Menjadi Tulang Punggung

Xring O3 chipset AI adalah inti dari strategi baru Xiaomi. Chip ini dibuat dengan proses 3nm dan dirancang sebagai System-on-Chip fokus AI buatan internal. Di satu sisi, ada klaim konfigurasi CPU 10-core berisi enam super-large core dan empat large core dengan clock hingga 4,35 GHz serta GPU G2-Ultra NX 16-core yang memberikan peningkatan performa grafis hingga 85 persen dengan penurunan konsumsi daya 64 persen dibanding generasi sebelumnya. Di sisi lain, ada juga data yang menyebut CPU 20-core, mesin AI 24-core, dan NPU 14-core dengan memori LPDDR6 terintegrasi 160GB dan performa AI hingga 200 TOPS.

Perbedaan angka ini menandakan satu hal penting: Xring O3 bukan sekadar SoC mobile biasa, tetapi platform AI serbaguna yang dirancang untuk berbagai kategori perangkat, dari smartphone dan tablet hingga kendaraan dan perangkat rumah pintar. “XRING O3 dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan AI, mulai dari analisis personal hingga kendaraan dan perangkat rumah pintar,” kata Xiaomi. Artinya, 18 Fold dan Pad 9 Pro Max adalah etalase pertama, bukan tujuan akhir.

Strateginya jelas: membangun kemandirian hardware inti. Dengan memadukan Xring O3 dan memori LPDDR6 dari ChangXin Memory Technologies, Xiaomi menunjukkan kolaborasi komponen inti yang dikembangkan di dalam negeri mereka sendiri. Jika mereka berhasil mematangkan platform ini, ketergantungan pada pemasok chipset eksternal bisa berkurang, memberi ruang lebih besar untuk optimasi AI yang spesifik pada HyperOS dan ekosistem Xiaomi. Bagi pengguna, dampaknya akan terasa dalam bentuk respon AI yang lebih cepat, fitur on-device yang lebih banyak, dan potensi privasi yang lebih baik karena pemrosesan tidak selalu lari ke cloud.

Xiaomi 18 Fold dengan Xring O3 dan HyperOS 4: Serangan Serius ke Ponsel Lipat Flagship

HyperOS 4: Fitur AI Nyata, Bukan Sekadar Label

HyperOS 4 fitur-fitur barunya dirancang bukan sebagai kosmetik, tetapi sebagai alasan orang beralih ke perangkat layar besar Xiaomi. Baik Xiaomi 18 Fold maupun Xiaomi Pad 9 Pro Max akan menjalankan HyperOS 4 versi stabil sejak awal. Sistem ini diklaim membawa peningkatan produktivitas dan fitur AI yang dioptimalkan khusus untuk layar besar, sesuatu yang sering diabaikan oleh produsen lain yang sekadar memperbesar antarmuka smartphone ke tablet.

Pada Xiaomi Pad 9 Pro Max, HyperOS 4 mendukung mode layar terpisah hingga enam aplikasi sekaligus, memberikan fleksibilitas multitasking yang biasanya hanya ditemui di laptop dan desktop. Ada plugin peramban profesional dengan terjemahan halaman web dan tanya jawab berbasis AI, membuat browsing lebih interaktif. Aplikasi Xiaomi Notes mendapat fitur penyortiran terstruktur sekali klik, memudahkan pengorganisasian catatan dan ide. Ini adalah contoh fitur AI yang jelas fungsinya, bukan sekadar slogan pemasaran.

HyperOS 4 juga bagian dari upaya Xiaomi memperkuat integrasi AI di seluruh ekosistem perangkat mereka, berdampingan dengan Xring O3. Dengan kata lain, software dan hardware dikembangkan dalam satu arah strategi yang sama: AI sebagai baseline, bukan fitur tambahan. Hal ini memberi Xiaomi keunggulan potensial dalam optimasi pengalaman—selama mereka konsisten memperbarui dan mendengar umpan balik pengguna, bukan hanya mengejar angka spesifikasi di atas kertas.

Xiaomi Pad 9 Pro Max dan Strategi Pasar: Potensi Besar, Tapi Masih Terkunci

Xiaomi Pad 9 Pro Max diposisikan sebagai tablet flagship pendamping Xiaomi 18 Fold, dan keduanya berbagi DNA yang sama: Xring O3 sebagai dapur pacu serta HyperOS 4 sebagai platform AI. Tablet ini memakai layar besar dengan resolusi 3,4K dan dirancang untuk produktivitas, dengan skor Geekbench yang mengesankan: 3.710 untuk single-core dan 14.319 untuk multi-core. Kombinasi ini jelas menyasar profesional dan kreator yang butuh perangkat kuat untuk editing video, gambar digital, dan multitasking berat.

Prediksi baterai di atas 10.000 mAh dengan pengisian kabel 120W menunjukkan bahwa Xiaomi ingin tablet ini bertahan lama di skenario kerja intensif. HyperOS 4 menambah nilai dengan kemampuan menjalankan hingga enam aplikasi sekaligus, plugin peramban profesional, serta penggunaan port Type-C sebagai layar sekunder komputer, layar digital profesional, atau layar permainan. Bagi pengguna yang serius dengan produktivitas, Xiaomi Pad 9 Pro Max bukan sekadar tablet hiburan; ini hampir seperti komputer tipis berbasis ARM.

Namun ada satu catatan besar: saat ini Xiaomi 18 Fold, Xiaomi Pad 9 Pro Max, dan Xring O3 dipastikan hanya hadir untuk pasar Tiongkok, tanpa rencana global yang diumumkan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!