Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Xiaomi 18 Fold dengan Chipset Xring O3: Lipat Flagship Paling Ambisius

Xiaomi 18 Fold dengan Chipset Xring O3: Lipat Flagship Paling Ambisius
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Definisi Singkat dan Posisi Xiaomi 18 Fold di Pasar

Xiaomi 18 Fold adalah ponsel lipat flagship dengan layar utama sekitar 7,6 inci, memakai chipset custom Xring O3 3nm buatan Xiaomi, skor AnTuTu lebih dari 5,2 juta, RAM hingga 16GB LPDDR6, kamera utama 200MP, baterai 6.000 mAh, dan fast charging 67W, yang dirancang untuk bersaing langsung dengan perangkat lipat premium lain di kelas tertinggi. Xiaomi secara resmi menegaskan bahwa perangkat lipat terbarunya tidak lagi memakai nama Mix Fold 5, melainkan dipasarkan sebagai Xiaomi 18 Fold dan dijadwalkan meluncur pada September. Ini bukan sekadar penggantian nama; strategi ini menandai niat Xiaomi untuk menjadikan lini 18 sebagai wajah baru portofolio flagship, termasuk kategori ponsel lipat. Dengan begitu, Xiaomi 18 Fold tidak ditempatkan sebagai eksperimen niche, tetapi sebagai produk utama yang akan menjadi tolok ukur teknologi perusahaan di segmen foldable premium.

Xiaomi 18 Fold dengan Chipset Xring O3: Lipat Flagship Paling Ambisius

Chipset Xring O3: Otak 3nm dengan Performa AnTuTu 5,2 Juta

Daya tarik utama Xiaomi 18 Fold spesifikasi terletak pada chipset Xring O3, System-on-Chip 3nm buatan Xiaomi sendiri yang menjadi penerus Xring O1. Smartphone ini akan menjadi perangkat pertama yang menanamkan Xring O3, menegaskan ambisi Xiaomi untuk tidak bergantung pada pemasok chipset tradisional. Xring O3 memakai CPU deca-core: dua inti C1-Ultra hingga 4,35GHz, empat inti C1-Premium sampai 3,68GHz, dan empat inti C1-Pro hingga 3,15GHz. Dalam benchmark AnTuTu V11, chipset ini mencatat skor 5.228.014 poin, yang diklaim sebagai skor tertinggi yang pernah dicapai chipset smartphone. Salah satu pernyataan paling penting di sini adalah: “Chipset Xring O3 berhasil mencatat skor hingga 5.228.014 poin dalam benchmark AnTuTu V11”, yang menempatkannya di puncak peta performa saat ini.

Xring O3 juga menunjukkan taring di Geekbench 6.5 dengan skor single-core 3.945 dan multi-core 15.221, di mana multi-core-nya disebut mengungguli Apple A19 Pro meski single-core Apple masih di depan. Di sisi grafis, Xiaomi mengklaim peningkatan GPU hingga 85%, 94%, dan 182% lebih tinggi dibanding Xring O1 pada beberapa pengujian internal. Ini mempertegas niat Xring O3 untuk duduk sejajar, bahkan menekan, chipset flagship Qualcomm, MediaTek, dan Apple. Dalam konteks ponsel lipat flagship, kombinasi CPU 4,35GHz dan performa AnTuTu 5 juta membuat Xiaomi 18 Fold tampil sebagai kandidat teratas bagi pengguna yang menjadikan performa mentah sebagai prioritas.

Memori LPDDR6 dan RAM 16GB: Senjata Multitasking dan AI

Keunggulan Xiaomi 18 Fold tidak berhenti pada CPU dan GPU; teknologi memori ikut menjadi senjata utama. Xring O3 kompatibel dengan RAM LPDDR6 dan menawarkan bandwidth hingga 113,8GB/s, menjadikannya salah satu solusi memori paling agresif di kelas ponsel lipat flagship. Dengan dukungan ini, Xiaomi 18 Fold spesifikasi memori berada selangkah di depan banyak kompetitor yang masih mengandalkan generasi RAM sebelumnya. Di Geekbench AI 1.7.0, perangkat dengan nomor model 2608BPX34C yang diyakini sebagai Xiaomi 18 Fold mencatat skor 629 (Single Precision), 799 (Half Precision), dan 634 (Quantized), sekaligus mengonfirmasi penggunaan motherboard O3 dan RAM sebesar 16GB. Kombinasi LPDDR6 dan kapasitas 16GB ini jelas dirancang untuk multitasking berat, mulai dari membuka banyak aplikasi hingga workflow kreatif yang menuntut.

Lebih jauh, daftar tersebut memperlihatkan bahwa Xiaomi 18 Fold akan menjalankan Android 17, memberi gambaran bahwa ponsel ini disiapkan untuk siklus software terbaru. Fakta bahwa skor AI tersebut diperoleh di bench khusus memperlihatkan fokus Xiaomi pada kemampuan kecerdasan buatan yang berjalan langsung di perangkat, bukan hanya mengandalkan komputasi awan. Di tengah tren ponsel lipat yang sering kali hanya menonjolkan desain, Xiaomi mendorong narasi bahwa foldable premium juga harus unggul dalam memori dan AI. Posisi ini membuat Xiaomi 18 Fold tampil sebagai ponsel lipat flagship dengan teknologi memori terdepan di kelasnya, dan menjadi perangkat referensi untuk melihat sejauh mana RAM LPDDR6 akan mengubah pengalaman sehari-hari di segmen ini.

Xiaomi 18 Fold dengan Chipset Xring O3: Lipat Flagship Paling Ambisius

Layar 7,6 Inci, Kamera 200MP, dan Baterai 6.000 mAh

Dari sisi fisik, Xiaomi 18 Fold berupaya menjawab kritik klasik terhadap ponsel lipat: ketebalan dan daya tahan baterai. Desain bodinya digambarkan cukup ramping, bahkan sempat terlihat di materi pameran HyperOS 4 dan render resmi, dengan opsi warna Burgundy Red yang memberi kesan premium dan berbeda dari pola aman yang biasa ditempuh kompetitor. Layar utamanya disebut memakai panel sekitar 7,6 inci, ukuran yang ideal untuk multitasking, membaca dokumen, menonton video, hingga bermain game intensif. Di sektor kamera, Xiaomi menyiapkan sensor utama 200MP, angka yang akan memancing ekspektasi tinggi terhadap hasil foto, meski kualitas akhir tetap ditentukan oleh sensor, pemrosesan gambar, dan software kamera. Untuk paket penjualan, sesi unboxing memperlihatkan hadirnya charger cepat 67W dalam kotak, bersama aksesori pendukung lain.

Baterai menjadi faktor pembeda lain yang cukup berani. Xiaomi 18 Fold dikabarkan membawa baterai 6.000 mAh, kapasitas yang tergolong besar untuk kelas ponsel lipat premium. Angka ini penting karena layar 7,6 inci dan performa AnTuTu 5 juta dapat menjadi konsumsi daya yang tidak kecil. Dukungan wireless charging juga disebut akan tersedia, sehingga pengisian daya bisa lebih fleksibel. Di tengah banyak foldable premium yang masih kompromi di kapasitas baterai demi mengejar bodi tipis, Xiaomi memilih menahan garis: tipis, namun tetap menawarkan baterai 6000 mAh yang potensial memberi daya tahan lebih panjang bagi pengguna yang memanfaatkan layar besar sepanjang hari. Dalam perspektif sehari-hari, pendekatan ini menunjukkan bahwa Xiaomi tidak mau menjadikan baterai sebagai titik lemah produk lipat flagship-nya.

Xiaomi 18 Fold dengan Chipset Xring O3: Lipat Flagship Paling Ambisius

Strategi Flagship Lipat dan Langkah Berikutnya

Peluncuran Xiaomi 18 Fold pada September menandai babak baru strategi Xiaomi di pasar ponsel lipat premium. Perangkat ini bukan hanya mengandalkan spesifikasi tinggi, tetapi juga kontrol penuh atas ekosistem hardware lewat Xring O3. Persaingan ponsel lipat premium disebut akan semakin ramai, dan desain tipis Xiaomi 18 Fold digadang sebagai senjata penting untuk menghadapi rival di kelas tersebut. Berbagai bocoran dan laporan menyebut bahwa Xiaomi 18 Fold berpotensi menjadi salah satu foldable paling menarik tahun ini, menggabungkan chipset buatan sendiri, bodi tipis, layar besar, kamera 200MP, dan baterai jumbo untuk bersaing di kelas flagship. Sekaligus, Xring O3 juga akan hadir di Xiaomi Pad 9 Pro Max, tablet yang di benchmark Geekbench multi-core berhasil menembus lebih dari 14.000 poin, memperlihatkan bahwa lini perangkat lain juga akan ikut menikmati lonjakan performa ini.

Untuk langkah berikutnya, Xiaomi telah mengonfirmasi bahwa Xiaomi 18 Fold dan Xiaomi Pad 9 Pro Max dijadwalkan debut pada paruh pertama bulan ini di China, dengan lini Xiaomi 18 lain yang memakai Snapdragon direncanakan menyusul. Di tengah semua klaim tersebut, satu kalimat ringkas merangkum ambisi mereka: “Xring O3 berpotensi menjadi pesaing kuat bagi chipset flagship dari Qualcomm, MediaTek, dan Apple”. Secara opini, Xiaomi 18 Fold adalah pernyataan bahwa ponsel lipat flagship tidak lagi cukup hanya tampil futuristik; ia harus menjadi etalase teknologi tertinggi perusahaan, dari CPU 3nm, memori LPDDR6, hingga baterai 6000 mAh. Jika Xiaomi mampu mempertahankan performa benchmark ke pengalaman nyata, perangkat ini layak dianggap sebagai standar baru yang harus dikejar kompetitor foldable lain di segmen premium.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!