Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Xiaomi 18 Fold Resmi Hadir dengan XRING O3 dan HyperOS 4

Xiaomi 18 Fold Resmi Hadir dengan XRING O3 dan HyperOS 4
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Peluncuran Xiaomi 18 Fold: Pintu Masuk Baru ke Ponsel Lipat Premium

Xiaomi 18 Fold adalah ponsel lipat premium berlayar lebar dengan desain lipat ke dalam, ditenagai chipset AI XRING O3 fabrikasi 3nm dan menjalankan sistem operasi HyperOS 4 versi stabil, dirancang untuk menggabungkan performa kelas flagship dengan kemampuan kecerdasan buatan terintegrasi di ekosistem perangkat Xiaomi. Peluncuran ini bukan sekadar rilis perangkat baru, tetapi pernyataan ambisi: Xiaomi ingin memimpin era ponsel lipat yang sarat pemrosesan AI, bukan hanya sekadar bermain desain dan gimmick layar. Acara digelar pada 7 September 2026 pukul 19.00 waktu setempat di Tiongkok, menjadi panggung besar bagi lini flagship musim gugur, mencakup Xiaomi 18 Fold, Xiaomi Pad 9 Pro Max, serta tiga kendaraan listrik di bawah sub-merek Xiaomi Pengcheng, yakni N70 Pro, N70 Max, dan N90 Max. Langkah ini jelas menempatkan 18 Fold sebagai pusat strategi ekosistem, bukan produk eksperimen sesaat.

Xiaomi 18 Fold Resmi Hadir dengan XRING O3 dan HyperOS 4

Xiaomi 18 Fold Spesifikasi: Kamera Leica dan Baterai 6000 mAh Bertemu Chipset XRING O3

Secara spesifikasi, Xiaomi 18 Fold berdiri tegak sebagai ponsel lipat premium yang tidak kompromi di sisi hardware. Xiaomi 18 Fold spesifikasi kamera mengusung tiga sensor Leica: kamera utama 200MP, telefoto 50MP, dan ultrawide 50MP, menawarkan paket fotografi yang jelas menyasar pengguna yang ingin kualitas gambar setara flagship barisan atas. Di sektor layar, panel utama bagian dalam berukuran 7,58 inci dengan rasio lebar, sementara layar cover di luar berukuran 5,38 inci, membuatnya lebih dekat ke konsep “mini tablet” saat dibuka daripada sekadar smartphone memanjang. Untuk daya tahan, baterai 6000 mAh menjadi fondasi penting, mengindikasikan Xiaomi memahami bahwa ponsel lipat dengan dua layar besar membutuhkan baterai besar agar tidak menjadi perangkat yang selalu menempel ke charger. Ditambah dukungan pengisian kabel dan nirkabel, 18 Fold tampak dirancang untuk dipakai intensif, bukan hanya pamer desain di meja kafe.

Xiaomi 18 Fold Resmi Hadir dengan XRING O3 dan HyperOS 4

Chipset XRING O3: Ambisi AI Xiaomi Melampaui Sekadar Ponsel

Chipset XRING O3 adalah jantung dari Xiaomi 18 Fold dan menjadi alasan utama ponsel ini layak diperhatikan di pasar ponsel lipat premium. Berbasis fabrikasi 3nm, XRING O3 dikembangkan khusus untuk pemrosesan kecerdasan buatan, bukan sekadar tambahan modul AI di chipset generik. Menariknya, ada dua detail berbeda yang justru memperlihatkan kompleksitas pengembangan internal: satu informasi menyebut konfigurasi CPU 10-core yang seluruhnya large-core (enam super-large core dan empat large core) dengan clock hingga 4,35 GHz dan GPU G2-Ultra NX 16-core yang mengklaim peningkatan grafis 85% dengan pengurangan konsumsi daya 64% dibanding generasi sebelumnya. Informasi lain mencatat CPU 20-core, mesin AI 24-core, dan NPU 14-core dengan memori LPDDR6 terintegrasi 160GB serta kemampuan NPU hingga 200 TOPS. "XRING O3 dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan AI, mulai dari analisis personal hingga kendaraan dan rumah pintar"—pernyataan ini menegaskan bahwa 18 Fold hanyalah tahap awal platform hardware AI Xiaomi.

HyperOS 4 Fitur di Layar Besar: Sinergi dengan Xiaomi Pad 9 Pro Max

HyperOS 4 fitur baru menunjukkan bahwa Xiaomi tidak puas menjadikan sistem operasi sebagai antarmuka kosmetik; mereka menjadikannya bagian dari strategi produktivitas dan AI. Xiaomi 18 Fold menjalankan HyperOS 4 versi stabil sejak awal, menyatukan antarmuka ponsel lipat dengan mesin AI XRING O3. Sinergi paling menarik terlihat pada Xiaomi Pad 9 Pro Max: tablet ini menggunakan XRING O3, layar besar resolusi 3.4K, dan HyperOS 4 yang mendukung mode layar terpisah hingga enam aplikasi sekaligus—jelas menyasar pengguna yang hidup dengan multitasking berat. Aplikasi catatan mendapatkan penyortiran terstruktur sekali klik, plus plugin peramban profesional dengan terjemahan halaman web dan fitur tanya jawab berbasis AI. Ditambah port Type-C yang bisa mengubah tablet menjadi layar sekunder komputer, layar digital profesional, atau layar permainan, Pad 9 Pro Max menunjukkan visi Xiaomi: ekosistem yang memadukan AI, produktivitas, dan layar besar, bukan perangkat yang berdiri sendiri.

Xiaomi 18 Fold Resmi Hadir dengan XRING O3 dan HyperOS 4

Posisi di Pasar dan Keterbatasan: Ponsel Lipat Ambisius yang Masih Terkunci

Dalam lanskap ponsel lipat premium, Xiaomi 18 Fold jelas bukan produk pengikut; ia menantang standar dengan kombinasi layar lebar, kamera Leica 200MP, baterai 6000 mAh, dan chipset XRING O3 berfokus AI. Namun, strategi Xiaomi masih konservatif dalam hal ketersediaan: untuk saat ini, Xiaomi 18 Fold dan Xiaomi Pad 9 Pro Max hanya hadir di panggung peluncuran di Tiongkok, dan XRING O3 dipastikan terbatas untuk pasar domestik. Artinya, kedua perangkat flagship ini belum ditujukan untuk pasar global, sehingga pengguna di luar Tiongkok hanya bisa mengamati dari jauh tanpa kepastian rilis resmi. Ironisnya, tablet Pad 9 Pro Max dengan baterai di atas 10.000 mAh dan fast charging 120W diproyeksikan sangat ideal bagi profesional seperti editor video, ilustrator digital, dan pengguna yang mengandalkan multitasking berat, tetapi semua keunggulan ini masih terkunci di satu pasar saja. Kesimpulannya, Xiaomi 18 Fold adalah demonstrasi kekuatan teknologi internal Xiaomi; tantangan berikutnya adalah keberanian membawa inovasi ini ke panggung global.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!