Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

GENTING Mempercepat Pencegahan Stunting Lewat Gotong Royong

GENTING Mempercepat Pencegahan Stunting Lewat Gotong Royong
Minat|Pendidikan Orang Tua dan Anak

Pencegahan stunting adalah kerja bersama

GENTING adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, sebuah upaya yang menghubungkan dukungan bagi keluarga dengan pendampingan, pemenuhan gizi, dan kepedulian masyarakat agar anak tumbuh sehat. Nilai terpenting program ini bukan sekadar bantuan, melainkan cara menggerakkan banyak pihak untuk hadir sebelum masalah gizi menjadi lebih berat. Di Maluku Barat Daya, Bupati Benyamin Th. Noach menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan keterlibatan pemerintah, dunia usaha, organisasi perempuan dan kepemudaan, mahasiswa, serta masyarakat. Ia menyampaikan hal itu saat membuka pembinaan GENTING kabupaten pada 27 Oktober 2026. Pesan tersebut tepat: orang tua asuh dan komunitas dapat memperluas jangkauan, tetapi hasilnya bergantung pada dukungan yang berkelanjutan dan tepat sasaran. Karena itu, gotong royong stunting harus berarti kerja nyata, bukan sekadar ajakan.

GENTING Mempercepat Pencegahan Stunting Lewat Gotong Royong

Dari bantuan menuju kebiasaan sehat

Pencegahan stunting tidak selesai dengan membagikan makanan tambahan. Noach menekankan pendampingan berkelanjutan, edukasi gizi, perbaikan pola asuh, dan perubahan konsumsi keluarga sebagai bagian dari upaya sejak kehamilan hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Ia juga mendorong keluarga memanfaatkan pangan lokal bergizi—kelor, bayam, telur, dan ikan—serta rutin memeriksakan ibu dan anak melalui puskesmas dan posyandu. Pendekatan ini lebih masuk akal daripada menjadikan bantuan sesaat sebagai ukuran keberhasilan. Agar dukungan benar-benar menjawab kebutuhan, camat dan kepala desa diminta mengenali keluarga yang membutuhkan pendampingan, sementara data risiko perlu divalidasi secara berkala. Dengan begitu, orang tua asuh dapat menjadi penghubung menuju dukungan yang sesuai, bukan pengganti layanan kesehatan maupun tanggung jawab keluarga.

Bali menghubungkan Pramuka, GENTING, dan layanan gizi

Di Bali, Kemendukbangga/BKKBN bersama Kwarda Gerakan Pramuka memperkuat sinergi GENTING dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Komitmen itu dibahas dalam audiensi di Denpasar pada 21 Oktober 2026. Kerja sama tersebut mengaitkan pengasuhan keluarga, edukasi gizi, kesehatan reproduksi remaja, dan percepatan penurunan stunting melalui Saka Kencana. Ini pilihan strategis: Pramuka dapat membawa pengetahuan praktis ke lingkungan sebaya, sedangkan penyuluh keluarga berencana membantu memastikan materi dan pendampingan terarah. Rencana tindak lanjut mencakup penunjukan penyuluh sebagai pamong atau instruktur, optimalisasi GENTING dan SPPG, serta pembaruan nota kesepahaman. Bidang SAKOMA Kwarda Bali juga menginisiasi langkah terpadu yang merangkul 14 instansi pembina Saka tingkat provinsi dan 9 kwartir cabang se-Bali. Luasnya jejaring ini bernilai jika koordinasi berlanjut dan dampaknya dinilai.

GENTING Mempercepat Pencegahan Stunting Lewat Gotong Royong

Menjangkau keluarga hingga wilayah perbatasan

Di Desa Mapur, Kabupaten Bintan, BKKBN Kepulauan Riau menghadirkan GENTING di wilayah yang berbatasan dengan Malaysia dan Singapura. Bantuan nutrisi diberikan kepada balita non-PAUD yang belum memperoleh bantuan Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita; keluarga sasaran juga menerima bantuan Rumah Layak Huni. Penyaluran dilakukan bersama pegawai serta penyuluh dan petugas lapangan keluarga berencana. Kebutuhannya tampak dari data setempat: terdapat 156 pasangan usia subur dan 136 keluarga berisiko stunting berdasarkan verifikasi 2025. Angka itu menegaskan mengapa jangkauan geografis harus menjadi pertimbangan dalam layanan. Namun, bantuan perlu disertai tindak lanjut dan pemantauan, supaya perhatian kepada keluarga perbatasan tidak berhenti pada satu kunjungan.

Ketiga contoh ini menunjukkan kekuatan program GENTING ketika pemerintah membuka ruang bagi komunitas dan orang tua asuh, lalu menghubungkannya dengan layanan, edukasi, dan data. Gotong royong bukan jalan pintas untuk mengatasi stunting, tetapi cara membagi peran agar dukungan lebih dekat dan berkesinambungan. Keberhasilannya seharusnya diukur dari keluarga yang terjangkau, pendampingan yang konsisten, dan anak yang mendapat kesempatan tumbuh optimal—bukan hanya jumlah kegiatan. Dengan koordinasi yang dijaga dan bantuan yang tepat sasaran, GENTING dapat menjadi gerakan pencegahan stunting yang terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!