Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pelatihan IoT Pertanian Ajarkan Pemantauan Tanah dan Irigasi Otomatis

Pelatihan IoT Pertanian Ajarkan Pemantauan Tanah dan Irigasi Otomatis
Minat|Solusi Pintar

Teknologi pertanian cerdas yang bisa dipraktikkan

Smart agriculture berbasis IoT adalah penggunaan perangkat terhubung untuk mengukur kondisi lahan dan membantu mengendalikan kegiatan pertanian, seperti pengairan, berdasarkan data yang dikumpulkan sensor. Bagi lulusan SMK, memahami teknologi ini lewat praktik langsung lebih bernilai daripada berhenti pada pengenalan istilah: keterampilan merakit, membaca data, dan menguji sistem dapat menjadi bekal menghadapi pertanian modern. UPT BLK Wonojati Malang dan Center of Excellence (COE) Interest Telkom University Surabaya mengadakan pelatihan teknologi pertanian cerdas berbasis IoT selama dua hari, 15–16 Oktober 2026. Program bertajuk “Perakitan dan Pengujian Sistem IoT Berbasis ESP32” menyasar lulusan SMK serta masyarakat umum yang ingin mengembangkan keterampilan di bidang ini. Fokus pada sistem yang dapat dirakit dan diuji membuat pelatihan tersebut relevan sebagai penghubung antara pengetahuan teknis dan kebutuhan nyata di lahan.

Pelatihan IoT Pertanian Ajarkan Pemantauan Tanah dan Irigasi Otomatis

Sensor mengubah kondisi tanah menjadi data

Inti materi bukan sekadar mengenal komponen, melainkan memahami bagaimana sensor, mikrokontroler, perangkat lunak, dan jaringan bekerja sebagai satu sistem. Peserta diperkenalkan pada ESP32, modul komunikasi MAX485, relai ganda, serta sensor kondisi tanah 7-in-1, termasuk prinsip penyambungan kabel yang aman. Sistem tersebut dirancang untuk membaca tujuh parameter: kelembapan, suhu, pH, konduktivitas listrik (EC), serta kadar nitrogen, fosfor, dan kalium. Data sensor diproses melalui komunikasi Modbus RTU dan dikirim lewat jaringan WiFi agar dapat dipantau secara real-time melalui dashboard aplikasi Blynk. Kemampuan membaca berbagai indikator dalam satu sistem memberi peserta gambaran yang lebih utuh tentang kondisi tanah. Ini merupakan bekal penting: keputusan pertanian berbasis pengukuran lebih terarah daripada mengandalkan perkiraan semata.

Dari pemantauan menuju irigasi otomatis

Nilai praktis pelatihan semakin jelas saat pemantauan data dihubungkan dengan kendali perangkat. Pada hari kedua, peserta merakit komponen secara langsung, mulai dari jalur catu daya menggunakan modul penurun tegangan LM2596 hingga sambungan ESP32, MAX485, dan sensor tanah RS485 7-in-1. Mereka lalu menguji apakah sistem dapat membaca ketujuh parameter dan menghubungkan relai ganda ke simulasi beban pompa. Sistem yang dirakit dirancang agar pompa air dapat dinyalakan dari jarak jauh untuk mendukung irigasi otomatis dan fertigasi. Artinya, pembelajaran tidak berhenti pada melihat angka di layar; peserta juga berlatih menghubungkan data dengan tindakan. Meski pelatihan dua hari ini tidak membuktikan hasil penerapan di lahan, praktik tersebut memberi peserta pengalaman konkret tentang bagaimana teknologi dapat membantu pengelolaan air.

Bekal keterampilan, bukan sekadar demonstrasi

Pelatihan teknologi pertanian seperti ini layak dinilai dari keterampilan yang benar-benar dibawa pulang peserta. Mereka tidak hanya melihat demonstrasi, tetapi mendapat kesempatan merangkai perangkat, menguji pembacaan sensor, dan memeriksa kendali aktuator. Perpaduan perangkat keras dan perangkat lunak memberi lulusan SMK pengalaman yang lebih dekat dengan cara kerja sistem smart agriculture IoT. Namun, teknologi hanya berguna bila penggunanya memahami cara membaca data dan memastikan perangkat terpasang dengan aman. Karena itu, perhatian pada perakitan, komunikasi sensor, dan pengujian sistem sama pentingnya dengan fitur kendali jarak jauh. Pelatihan ini menawarkan fondasi teknis yang masuk akal: pemantauan tanah sebagai dasar keputusan, lalu irigasi otomatis sebagai penerapan. Kesimpulannya, membekali lulusan SMK dengan keterampilan praktik seperti ini merupakan langkah bernilai untuk mempertemukan pendidikan vokasi dan kebutuhan pertanian modern.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!