Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Jalur Lari Baru di Solo Utara: 1,27 Km di Jalan Pierre Tendean

Jalur Lari Baru di Solo Utara: 1,27 Km di Jalan Pierre Tendean
Minat|Lari Jalanan

Pilihan baru untuk lari di Solo

Jogging track Solo di Jalan Pierre Tendean adalah trotoar pedestrian sepanjang 1,27 kilometer di Nusukan, Banjarsari, yang ditata agar warga dapat berjalan kaki dan berlari dari Simpang Joglo hingga Jembatan Keris. Fasilitas baru ini memberi warga Solo Utara rute lari jalanan yang lebih jelas tanpa harus mencari lintasan khusus. Ruasnya dapat ditempuh pulang-pergi dengan jarak sekitar 2,5 kilometer—cukup praktis untuk sesi santai sebelum atau sesudah aktivitas harian. Penataan trotoar berjalan bersamaan dengan penataan jalan, sehingga manfaatnya bergantung pada satu hal penting: ruang pedestrian harus tetap aman dan terbuka bagi pejalan kaki. Sebagai tambahan pilihan untuk lari di Solo, jalur ini punya potensi menjadi rute lingkungan yang mudah dijangkau, bukan sekadar trotoar yang dilewati.

Pepohonan yang memberi jalur karakter

Daya tarik jalur ini bukan hanya panjangnya. Sebanyak 100 pohon sapu tangan, atau Cynometra browneoides, ditanam di sepanjang trotoar dari Simpang Joglo hingga Jembatan Keris. Pohon-pohon itu ditempatkan dalam pot berukuran sedang berwarna biru dan kuning, memberi ritme visual pada rute yang membentang di tepi jalan kendaraan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Solo, Herwin Tri Nugroho, menyebut pohon sapu tangan memiliki kemampuan menyerap polutan, sehingga diharapkan membantu mengurangi polusi dari gas buang kendaraan. Namun, tanaman masih muda dan belum memberi keteduhan penuh. Daya tarik hijaunya sudah hadir, tetapi manfaat teduh baru akan terasa seiring pertumbuhan pohon dan perawatan yang konsisten. Karena itu, 100 pohon tersebut bukan hiasan pelengkap semata; keberhasilannya ikut menentukan kenyamanan jalur lari Solo ini.

Agar trotoar tetap berfungsi

Kualitas jogging track tidak ditentukan oleh jarak dan tanaman saja. Sejumlah pot dilaporkan rusak, diduga tersenggol kendaraan yang parkir atau bermanuver di atas trotoar. Mobil dan sepeda motor juga masih terlihat parkir di sepanjang Jalan Pierre Tendean pada pagi maupun malam hari. Ini persoalan yang perlu ditangani: kendaraan di atas trotoar mengurangi ruang aman untuk berlari sekaligus mengancam pohon yang baru ditanam. Dinas Lingkungan Hidup melakukan pemantauan rutin karena area tanam terbatas dan tanaman masih muda; perangkat dinas yang tinggal di sekitar lokasi turut mendapat tugas memantau perkembangannya. Pengawasan tanaman penting, tetapi perlindungan jalur dari parkir yang menghalangi juga perlu menjadi bagian dari perawatan. Tanpa ruang pedestrian yang tertib, keunggulan rute baru ini sulit dinikmati secara penuh.

Rute baru yang perlu dijaga

Bagi warga yang ingin mencoba lari di Solo, Jalan Pierre Tendean kini menawarkan lintasan perkotaan yang mudah dikenali: 1,27 kilometer sekali jalan atau sekitar 2,5 kilometer pulang-pergi. Trotoar yang lebar dan deretan pohon sapu tangan memberi alasan untuk memilihnya, meski keteduhan masih menunggu pohon tumbuh. Ini tambahan yang berarti bagi Solo Utara, tetapi manfaatnya tidak otomatis muncul hanya karena jalurnya sudah ditata. Pengendalian parkir, pemantauan tanaman, dan penghormatan pengguna jalan terhadap fungsi trotoar akan menentukan apakah fasilitas ini menjadi rute harian yang nyaman. Kesimpulannya, jalur lari Solo di Jalan Pierre Tendean punya awal yang menjanjikan; menjaga ruang pejalan kaki tetap bebas hambatan adalah langkah berikutnya agar warga benar-benar bisa memanfaatkannya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!