Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Patroli Udara Ciremai Berlanjut untuk Cegah Api Kembali

Patroli Udara Ciremai Berlanjut untuk Cegah Api Kembali
Minat|Fotografi Udara Drone

Pengawasan tak selesai saat api padam

Patroli udara Ciremai adalah pemantauan kawasan hutan dari udara, termasuk menggunakan drone, untuk mengenali titik api dan memastikan area bekas kebakaran tetap aman setelah pemadaman. Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai dipastikan padam, tetapi penghentian operasi pemadaman bukan alasan untuk menghentikan pengawasan. Petugas kini berfokus pada patroli udara dan pemantauan lokasi yang masih rawan, sebab bara atau api baru dapat luput dari pemeriksaan sesaat. Pengelola kawasan kembali memusatkan operasional di Posko Pengendalian Kebakaran Hutan Singkup. Pemantauan dijadwalkan dua sif setiap hari, sementara area terdampak masuk tahap pemulihan. Peralihan ini tepat: pencegahan kebakaran susulan menuntut pengamatan berulang, bukan sekadar pernyataan bahwa api sudah padam. Drone memberi cara untuk memeriksa kawasan dari udara tanpa menempatkan petugas pemadaman di seluruh lokasi terdampak.

Patroli Udara Ciremai Berlanjut untuk Cegah Api Kembali

Drone membantu mencari titik api baru

Penggunaan drone pantau karhutla terlihat dalam patroli relawan BPBD Majalengka pada Sabtu sore, 24 Oktober 2026. Mereka menyisir kawasan perbatasan Kuningan di Gunung Ciremai dengan berjalan kaki sekaligus memakai drone untuk melihat kondisi hutan. Pengawasan diarahkan untuk mengantisipasi titik api baru dan mencegah api meluas ke wilayah Majalengka. Area yang dipantau berjarak sekitar satu kilometer dari wilayah tersebut. Hingga Sabtu sore, relawan tidak menemukan titik api baru di kawasan Majalengka maupun perbatasan Kuningan yang mereka awasi. Hasil itu melegakan, tetapi tidak menghapus kebutuhan berjaga: patroli dan pos pemantauan sementara tetap diperlukan selama kawasan masih rentan. Gabungan pemeriksaan udara dan penyisiran darat merupakan pendekatan yang masuk akal karena keduanya memberi sudut pandang berbeda dalam pemantauan kebakaran hutan.

Patroli Udara Ciremai Berlanjut untuk Cegah Api Kembali

Pemantauan udara mendukung pemadaman

Saat karhutla masih berlangsung, BNPB mendampingi patroli pesawat udara tanpa awak, sementara tim gabungan melakukan pemadaman manual dan water bombing untuk menangani api aktif. Patroli udara dan drone termal membantu mengidentifikasi titik api serta memberi dasar untuk menentukan prioritas kerja di lapangan. Data pengamatan menunjukkan titik api Ciremai menurun dari 13 pada 22 Oktober pukul 18.00 menjadi 10 pada 23 Oktober pukul 16.00. Namun, pemantauan udara pada 24 Oktober masih menemukan titik api di dalam kawasan hutan, di selatan pos pemantauan Karang Dinding. Tim memeriksa sejumlah lokasi, termasuk Cipariuk, Bukit Seribu Bintang, Karang Saninten, Gunung Sumbul, dan Gunung Dulang. Angka yang menurun bukan bukti bahwa bahaya telah berakhir; selama api masih ditemukan, pengamatan dan pemadaman harus berjalan beriringan.

Dari pemadaman menuju pemulihan

Kebakaran mulai terjadi pada Rabu, 21 Oktober, sekitar pukul 20.44 di kawasan Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan; hingga 24 Oktober penyebabnya masih diselidiki dan pemadaman masih berlangsung. Setelah api dipastikan padam, tanggung jawab pemantauan lanjutan kembali kepada pengelola Taman Nasional Gunung Ciremai. Patroli rutin dengan drone diteruskan untuk memeriksa area bekas kebakaran serta lokasi yang dinilai rawan. Ini langkah yang patut dipertahankan: berakhirnya pengerahan tim pemadam tidak boleh disamakan dengan berakhirnya risiko. Pemulihan ekosistem pun membutuhkan tahapan, bukan tindakan tergesa-gesa; area terbakar perlu lebih dahulu dimasukkan dalam dokumen Rencana Pemulihan Ekosistem. Dengan jadwal pengawasan dua sif setiap hari dan pemeriksaan udara, pengelola memiliki ruang untuk mendeteksi perubahan kondisi dan menyiapkan pemulihan berdasarkan rencana.

Kesimpulan

Drone dan patroli udara Ciremai berperan pada dua tahap penting: membantu menemukan titik api saat operasi pemadaman berlangsung, lalu mengawasi area terdampak setelah kebakaran padam. Penurunan jumlah titik api memberi tanda kemajuan, tetapi temuan api aktif pada 24 Oktober menunjukkan mengapa pengawasan tidak bisa dihentikan terlalu cepat. Patroli berkelanjutan, disertai pemantauan darat dan rencana pemulihan, merupakan cara yang lebih bertanggung jawab untuk memastikan kawasan benar-benar aman dan mencegah api menyala kembali.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!