Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Asap Kebakaran Terpantau dari Udara, Pemadaman Berlanjut

Asap Kebakaran Terpantau dari Udara, Pemadaman Berlanjut
Minat|Fotografi Udara Drone

Dua kebakaran, dua tahap penanganan

Pantauan udara kebakaran adalah penggunaan pengamatan dari atas, termasuk drone, untuk menemukan tanda kebakaran dan membantu petugas menentukan lokasi yang perlu diperiksa atau ditangani. Perbandingan TPA Sente dan TWA Gunung Baung menunjukkan nilai utamanya: memperjelas situasi, bukan menggantikan pemadaman di lapangan. Di TPA Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, asap pekat masih membubung pada Senin, 26 Oktober 2026, hari ketiga penanganan. Sementara itu, rekaman drone kebakaran di Gunung Baung menangkap indikasi api ketika tim melakukan patroli pada Kamis, 22 Oktober. Kedua kejadian itu memperlihatkan perbedaan penting: di satu lokasi, asap yang kembali muncul menandakan pekerjaan belum tuntas; di lokasi lain, deteksi dini membantu mengarahkan respons hingga api berhasil dikendalikan. Karena itu, rekaman udara paling berguna ketika segera disambungkan dengan pemeriksaan dan tindakan langsung.

Asap Kebakaran Terpantau dari Udara, Pemadaman Berlanjut

Asap Sente menandakan pekerjaan belum selesai

Asap TPA Sente kembali terlihat setelah kobaran api disebut telah dipadamkan dan titik asap sempat menghilang sehari sebelumnya. Angin kencang membuat kepulan muncul lagi di sejumlah titik, memperlihatkan bahwa kondisi lapangan dapat berubah meski pemadaman telah berlangsung. Tim gabungan yang melibatkan BPBD dan pemadam kebakaran setempat, BPBD Provinsi Bali, PMI, dinas lingkungan hidup, TNI, Polri, serta warga melakukan pemadaman intensif dari pukul 08.00 sampai 14.00 Wita pada Senin. Titik api di seluruh area dan asap di bagian timur berhasil ditangani, tetapi lokasi tinggi dan curam menyisakan titik asap di utara dan timur laut. Petugas menggunakan mobil pemadam dengan meriam air untuk menjangkau bagian utara. Penanganan dijadwalkan berlanjut Selasa, 27 Oktober, mulai pukul 08.00 Wita. Warga terdampak juga menerima layanan kesehatan keliling dan masker. Ini mengingatkan bahwa pemantauan tak cukup mencatat asap: dampaknya bagi warga perlu ditangani bersamaan.

Di Gunung Baung, deteksi udara berujung respons cepat

Di TWA Gunung Baung, kepulan asap pertama kali terlihat dari udara saat tim menjalankan patroli menggunakan drone pada Kamis, 22 Oktober. Laporan masyarakat mengenai kebakaran juga diterima sekitar pukul 15.00 WIB. Tim konservasi bersama mitra masyarakat lalu bergerak ke titik api. Peran drone di sini jelas: membantu menemukan indikasi kebakaran di kawasan yang mungkin lebih sulit diamati dari jalur darat, sementara laporan warga menjadi jalur deteksi tambahan. Api membakar serasah dan tegakan bambu yang kering, sehingga dapat cepat membesar. Petugas membuat ilaran untuk memutus rambatan, lalu melakukan pemadaman dan pemeriksaan lanjutan guna memastikan tidak ada bara yang tersisa. Kebakaran Gunung Baung berdampak pada sekitar 0,50 hektar kawasan dan berhasil dikendalikan. Tidak ada penyebab yang dipastikan dalam laporan. Hasil ini memperlihatkan bahwa pantauan udara paling efektif bukan sebagai tontonan dari atas, melainkan sebagai pemicu respons terarah yang diteruskan dengan pengecekan di lokasi.

Teknologi membantu, tetapi tindak lanjut menentukan

Perbedaan dua kejadian ini terletak pada apa yang perlu dilakukan setelah tanda kebakaran terlihat. Di Gunung Baung, drone membantu mendeteksi asap, lalu petugas dan masyarakat bergerak untuk memadamkan api dan memastikan bara tidak menyala kembali. Di TPA Sente, tantangannya adalah titik asap yang muncul lagi akibat angin serta medan yang tinggi dan curam. Keduanya menunjukkan bahwa gambar udara tidak dengan sendirinya memastikan kebakaran selesai. Nilai pantauan udara terletak pada kecepatan mengenali lokasi dan memberi petunjuk bagi tim, sementara laporan masyarakat memperkuat pengawasan. Namun, kasus Sente juga menegaskan perlunya pemantauan berulang setelah api dipadamkan, terutama ketika kondisi angin dan medan menyulitkan. Kesimpulannya, drone dapat mempercepat deteksi, tetapi keberhasilan bergantung pada respons lapangan, pemeriksaan lanjutan, dan perhatian terhadap warga yang terdampak.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!