Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Batagor Bandung, Bintang Baru Makanan Goreng Dunia

Batagor Bandung, Bintang Baru Makanan Goreng Dunia
Minat|Diskusi Resep

Batagor Bandung Terbaik: Dari Jajanan Kaki Lima ke Panggung Dunia

Batagor Bandung adalah jajanan kaki lima berbahan dasar adonan ikan atau seafood yang dibungkus tahu dan pangsit, digoreng hingga renyah kecokelatan, lalu disajikan dengan saus kacang gurih-pedas dan perasan jeruk limau, yang kini diakui sebagai salah satu makanan goreng dunia paling berpengaruh berkat posisinya di papan atas TasteAtlas ranking kuliner. Pengakuan batagor sebagai batagor Bandung terbaik bukan sekadar pujian manis, melainkan hasil penilaian ketat platform pemetaan kuliner global yang menempatkannya di peringkat kedua dari daftar 50 Best Deep-fried Dishes dengan rating 4,4 dari skala 5. Pencapaian ini mengubah narasi bahwa jajanan kaki lima hanya layak dinikmati di pinggir jalan; kini, batagor resmi duduk di meja yang sama dengan makanan goreng dunia lain yang telah lama dipuja seperti ayam goreng, kroket, dan lumpia. Di tengah persaingan kuliner yang kian sengit, posisi batagor di puncak ranking menjadi penegasan keras bahwa cita rasa Nusantara mampu melampaui batas geografis. Keberhasilan ini bukan kejutan tiba-tiba, melainkan buah konsistensi rasa, teknik penggorengan yang presisi, dan identitas kuliner yang jelas: renyah di luar, kenyal di dalam, berpadu dengan bumbu kacang yang berlapis rasa.

TasteAtlas Ranking Kuliner: Batagor Menempel Ketat Chikin Korea

Dalam daftar 50 Best Deep-fried Dishes edisi September 2026, batagor asal Bandung berhasil menempati peringkat kedua sebagai salah satu makanan goreng terbaik di dunia dengan rating 4,4 dari skala 5. Di atasnya hanya ada chikin asal Korea Selatan, yang dikenal dengan kulit tipis dan renyah serta budaya penyajiannya bersama bir dingin. Saat dua hidangan ini berbagi rating dan puncak ranking, pesan yang terbaca jelas: batagor bukan pelengkap, melainkan pesaing serius. Menurut panduan kuliner tersebut, hampir setiap negara yang memiliki wajan dan minyak panas punya kebanggaan olahan goreng sendiri, dari ikan, kroket, lumpia, keju, cumi-cumi, hingga beragam ayam goreng. Dalam kerumunan ikon makanan goreng dunia inilah batagor berdiri di garis depan. Fakta bahwa sebuah jajanan yang lahir di era 1980-an di Bandung mampu bersaing di papan atas menunjukkan betapa kuat daya pikatnya di mata kritikus dan penikmat kuliner global. Lebih jauh, daftar yang sama juga mencatat nama-nama lain dari Nusantara seperti ayam goreng di peringkat 13, pempek di 18, gorengan di 23, tempeh mendoan di 33, dan bebek goreng di 36. Kutipan yang layak diingat: “Peringkat yang dirilis TasteAtlas ini menjadi bukti bahwa olahan gorengan tradisional khas Nusantara memiliki daya pikat tinggi dan mampu bersaing dengan ragam kuliner goreng kenamaan lainnya dari seluruh penjuru dunia.”

Dua Dunia Batagor: Jagoan Gorengan dan Bintang Seafood

Yang membuat batagor istimewa bukan hanya statusnya di daftar makanan goreng, tetapi juga kemampuannya menyeberang kategori sebagai hidangan berbasis hasil laut. Batagor (baso tahu goreng) khas Sunda disebut sebagai salah satu kekayaan kuliner Nusantara yang diakui dunia dan masuk dalam peta kuliner berbasis hasil laut global. Artinya, satu hidangan yang sama diakui sekaligus sebagai batagor Bandung terbaik di dunia gorengan dan sebagai bagian dari jajaran seafood unggulan. Secara tradisional, adonan batagor dibuat dari ikan laut atau udang yang dicampur tepung terigu, tepung tapioka, dan telur. Versi yang banyak dirujuk menggunakan daging ikan tenggiri giling, dibungkus dalam tahu atau pangsit, lalu digoreng hingga garing kecokelatan sebelum disiram bumbu kacang gurih, pedas, manis, ditambah kecap dan perasan jeruk limau. Kombinasi tekstur renyah di luar dan kenyal di dalam dari ikan lokal yang aromanya menguat saat digoreng, membuat batagor layak ditempatkan di dua ranah sekaligus: makanan goreng dunia dan hidangan seafood. Masuknya batagor dalam kategori seafood global menegaskan versatilitas kuliner Indonesia internasional. Di satu sisi ia menyamai pamor lobster dan kerang dalam daftar hidangan laut; di sisi lain tetap kokoh sebagai ikon jajanan jalanan. Tidak banyak hidangan yang bisa mengklaim identitas ganda seperti ini tanpa kehilangan karakter, dan batagor berhasil mempertahankannya.

Mengapa Dunia Jatuh Hati: Rasa Konsisten dan Identitas Kaki Lima

Pengakuan internasional terhadap batagor adalah konsekuensi logis dari kualitas dan cita rasa yang konsisten di mata kritikus kuliner global. Peringkat tinggi yang dirilis TasteAtlas menjadi bukti bahwa olahan gorengan tradisional khas Nusantara memiliki daya pikat yang mampu bersaing dengan kuliner goreng kenamaan lainnya dari seluruh penjuru dunia. Batagor tidak menang karena eksotisme semata, melainkan karena kriteria dasar: rasa, tekstur, dan keseimbangan bumbu. Batagor menawarkan pengalaman yang lengkap. Gigitan kecil memudahkan konsumsi, tekstur renyah-kenyal memberi kontras yang memuaskan, dan saus kacang gurih-pedas-manis dengan jeruk limau menghadirkan lapisan rasa yang kompleks namun akrab. Sisi kaki lima justru menjadi kelebihan: batagor adalah kuliner Indonesia internasional yang tetap akrab, dapat diakses, dan memiliki cerita asal-usul yang jelas dari Bandung era 1980-an. Dalam konteks makanan goreng dunia yang sering dipandang kurang sehat, batagor menunjukkan bahwa gorengan bisa tetap cerdas: memanfaatkan protein ikan, memadukan rempah, dan menghadirkan cita rasa yang seimbang. Di sini, batagor tidak hanya menjadi menu favorit, tetapi contoh bagaimana jajanan sederhana bisa naik kelas tanpa kehilangan akar.

Kesimpulan: Saatnya Menjadikan Batagor Wajah Baru Kuliner Nusantara

Posisi kedua batagor dalam daftar 50 makanan goreng terbaik dunia versi TasteAtlas dengan rating 4,4 dari 5 adalah momen penting yang tidak boleh lewat begitu saja. Ditambah statusnya dalam peta hidangan seafood global, batagor kini punya legitimasi penuh untuk disebut sebagai ikon kuliner Indonesia internasional. Pencapaian ini menegaskan bahwa jajanan yang lahir di pinggir jalan Bandung mampu berdiri sejajar dengan chikin Korea dan deretan olahan gorengan dari berbagai negara. Pertanyaannya bukan lagi apakah batagor layak, melainkan bagaimana kita memanfaatkannya sebagai wajah baru kuliner Nusantara di panggung global. Dengan identitas kuat, rasa yang sulit ditiru, dan pengakuan resmi dalam TasteAtlas ranking kuliner, batagor memberi bukti nyata bahwa tradisi dapat menjadi modal utama untuk meraih reputasi internasional. Jika dunia sudah mengangkat batagor, tugas berikutnya ada pada kita: menjaga kualitas di lapangan, menghormati akarnya sebagai jajanan rakyat, dan terus memperkenalkan batagor sebagai salah satu cerita terbaik yang dimiliki kuliner Nusantara hari ini.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!