One UI 8.5: Antarmuka Samsung yang Sayang Jika Dipakai ala Kadar
One UI 8.5 adalah antarmuka khusus Samsung yang menggabungkan fitur kenyamanan, keamanan, dan personalisasi untuk membuat ponsel Galaxy terasa lebih cerdas, efisien, dan menyenangkan dipakai sehari-hari, terutama lewat pengaturan tampilan, fungsi layar, hingga integrasi fitur berbasis AI. Jika selama ini Anda hanya mengubah wallpaper dan tema, Anda sedang menyia-nyiakan banyak potensi. One UI 8.5 dan ekosistem tambahannya, termasuk Good Lock, menyediakan pengaturan layar tetap menyala, peningkatan kualitas visual, hingga fitur panggilan dengan terjemahan langsung. Beberapa kemampuan ini tersembunyi cukup dalam di menu pengaturan, tetapi dampaknya nyata: baterai lebih terjaga saat main gim, video terlihat lebih tajam, dan komunikasi lintas bahasa menjadi lebih lancar. Pendeknya, One UI bukan sekadar kulit Android—ia adalah toolkit produktivitas yang layak diurus serius.
Jaga Performa dan Kenyamanan: Bypass Charging & Layar Tetap Menyala
Untuk pengguna yang hobi main gim sambil ngecas, mengabaikan pengaturan daya di Galaxy adalah kesalahan mahal. Samsung menyediakan fitur Pause USB PD Charging when gaming yang menghentikan pengisian baterai sementara ketika ponsel digunakan bermain gim sambil terhubung ke pengisi daya; ketika aktif, daya dari charger dialirkan langsung ke sistem sehingga baterai tidak terus menerima pengisian dan panas saat bermain gim berkurang. Fitur ini hanya bekerja jika ponsel terhubung ke pengisi daya USB PD 25W atau lebih dan kapasitas baterai di atas 20 persen, jadi tidak semua skenario akan ter-cover. Di sisi lain, ada opsi Stay Awake di Developer Options yang membuat layar tetap menyala selama ponsel sedang mengisi daya, berguna untuk melihat resep, kalender, atau memantau kamera keamanan dalam waktu lama tanpa terus menyentuh layar. Dipakai tepat, dua pengaturan ini menjadikan Galaxy lebih nyaman baik saat aktif bermain maupun saat menjadi layar informasi pasif.
Tingkatkan Kualitas Visual: AI ProScaler dan Resolusi Layar Tinggi
Jika Anda sering menonton video atau melihat foto beresolusi rendah di layar Galaxy beresolusi tinggi, mengaktifkan AI ProScaler adalah keputusan cerdas. Pada perangkat yang mendukung, AI ProScaler memakai pemrosesan berbasis AI untuk meningkatkan kualitas gambar atau video beresolusi rendah agar tampak lebih tajam di layar beresolusi tinggi. Fitur ini terkait langsung dengan pengaturan resolusi layar; Anda perlu masuk ke Settings > Display > Screen Resolution lalu memilih QHD+ bila opsi itu tersedia agar ProScaler bisa bekerja optimal. Perlu dicatat, ketersediaannya berbeda-beda tergantung model dan konfigurasi perangkat, jadi jangan heran jika di sebagian Galaxy fitur ini tidak muncul sama sekali. Intinya, bila ponsel Anda mendukung, sayang sekali jika dibiarkan mati, karena satu sakelar ini bisa membuat konten lama terasa lebih layak dinikmati di layar modern.
“Pada perangkat Galaxy yang mendukungnya, AI ProScaler menggunakan pemrosesan berbasis AI untuk membantu meningkatkan kualitas gambar atau video beresolusi rendah agar terlihat lebih tajam pada layar beresolusi tinggi.”

Komunikasi Lintas Bahasa: Live Translate di WhatsApp dan Aplikasi Lain
Salah satu lompatan paling terasa di generasi One UI terbaru adalah masuknya fitur berbasis Galaxy AI ke pengalaman komunikasi harian. Live Translate memungkinkan percakapan antar bahasa diterjemahkan secara real-time, tidak hanya pada panggilan lewat aplikasi Phone, tetapi juga di berbagai aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp, Telegram, Instagram, LINE, Messenger, Signal, dan Meet. Untuk menyalakannya, Anda perlu membuka pengaturan Galaxy AI, masuk ke Call Assist, lalu memilih Live Translate in other apps dan mengaktifkan aplikasi yang diinginkan. Saat panggilan berlangsung, kontrol Live Translate dapat diakses dari antarmuka panggilan, dan Anda bisa memilih bahasa lawan bicara sesuai kebutuhan. Tidak semua perangkat Galaxy memiliki fitur ini, sehingga ia tetap menjadi keunggulan model-model yang lebih baru dan berfokus pada AI. Namun jika tersedia di ponsel Anda, mengabaikannya berarti menyerah pada batas bahasa yang sebenarnya sudah bisa diatasi di level sistem.
Good Lock dan Ekosistem One UI: Kenapa Anda Sebaiknya Peduli
One UI 8.5 sudah kuat dari pabrik, tetapi pengguna yang ingin kontrol lebih dalam terhadap tampilan dan perilaku ponsel sebaiknya melirik Good Lock. Samsung membagi fitur ke dua jalur: sebagian ada langsung di One UI, sementara fitur lain tersedia melalui modul-modul Good Lock yang bisa menambah opsi personalisasi antarmuka secara lebih mendalam. Dari cara notifikasi muncul, bentuk elemen antarmuka, hingga pengaturan kecil yang tidak pernah muncul di menu standar, Good Lock berfungsi sebagai kotak alat lanjutan bagi pengguna yang mau berinvestasi waktu. Rangkaiannya melengkapi fitur bawaan lain seperti Bypass Charging yang mengurangi panas saat main gim sambil ngecas dan opsi layar tetap menyala saat pengisian daya untuk memantau informasi penting. Kombinasi One UI, Galaxy AI, dan Good Lock membuat pengalaman memakai Galaxy terasa lebih seperti memakai perangkat yang diatur khusus untuk Anda, bukan sekadar ponsel generik dari rak.






