Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Investasi Banten Lampaui Target: Tanah Pasti, Investor Berani

Investasi Banten Lampaui Target: Tanah Pasti, Investor Berani
Minat|Asia Tenggara

Investasi Banten Melonjak: Kota Serang Jadi Barometer

Investasi Banten 2026 adalah lonjakan penanaman modal di berbagai sektor, terutama di Kota Serang, yang menunjukkan keberhasilan kebijakan kepastian tanah, tata ruang, dan kemudahan perizinan dalam menarik modal domestik maupun asing secara lebih terarah dan berkelanjutan. Realitasnya, lonjakan itu bukan sekadar angka di laporan, tetapi sinyal bahwa iklim penanaman modal di Banten mulai dipercaya pelaku usaha. Kepala DPMPTSP Kota Serang mencatat realisasi investasi semester I mencapai Rp840 miliar, terdiri dari PMDN Rp820 miliar dan PMA Rp20 miliar. Hingga September, capaian ini melejit menjadi sekitar 135 persen dari target yang ditetapkan, melampaui realisasi investasi sepanjang 2025 sebesar Rp810 miliar. Kota Serang pun menempati peringkat pertama persentase pencapaian target investasi di Banten. Ini bukan kebetulan, melainkan hasil strategi yang relatif konsisten.

Investasi Banten Lampaui Target: Tanah Pasti, Investor Berani

Kepastian Tanah dan Tata Ruang: Infrastruktur Dasar yang Sering Diabaikan

Kepastian tanah dan tata ruang sering dianggap urusan teknis, padahal keduanya adalah infrastruktur dasar yang menentukan berani atau tidaknya investor menanamkan modal. Wakil Menteri ATR/BPN menegaskan bahwa kepastian hak atas tanah dan kesesuaian tata ruang adalah faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Pernyataan ini bukan retorika: sekitar 3,75 juta bidang tanah di Banten sudah bersertipikat, memperkuat kepastian hukum bagi transaksi dan pembiayaan. Pertanahan dan tata ruang diakui sebagai bagian dari infrastruktur dasar perekonomian, yang memberi arah pemanfaatan wilayah dan memperlancar kegiatan investasi. Tanpa kepastian tanah dan tata ruang, investor akan menghitung risiko sengketa lebih tinggi daripada potensi keuntungan. Dengan kepastian, risiko itu turun dan biaya transaksi menipis, sehingga proyek di sektor strategis menjadi lebih menarik.

Banten sebagai Pusat Investasi Kesehatan dan Pendidikan

Banten kini diposisikan bukan hanya sebagai kawasan industri, tetapi sebagai pusat investasi kesehatan dan pendidikan yang menyasar kelas regional. Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM, Riyatno, menyebut Banten sebagai daerah strategis untuk investasi kesehatan, pendidikan, dan pariwisata karena didukung keunggulan infrastruktur. Sejak 2025, realisasi investasi bidang kesehatan di Banten telah mencapai Rp12,7 triliun, dengan tambahan Rp1,9 triliun pada semester I 2026, naik Rp800 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa investasi kesehatan pendidikan bukan jargon, tetapi tren yang sudah berjalan. Kehadiran kampus bertaraf internasional seperti Monash University Indonesia di BSD memperkuat citra Banten sebagai hub pendidikan tinggi modern. Ditambah kawasan ETKI SEZ di BSD yang menggabungkan pendidikan, teknologi, dan kesehatan, Banten mengirim pesan jelas: masa depan ekonominya akan bertumpu pada jasa bernilai tambah tinggi, bukan hanya manufaktur.

Investasi Banten Lampaui Target: Tanah Pasti, Investor Berani

Peran BKPM dan Pemerintah Daerah dalam Menguatkan Iklim Penanaman Modal

Iklim penanaman modal yang membaik di Banten tidak muncul spontan; ada orkestrasi kebijakan antara BKPM, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota/kabupaten. BKPM melalui Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal menempatkan Banten dalam lima besar nasional, dengan pertumbuhan ekonomi 5,45 persen pada semester I 2026, di atas rata-rata nasional. Pemerintah provinsi memperkuat ketersediaan lahan, kemudahan perizinan, serta jaminan keamanan dan kenyamanan bagi investor. Di tingkat kota, DPMPTSP Serang memperkuat promosi potensi daerah dan mempermudah perizinan untuk menjaga minat investor sekaligus mendorong usaha lokal. Mereka menyiapkan Rencana Umum Penanaman Modal sebagai panduan sektor prioritas dan menyusun proyek siap tawar (IPRO) bagi calon investor. Kolaborasi lintas instansi ini diperkuat lagi dengan komitmen bersama antara pemerintah provinsi, Kanwil BPN, dan Bank Indonesia untuk mendorong investasi.

Dari Sertipikat hingga NIB: Dampak Nyata bagi Pelaku Usaha dan Warga

Keberhasilan investasi Banten 2026 hanya bermakna jika terasa oleh pelaku usaha dan warga. Di sisi pertanahan, layanan BPN tidak hanya memberi kepastian hukum, tetapi juga menyumbang PNBP Rp225,2 miliar dan BPHTB Rp1,35 triliun, yang memperkuat pendapatan daerah untuk pembangunan dan pelayanan publik. Di Kota Serang, DPMPTSP membantu penerbitan Nomor Induk Berusaha secara gratis bagi pelaku usaha; sejak Januari hingga awal Oktober, tercatat 10.589 NIB terbit, mayoritas untuk UMKM. Ini berarti formalitas usaha kini lebih mudah dijangkau. Secara makro, investasi yang mengalir ke kesehatan, pendidikan, pariwisata, dan kawasan seperti KEK Tanjung Lesung akan membuka lapangan kerja baru dan memperluas akses layanan publik berkualitas. Jika tiga agenda utama—kepastian tata ruang, integrasi data, dan transformasi pelayanan—konsisten dijalankan, Banten berpeluang menjadikan lonjakan investasi saat ini sebagai lompatan kesejahteraan jangka panjang, bukan sekadar euforia angka.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!