Kesempatan kerja dua bulan untuk warga Jakarta
Program padat karya penanganan sampah adalah kesempatan kerja sementara yang melibatkan warga dalam pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah sekaligus memberi penghasilan selama dua bulan. DLH DKI Jakarta membuka 264 lowongan untuk periode November–Desember 2026, dan menurut Kepala DLH DKI Jakarta Dudi Gardesi, program ini menggabungkan manfaat ekonomi bagi warga dengan dukungan bagi pengelolaan sampah ibu kota. Bagi pencari kerja yang memenuhi kriteria, lowongan DLH Jakarta ini patut diperhatikan karena tidak menetapkan ijazah atau jenjang pendidikan formal sebagai syarat. Namun, pelamar perlu siap menjalankan pekerjaan lapangan sesuai penempatan, bukan menganggapnya sebagai pekerjaan administratif. Lokasi tugas tersebar di wilayah kota administrasi Jakarta dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu; domisili peserta menjadi salah satu pertimbangan penempatan.
Posisi, tugas, dan upah harian
Ada tiga jenis pekerjaan dengan kebutuhan berbeda. Petugas pemilah sampah organik dan anorganik mengisi 139 posisi; 25 lowongan tersedia sebagai tenaga pendukung atau helper RDF Plant; sementara 100 posisi ditujukan bagi petugas pengangkat sampah. Pembagian ini memberi pilihan sesuai jenis tugas yang diminati, tetapi seluruh peran berhubungan langsung dengan penanganan sampah.
- Petugas pemilah membantu pengemudi gerobak motor mengangkut sampah ke TPS, menyiapkan material untuk mesin pembubur, membuat lubang biopori, dan mendukung pengomposan.
- Helper RDF Plant membantu pengolahan sampah menjadi refuse-derived fuel (RDF), yakni bahan bakar alternatif dari sampah.
- Petugas pengangkat memuat sampah ke kendaraan pengangkut dan memastikan sampah tidak tercecer.
Upah penanganan sampah yang tercantum adalah Rp174.748 per hari, dengan jadwal kerja 20 hari setiap bulan selama November dan Desember 2026. Calon peserta sebaiknya menimbang tuntutan kerja fisik dan tugas setiap posisi sebelum mendaftar.
Syarat pelamar dan jadwal seleksi
Syarat lowongan DLH tergolong terbuka dari sisi pendidikan, tetapi terbatas pada warga ber-KTP DKI Jakarta. Laki-laki maupun perempuan dapat melamar, sedangkan warga yang masuk kelompok desil 1–5 mendapat prioritas; ijazah atau kualifikasi pendidikan formal tertentu tidak diwajibkan. Pelamar perlu menyiapkan data diri dan KTP untuk pendaftaran daring. Karena masa pendaftaran singkat, mengikuti tanggal seleksi dengan cermat menjadi langkah penting.
- 23–25 Oktober 2026: pendaftaran melalui Jakarta.go.id.
- 26–27 Oktober 2026: pemanggilan dan verifikasi calon peserta.
- 28 Oktober 2026: evaluasi hasil verifikasi.
- 29 Oktober 2026: pengumuman peserta yang diterima.
- 30 Oktober 2026: penandatanganan kontrak.
Program padat karya Jakarta ini menawarkan pekerjaan berjangka dengan peran yang jelas, tetapi pendaftar harus memenuhi domisili, memperhatikan proses verifikasi, dan siap bekerja sesuai tugas lapangan. Pendaftaran dibuka pada 23–25 Oktober 2026, sehingga warga yang berminat sebaiknya segera memeriksa kanal resmi dan melengkapi berkas.






