Atto 3 tetap di puncak meski penjualan turun
Penjualan mobil listrik adalah jumlah unit kendaraan listrik yang tercatat terjual dalam suatu periode dan dapat digunakan untuk membaca persaingan antarmodel di pasar. Pada September 2026, BYD Atto 3 kembali menjadi mobil listrik terlaris dengan penjualan wholesales sebanyak 4.840 unit. Data Gaikindo yang dipaparkan kanal Rustanto Auto Info menunjukkan bahwa capaian itu turun 13 persen, atau 720 unit, dibandingkan Agustus. Namun, penurunan bulanan tersebut belum mengubah susunan teratas: Atto 3 masih memimpin dengan jarak yang berarti. Posisi pertama ini menunjukkan betapa kuatnya pijakan model tersebut, tetapi angka September juga mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan berarti penjualannya terus meningkat. Bagi para pesaing, peluang merebut takhta masih terbuka, tetapi selisih saat ini membuat mereka perlu lebih dari sekadar pertumbuhan kecil untuk menyalip.

Jaecoo menjaga tekanan, Geely menguat
Jaecoo J5 EV menempati posisi kedua dengan 3.276 unit, naik 2 persen dari bulan sebelumnya. Jaecoo J5 EV ranking ini penting bukan semata karena posisinya, melainkan karena model tersebut menjadi penantang terdekat Atto 3. Meski begitu, selisih keduanya masih 1.564 unit, sehingga kenaikan Jaecoo belum cukup untuk menghapus keunggulan pemimpin pasar dalam satu bulan. Geely EX3 bertahan di urutan ketiga dengan 1.890 unit, tumbuh 18 persen. Pertumbuhan Geely lebih cepat secara persentase daripada Jaecoo, tetapi volumenya masih jauh di bawah dua besar. Jarak yang lebar antara tiga model teratas dan peringkat keempat—Wuling Air EV dengan 855 unit, naik 13 persen—menunjukkan bahwa kompetisi pada kelompok pemimpin belum tercermin merata di seluruh daftar. Persaingan paling ketat kini berkisar pada upaya Jaecoo mempertahankan momentum dan Geely memperbesar basis penjualannya.
MG S5 melonjak, daftar 15 besar bergerak
MG S5 menjadi perubahan paling mencolok di papan tengah: 661 unit, naik 54 persen, sekaligus melompat dari peringkat ke-10 ke posisi kelima. Lonjakan ini membuat MG lebih menonjol daripada sekadar angka pertumbuhan; model tersebut berhasil menembus kelompok lima besar. Wuling Bingo EV bahkan mencatat kenaikan bulanan terbesar yang disebut dalam daftar, yakni 302 persen menjadi 430 unit. Sebaliknya, Aion V merosot 67 persen ke 188 unit dan menutup 15 besar setelah sebelumnya berada di posisi keenam. Pergeseran ini membuat daftar mobil listrik September terasa dinamis, meski tidak mengubah dominasi Atto 3 dan posisi kuat Jaecoo. Berikut susunan lengkapnya; angka dan urutan memperlihatkan bahwa pergerakan besar terjadi di tengah dan bagian bawah, sementara tiga teratas tetap sama.
| Peringkat | Model | Penjualan |
|---|---|---|
| 1 | BYD Atto 3 | 4.840 unit |
| 2 | Jaecoo J5 EV | 3.276 unit |
| 3 | Geely EX3 | 1.890 unit |
| 4 | Wuling Air EV | 855 unit |
| 5 | MG S5 | 661 unit |
| 6 | iCar V23 | 500 unit |
| 7 | Wuling Bingo EV | 430 unit |
| 8 | BYD M6 | 379 unit |
| 9 | VinFast VF3 | 374 unit |
| 10 | Geely X5 | 353 unit |
| 11 | Wuling Darion EV | 287 unit |
| 12 | Xpeng X9 | 252 unit |
| 13 | VinFast Nerio Green | 224 unit |
| 14 | Xpeng G6 | 202 unit |
| 15 | Aion V | 188 unit |
Kesimpulannya, BYD Atto 3 penjualan masih menjadi tolok ukur pasar, tetapi Jaecoo J5 EV terus menjaga persaingan di posisi kedua. MG S5 dan Wuling Bingo EV menunjukkan bahwa perubahan peringkat bisa berlangsung cepat ketika penjualan bulanan melonjak. Untuk membaca penjualan kendaraan listrik, posisi teratas tetap penting, tetapi pergeseran di papan tengah memberi gambaran paling jelas tentang ketatnya kompetisi.






