Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

110 Siswa SMP Tampilkan Kemampuan dalam Lomba Bahasa Inggris

110 Siswa SMP Tampilkan Kemampuan dalam Lomba Bahasa Inggris
Minat|Pendidikan Orang Tua dan Anak

Kompetisi sebagai ruang belajar dan unjuk kemampuan

English Competition adalah ajang pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa SMP dan sederajat yang memadukan tantangan akademik dengan kesempatan untuk menampilkan keterampilan berbahasa. Sebanyak 110 siswa mengikuti kompetisi yang digelar MGMP Bahasa Inggris Rayon I Donggala Mosintuvu pada Senin, 2 November 2026, di Ruang Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, Kecamatan Banawa. Skala partisipasi ini membuat lomba bahasa Inggris tersebut lebih dari sekadar perebutan hasil: ajang ini memberi siswa alasan untuk berlatih dan ruang untuk menunjukkan kemampuan. Ketua panitia Ruslan menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari program kerja MGMP tahun 2026, dengan tujuan meningkatkan motivasi belajar sekaligus memberi wadah bagi bakat dan keterampilan berbahasa. Arah tersebut patut dipertahankan; kompetisi paling bermanfaat ketika keberanian mencoba dan proses belajar ikut mendapat tempat, bukan hanya gelar juara.

110 Siswa SMP Tampilkan Kemampuan dalam Lomba Bahasa Inggris

Tiga cabang, tiga cara mengasah bahasa

Ragam perlombaan memberi peserta beberapa jalur untuk menguji kemampuan. Quiz Competition diikuti 26 siswa, Spelling Bee menjadi cabang dengan peserta terbanyak, yakni 64 siswa, sedangkan 20 siswa tampil dalam Story Telling Contest. Pembagian ini memperlihatkan bahwa kegiatan bahasa Inggris SMP dapat menjangkau keterampilan yang berbeda: menjawab kuis, mengeja, hingga menyampaikan cerita dalam bahasa Inggris. Kompetisi storytelling siswa menjadi bagian yang menarik karena menuntut lebih dari penguasaan kosakata; peserta juga perlu menyusun cerita dan menyampaikannya dengan percaya diri. Namun, kekuatan utama acara ini justru terletak pada keberagaman cabang, bukan pada satu lomba saja. Format tersebut memungkinkan siswa memilih tantangan yang sesuai sekaligus mengenal sisi lain pembelajaran bahasa Inggris. Ketiganya saling melengkapi sebagai pengalaman belajar yang lebih aktif daripada sekadar mengulang materi di kelas.

Dari ajang siswa menuju mutu pembelajaran

Nilai kompetisi akan lebih besar bila pengalaman lomba kembali ke ruang kelas. Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi, menilai lomba dapat membantu melihat sejauh mana siswa menyerap pembelajaran. Ia juga mendorong MGMP Bahasa Inggris menjadi wadah bagi guru untuk berbagi metode efektif dan praktik baik antarsekolah. Peserta berasal dari sekolah SMP dan sederajat di wilayah Rayon I Kabupaten Donggala, meliputi Banawa, Banawa Tengah, Banawa Selatan, Rio Pakava, dan Pinembani. Jangkauan ini menjadikan acara tersebut kesempatan mempertemukan siswa sekaligus mendukung pertukaran pengalaman pendidikan. Ansyar menekankan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan bagian penting dari upaya memperbaiki mutu pendidikan di Donggala. Pesan itu tepat: lomba dapat memantik motivasi dan kepercayaan diri, tetapi mutu pembelajaran bahasa Inggris akan meningkat jika guru juga membawa pulang gagasan baru untuk diterapkan.

Kompetisi yang sebaiknya berlanjut

English Competition 2026 menunjukkan bagaimana lomba dapat menghubungkan latihan siswa, keberanian tampil, dan perhatian terhadap kualitas pengajaran. Dengan 110 peserta dan tiga cabang, acara MGMP Bahasa Inggris Rayon I Donggala Mosintuvu menyediakan ruang bagi kemampuan yang beragam, termasuk bagi siswa yang memilih bercerita dalam bahasa Inggris. Dukungan pemerintah daerah, sekolah, guru pendamping, dan dewan juri turut membuat kegiatan ini mungkin terlaksana. Namun ukuran keberhasilan jangka panjang bukan hanya jumlah peserta atau hasil perlombaan. Yang lebih penting ialah apakah siswa semakin terdorong belajar dan apakah guru mendapat ruang nyata untuk saling berbagi cara mengajar. Jika semangat kompetisi diikuti tindak lanjut di sekolah, ajang semacam ini dapat menjadi bagian berarti dari peningkatan mutu pembelajaran bahasa Inggris, sekaligus mendorong prestasi siswa SMP dan sederajat di Donggala.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!