Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pameran UMKM Harus Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Keramaian

Pameran UMKM Harus Menjadi Jembatan, Bukan Sekadar Keramaian
Minat|Asia Tenggara

Dari produk lokal menuju pasar global

Pameran UMKM adalah ruang temu antara produsen kecil, pembeli, mitra usaha, dan lembaga pendukung untuk menguji produk sekaligus membuka jalur pertumbuhan yang lebih luas secara berkelanjutan. BSI International Expo 2026 memperlihatkan ambisi itu lewat penyelenggaraan di Jakarta International Convention Center pada 23–25 Oktober, dengan tema yang bermakna “Beli Lokal, Mendunia”. Lebih dari 400 UMKM dan tenant berpartisipasi, sementara penyelenggara menargetkan 65.000 pengunjung. Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyatakan target transaksi tahun ini Rp 5 triliun, naik dari Rp 2,6 triliun pada tahun sebelumnya. Angka itu adalah target, bukan bukti bahwa seluruh transaksi telah tercapai. Nilai expo bagi pasar global UMKM akan ditentukan oleh tindak lanjut setelah stan dibongkar: BSI menyebut akan memfasilitasi akses melalui cabangnya di Dubai dan rencana pembukaan cabang di Jeddah. Kehadiran pembeli jasa titip juga membuka peluang agar produk yang ditemukan pengunjung menjangkau konsumen di luar pameran.

Berau menyatukan ekonomi dan kebudayaan

Berau Expo 2026 menawarkan ukuran keberhasilan yang lebih luas daripada penjualan di stan: pemberdayaan usaha mikro perlu berjalan bersama pelestarian seni dan budaya setempat. Ketua panitia Maulidiyah menempatkan expo sebagai ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk langsung kepada konsumen, sekaligus menjaga keberlangsungan budaya daerah. Dalam empat hari pertama, 16–19 Oktober, pameran mencatat 97.436 pengunjung; transaksi UMKM lokal dan pedagang kaki lima selama tiga hari mencapai Rp 649,15 juta. Ramainya pengunjung tentu penting, tetapi dampak jangka panjang bergantung pada apakah perhatian itu berubah menjadi pelanggan berulang dan kemitraan. Panitia berharap hubungan dengan distributor dan investor dapat terus berkembang setelah acara usai. Dorongan untuk memakai pembayaran nontunai di setiap stan juga memberi nilai praktis: pelaku usaha dan pembeli dapat bertransaksi secara digital, bukan hanya mengandalkan uang tunai. Karena itu, Berau Expo lebih tepat dibaca sebagai festival ekonomi regional yang menghubungkan perdagangan dengan identitas lokal.

Aceh menunjukkan transaksi bisa membuka akses

Meuseuraya Festival 2026 di Banda Aceh menunjukkan bahwa transaksi digital dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha, bukan sekadar pilihan pembayaran. Digelar pada 22–25 Oktober dengan tajuk “Meukarya Wastra Indatu”, acara ini melibatkan 150 UMKM dan menarik 10.000 pengunjung. Bank Indonesia Aceh mencatat penjualan produk makanan, minuman, wastra, dan kriya mencapai lebih dari Rp 3 miliar melalui transaksi QRIS. Di luar penjualan, penjodohan bisnis tercatat sekitar Rp 13,7 miliar dan kesepakatan pembiayaan perbankan bagi UMKM sekitar Rp 1,5 miliar. Rangkaian talkshow, donor darah, dan perlombaan turut membuat acara menjangkau pengunjung di luar kegiatan belanja. Capaian ini memperlihatkan pergeseran penting dalam pameran UMKM 2026: ukuran dampak tak semestinya berhenti pada omzet, tetapi mencakup akses pasar, pembiayaan, peningkatan kapasitas, dan penggunaan pembayaran digital. Bank Indonesia menyatakan akan terus mendorong kualitas produk, kemitraan, digitalisasi, akses pasar, serta pembiayaan syariah bagi UMKM Aceh.

Transaksi besar perlu meninggalkan manfaat yang bertahan

Ketiga acara ini memperlihatkan bahwa pameran regional mulai bergerak melampaui pola lama: ramai pengunjung dan transaksi sesaat tidak cukup untuk disebut pemberday

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!