Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pajero Generasi Kelima: Diesel 2.4L, S-AWC, dan Sinyal Masuk Pasar Lokal

Pajero Generasi Kelima: Diesel 2.4L, S-AWC, dan Sinyal Masuk Pasar Lokal
Minat|Memilih dan Membeli Mobil

Comeback Pajero Generasi Kelima: Apa Sebenarnya Mobil Ini?

Pajero generasi kelima adalah SUV premium keluarga berpenggerak empat roda berbasis ladder frame yang menggabungkan kemampuan jelajah lintas medan, kenyamanan tiga baris kursi untuk tujuh penumpang, mesin diesel 2.4L bertenaga, dan teknologi kendali traksi modern S-AWC, diposisikan sebagai model teratas merek ini di atas Pajero Sport dan ditujukan untuk pasar global yang menginginkan kombinasi kemewahan serta ketangguhan off-road.

Kembalinya Pajero generasi kelima terasa lebih dari sekadar peluncuran model baru; ini adalah pernyataan bahwa SUV tangguh, besar, dan "serius" belum punah di tengah tren crossover manis. Mitsubishi resmi memperkenalkan All-New Pajero generasi kelima secara global pada 2 September 2026, menandai comeback setelah lebih dari satu dekade tanpa perubahan generasi sejak produksi sebelumnya berhenti pada 2021. Sudah cukup lama flagship ini digadang-gadang, pertama kali direncanakan muncul sekitar 2020, sehingga antusiasme penggemar wajar meledak saat tirai akhirnya dibuka. Dengan sejarah sejak 1982 sebagai perpaduan 4WD tangguh dan kenyamanan keluarga, kehadiran terbaru ini jelas memikul ekspektasi tinggi, bukan hanya nostalgia.

Mesin Diesel 2.4L dan S-AWC: Inti Karakter Pajero Baru

Jika ada alasan utama Pajero generasi kelima layak menyandang status SUV premium keluarga, jawabannya ada di jantung mekanis dan sistem penggeraknya. Mobil ini dibekali mesin diesel 2,4 L Clean Diesel dengan turbo VGT, menghasilkan torsi maksimum 480 Nm yang disalurkan melalui transmisi otomatis 8 percepatan. Konfigurasinya jelas bukan untuk gaya-gayaan; ini resep serius untuk menarik SUV besar bertulang ladder frame melewati tanjakan berbatu maupun jalan tol penuh muatan. Super Select 4WD-II menyediakan empat mode dasar (2H, 4H, 4HLc, 4LLc), didukung tujuh mode berkendara seperti Normal, Eco, Gravel, Snow, Mud, Sand, dan Rock demi menyesuaikan karakter mobil dengan permukaan jalan.

Yang membedakan Pajero baru dari banyak SUV besar lain adalah sistem S-AWC Mitsubishi. Super-All Wheel Control ini mengintegrasikan Active Yaw Control, Active Stability & Traction Control, ABS, serta kontrol distribusi tenaga dan pengereman, sehingga akselerasi, pengereman, dan perilaku menikung bisa diatur lebih presisi. Inilah teknologi yang mengangkat Pajero dari sekadar "besar dan kuat" menjadi kendaraan yang terasa lebih aman dan terkendali di tangan pengemudi biasa. Menariknya, kombinasi off-road capability dan kemewahan kabin seperti ini sering dijadikan tolok ukur untuk memposisikan harga SUV cross-country premium terhadap rival seperti Land Cruiser Prado, sehingga jelas Mitsubishi tidak berniat bermain di kelas menengah.

Desain Gagah Grand Charisma dan Dimensi SUV Keluarga Besar

Pajero generasi kelima sengaja tampil gagah, bukan sekadar modern. Konsep desain "Grand Charisma" memadukan proporsi tegak, garis horizontal kuat, C-pillar tebal, dan fender berotot yang menggemakan karakter Pajero generasi pertama, lalu dikawinkan dengan wajah dynamic shield dan sentuhan futuristik premium. Hasilnya, sebuah SUV dengan aura komandan: tegas, berwibawa, namun tetap terlihat seperti mobil keluarga yang pantas diparkir di depan rumah, bukan hanya di basecamp off-road. Panjang bodi 4.920 mm, lebar 1.925 mm, tinggi 1.910 mm, dengan wheelbase 2.870 mm dan ground clearance 230 mm, menempatkannya di kelas SUV besar yang secara fisik berada di atas Pajero Sport.

Sasis ladder frame, suspensi depan double wishbone dan 5-link rigid axle di belakang mengukuhkan fokus pada ketangguhan, sekaligus menjaga kenyamanan penumpang. Kabin tiga baris dengan kapasitas tujuh penumpang menegaskan orientasi sebagai SUV premium keluarga, bukan sekadar alat tempur medan berat. Dashboard bergaya horizontal yang mengingatkan Pajero generasi pertama dipadu dengan dua layar monolitik hingga 14,3 inci pada varian tertentu, memberikan nuansa digital yang berkelas tanpa menghilangkan rasa "serius" sebuah kendaraan off-road. Pendekatan desain ini menunjukkan bahwa Mitsubishi tidak mengejar tren SUV coupe; mereka double down pada bentuk kotak yang fungsional, yang dalam jangka panjang biasanya lebih disukai pengguna yang sering bepergian jauh dan membawa banyak barang.

Keamanan dan Teknologi: Level Premium Tanpa Ragu

Gelarnya sebagai model teratas merek ini mensyaratkan paket keamanan yang komprehensif, dan Pajero generasi kelima merespons tuntutan itu dengan percaya diri. Selain S-AWC yang mengatur akselerasi, pengereman, serta karakter mobil ketika menikung, perangkat keselamatan aktif mencakup Forward Collision Mitigation dengan deteksi pengguna jalan, Predictive Forward Collision Warning, dan Emergency Lane Assist. Bagi keluarga yang terbiasa melakukan perjalanan jauh atau sering melewati jalur lintas kota dengan lalu lintas padat, kombinasi ini menjadi argumen kuat mengapa memilih SUV besar modern seperti Pajero jauh lebih masuk akal daripada mempertahankan SUV tua tanpa sistem bantuan pengemudi. Mobil ini jelas didesain bukan hanya untuk bertahan di medan berat, tetapi juga melindungi penumpang dalam skenario berkendara sehari-hari di jalan raya.

Dari sisi pengalaman berkendara, distribusi bobot depan-belakang 52:48 dan angka approach, breakover, serta departure angle yang mendukung menunjukkan bahwa perhatian terhadap aspek dinamis tidak dikorbankan demi ukuran semata. Dengan tujuh mode berkendara yang memodulasi respons mesin diesel 2.4L dan sistem S-AWC, pengemudi bisa mengatur karakter mobil dari hemat bahan bakar hingga agresif di medan bebatuan. Bagi segmen SUV premium keluarga, kombinasi kenyamanan suspensi, ruang kabin luas, dan teknologi keselamatan modern ini menjadikan Pajero terbaru kandidat kuat bagi mereka yang ingin naik kelas dari SUV ladder frame yang lebih sederhana tanpa masuk ke tingkat kemewahan ekstrem.

Timeline Pajero 2026 dan Peluang Masuk Pasar Lokal

Pertanyaan besar bagi banyak calon pembeli adalah: kapan Pajero generasi kelima hadir di dealer lokal, dan di kisaran harga berapa? Jawabannya, untuk saat ini, masih menggantung. Produksi akan dimulai di Thailand sebagai basis manufaktur, kemudian Jepang dan Australia pada tahun fiskal 2026, sebelum diperluas ke sekitar 100 negara pada tahun fiskal 2027. Jadwal detail pun sudah dibuka sebagian: All-New Pajero dijadwalkan masuk pasar Jepang 29 Oktober 2026, dengan penjualan dimulai Desember 2026, sementara Thailand menjadi pasar pertama. Namun di tengah semua kepastian itu, satu hal tetap belum diumumkan: banderol resmi di pasar utama, yang membuat strategi harga globalnya masih menjadi teka-teki.

Situasi pasar lokal lebih rumit, tetapi sinyalnya menarik. Secara resmi, belum ada kepastian apakah dan kapan All-New Pajero akan masuk ke Tanah Air, dan Indonesia tidak disebut sebagai pasar peluncuran awal. Namun beberapa hari setelah debut dunia, unit uji Pajero baru tertangkap kamera berkeliaran di jalanan Jakarta dalam balutan stiker kamuflase, membuka kemungkinan kuat bahwa ada persiapan untuk pasar domestik. Penting digarisbawahi: Pajero generasi kelima ini bukan Pajero Sport, melainkan penerus langsung Pajero lawas dan diposisikan sebagai SUV cross-country sekaligus model teratas. Artinya jika masuk, ia kemungkinan akan dijual berdampingan secara premium, dengan harga yang harus kompetitif melawan SUV keluarga besar lain, namun tetap di atas Pajero Sport dalam hal ukuran, kemewahan, teknologi, dan kemampuan jelajah.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!