Perlintasan ditutup demi keselamatan
Perlintasan MA Salmun adalah perlintasan sebidang JPL No. 1 di Jalan MA Salmun, Kota Bogor, pada Km 54+416, yang kini tidak lagi dapat digunakan untuk menyeberangi rel kereta. KAI Daop 1 Jakarta dan Pemerintah Kota Bogor menutupnya untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan serta menata akses di sekitar Stasiun Bogor. Penutupan perlintasan kereta ini menuntut pengendara mengubah kebiasaan perjalanan, bukan mencari celah untuk tetap melintas di rel. Dalam keterangan tertulis pada Selasa, 27 Oktober 2026, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyatakan, “Perlintasan sebidang JPL No. 1 di Jalan MA Salmun telah resmi ditutup demi keselamatan bersama.” Karena akses lama sudah tidak diperbolehkan, rambu dan arahan petugas perlu menjadi panduan utama selama melintas di kawasan tersebut.

Tiga jalur alternatif Bogor
Pengendara sebaiknya memilih jalur alternatif Bogor berdasarkan titik berangkat dan tujuan, sebab ketiga skema memiliki arah perjalanan yang berbeda. Jika perjalanan dimulai dari Jalan MA Salmun dan menuju sisi Dewi Sartika, rute pertama melewati beberapa ruas utama. Bagi yang berangkat dari Dewi Sartika dan perlu kembali ke kawasan MA Salmun, rute kedua menjadi pilihan yang disediakan. Sementara itu, rute ketiga menghubungkan kawasan Ciwaringin dengan Jalan MA Salmun. Tiga pilihan ini membantu menggantikan akses yang hilang, tetapi tetap menuntut penyesuaian waktu dan perhatian terhadap pengaturan lalu lintas di lapangan.
- Jalan MA Salmun – Mayor Oking – Kapten Muslihat – Djuanda – Sudirman – Sawojajar – Dewi Sartika.
- Jalan Dewi Sartika – Pengadilan – Sudirman – RE Martadinata – Merdeka – MA Salmun.
- Jalan Ciwaringin – MA Salmun.

Sesuaikan perjalanan, jangan terobos penutupan
Perubahan ini memang bisa membuat perjalanan warga yang biasa melewati perlintasan menjadi kurang langsung. Namun, mencoba menyeberang di JPL No. 1 bukan pilihan: lokasi tersebut sudah ditutup dan masyarakat diimbau tidak lagi menggunakannya sebagai akses. Pilih salah satu dari tiga rute berdasarkan arah perjalanan, perhatikan papan petunjuk, lalu patuhi arahan petugas. Beri ruang waktu tambahan untuk beradaptasi dengan perubahan akses, terutama saat melintasi ruas di sekitar stasiun. Penataan kawasan juga ditujukan untuk memperbaiki aksesibilitas bagi masyarakat dan pelanggan kereta api; rencana jangka panjang pemerintah kota mencakup jembatan penyeberangan bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda motor. Sampai akses tersebut tersedia, disiplin mengikuti rekayasa lalu lintas adalah cara paling aman untuk menjaga perjalanan tetap tertib.
Intinya, penutupan perlintasan MA Salmun mengharuskan pengendara meninggalkan jalur lama dan memilih rute pengganti yang sesuai. Gunakan jalur pertama untuk perjalanan dari MA Salmun menuju Dewi Sartika, jalur kedua untuk arah sebaliknya, atau jalur ketiga dari Ciwaringin. Keselamatan harus didahulukan daripada memangkas jarak dengan melintasi rel.






